Ekonomi

Realisasi Pajak BPHTB Kabupaten Bogor 2019 Lampaui Target

Published

on

Bogor, HarianSentana.com – Sebagai salah satu potensi objek pajak strategis untuk membiayai pembangunan, Bidang Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) Badan Pengelolaan Pendapatan Daerah (BAPPENDA) Kabupaten Bogor bekerja sama dengan para Notaris dan Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT) terutama dalam proses input data dan penetapan besaran pajak agar terkoordinasi dengan baik.

“BAPPENDA melalui bidang BPHTB terus berkoordinasi dengan para Notaris dan PPAT sehingga kerjasama yang terjalin sangat baik ini mampu mencapai target BPHTB di tahun 2019,” kata salah satu staf BPHTB Kabupaten Bogor, Heri kepada HarianSentana.com di kantornya, Rabu (20/11).

Ia mengungkapkan, target BPHTB Perubahan Tahun Anggaran 2019 ditetapkan sebesar Rp 594.822.500.000,- namun demikian realisasi sampai dengan triwulan III pertanggal 28 Oktober 2019 telah melebihi target dengan pencapaian realisasi sebesar Rp 614.488.468.360,-  atau naik 103,31%. “Kenaikan ini disebabkan semakin semakin banyak transaksi seiring pembangunan infrastruktur di wilayah Kabupaten Bogor yang berakibat langsung terhadap peningkatan perolehan objek pajak baik itu PBB maupun BPHTB,” ujarnya.

Selain itu, kata dia, tercapainya target, dikarenakan BAPPENDA melalui bidang BPHTB menggunakan harga transaksi peralihan hak melalui Notaris dan PPAT mendekati harga pembelian (real) dan menghindari transaksi di bawah harga pasar. “Jika terjadi transaksi peralihan hak di bawah harga transaksi, maka pihak BAPPENDA melakukan verifikasi lapangan sebelum dilakukan validasi, sehingga pencapaian target dapat terpenuhi,” katanya.

Lebih jauh ia berharap, Kantor BAPPENDA Kabupaten Bogor melalui Bidang BPHTB memiliki 3 Sub Bidang yaitu Sub Bidang Pendataan, Sub Bidang Validasi dan Sub Bidang Verifikasi dan Keberatan mengharapkan notaris bisa transparan memberikan akta jual beli dimana transaksi yang dilakukan harus sesuai dengan harga transaksi di lapangan harurlah benar sesuai pakta.

“Apalagi pembiayaan pembangunan yang dilaksanakan Pemerintah Kabupaten Bogor diantaranya bersumber dari Pendapatan Asli Daerah (PAD) termasuk BPHTB,” ucapnya. Untuk itu, kata dia, BAPPENDA senantiasa berkoordinasi dan bekerja sama dengan pihak-pihak terkait dalam rangka meningkatkan pendapatan pajak khusunya untuk pajak BPHTB. “Dengan demikian, program pembangunan di Kabupaten Bogor dapat terlaksana serta tercapai dengan baik, sesuai harapan pemerintah baik pusat dan daerah,” pungkasnya.(sl)

Penulis: Roni/Taufik

Click to comment

Trending

Exit mobile version