Travelling
Ramai-ramai Kawal Pembangunan Marina Bay City di Lombok
LOMBOK, SENTANA – Seruan dukungan terhadap masuknya investasi ke Kabupaten Lombok Barat kembali menggema dari berbagai elemen aktivis daerah. Ketua Aktivis Edukasi Lombok Barat, Yusri, menyampaikan rasa syukur serta apresiasinya kepada Haji Izzul Islam yang dinilai turut mengawal dan membantu hadirnya investasi Marina Bay City Lombok di kawasan Sekotong.
Yusri menilai kehadiran investor menjadi angin baru bagi ekonomi lokal. “Kami mengajak seluruh masyarakat Lobar untuk bersama-sama mendukung investasi demi kemajuan daerah yang kita cintai. Investasi adalah pintu peluang kerja dan peningkatan kesejahteraan masyarakat, terutama melalui pembangunan Marina Bay City Lombok,” ucapnya.
Ketua WIB Lombok Barat, Erwin Ibrahim, menambahkan bahwa energi investasi akan mempercepat pertumbuhan berbagai sektor, mulai dari infrastruktur hingga industri kreatif dan sosial ekonomi masyarakat.
“Dengan investasi berkelanjutan, kita bisa menciptakan banyak lapangan kerja, meningkatkan pendapatan masyarakat, dan mendorong pertumbuhan ekonomi lokal. Karena itu, situasi keamanan di daerah harus selalu terjaga,” tegasnya. Ia mengingatkan pentingnya menjaga Harkamtibmas di seluruh NTB sebagai fondasi keberhasilan pembangunan.
Ketua AMPES, Haitami, ikut menyerukan agar masyarakat menjaga keamanan dan ketertiban sehingga pembangunan dan investasi dapat berjalan tanpa hambatan. “Stabilitas adalah syarat mutlak. Tanpa keamanan, pembangunan tidak bisa berlari,” ujarnya.
Ketua Lembaga Jangkar NTB, Daud Gerung, mengingatkan bahwa menciptakan kondisi kondusif bukan sekadar tugas pemerintah dan aparat keamanan. “Tokoh adat, tokoh agama, pemuda, dan organisasi masyarakat harus hadir sebagai pelindung ruang sosial agar daerah ini nyaman untuk pembangunan,” katanya.
Di tengah meningkatnya upaya daerah menarik investor, potensi Sekotong dinilai sangat strategis untuk tumbuh menjadi pusat ekonomi dan industri di wilayah barat Lombok Barat. Aktivis berharap masyarakat lebih terbuka terhadap investasi yang bertanggung jawab dan membawa manfaat nyata.
Ketua PPLS, Asmuni, menegaskan bahwa percepatan pembangunan sangat bergantung pada kekuatan investasi. “Investor membutuhkan kepastian hukum, kemudahan izin, infrastruktur memadai, hingga instrumen fiskal seperti sukuk hijau dan skema blended finance. Ini penting agar investor merasa aman dan bersedia menanamkan modal pada proyek strategis seperti Marina Bay City Lombok,” jelasnya.
Sementara itu Ichwan Al selaku Sekjen AAPI dan juga konsultan khusus marina bay sangat berbahagia dan bersyukur dengan adanya kehadiran Tn H.M Izzul Islam.
“Kehadiran beliau menjadi semangat baru dan menjadi sosok orang tua yang mengayomi kami semua di lombok barat ini,” pungkasnya
proyek strategis marina bay menjadi salah satu harapan besar masyarakat pesisir untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, membuka lapangan kerja, dan memperkuat sektor pariwisata serta investasi di kawasan sekotong Lombok.
Para aktivis sepakat bahwa kolaborasi masyarakat, pemerintah, dan investor adalah kunci menuju Lombok Barat yang maju, mandiri, dan sejahtera.