Peristiwa

PKL Berjualan di Badan Jalan dan Trotoar Depan Jakarta Islamic Center Jakarta Utara. Kinerja Camat Koja Perlu di Evaluasi.

Published

on

Jakarta, Hariansentana.com – Trotoar di sepanjang Jalan Kramat Jaya depan wisata Religius 12 Destinasi wisata pesisir Jakarta Islamic Center (Dulu di kenal Kramat tunggak) Kelurahan Tugu utara, Kecamatan Koja, Jakarta Utara, kembali dikuasai pedagang kaki lima (PKL). Hal ini mengganggu pejalan kaki yang mestinya menikmati fasilitas yang baru diperbaiki dengan menggunakan APDB tersebut.

Yunita (26), pejalan kaki, mengaku hampir sepanjang hari, terutama sore, pedagang menggelar lapak atau gerobak dagangannya di trotoar dan badan jalan akibatnya, banyak pejalan kaki terpaksa melintas di badan jalan, bersaing dengan kendaraan bermotor.

“Bagaimana mau lewat kalau lapak dagangannya ditaruh di trotoar, kadang kalau kita lewat juga malah galakan dia (pedagang),” keluhnya, Senin (23/6/2024).

Ia berharap petugas Kelurahan atau Satpol PP segera menertibkan kawasan itu agar fungsi trotoar kembali berfungsi, menanggapi hal itu,

Sementara Kukuh Wibowo tokoh masyarakat mengatakan pada Hariansentana.com. meminta Dr. Ali Mualana Hakim Walikota administrasi Jakarta Utara untuk Mengevaluasi kinerja Camat Koja.” Camat Koja telah melakukan pembiaran terhadap PKL tidak melakukan penataan program unggulan Pj. Gubernur DKI jakarta Heru Budi Hartono, padahal lokasi tersebut sebagai tempat wisata Religius Jakarta,”tegasnya.


Padahal pemerintah Kota administrasi Jakarta Utara telah mengitruksikan kepada para Camat, Lurah untuk melakukan penataan wilayah. Hal tersebut di katakan Wakil walikota administrasi Jakarta Utara. H. Juani Yusuf.

Dasar Hukumnya kan ada Perda 8 Tahun 2007.tentang ketertiban umum.

Sementara ketika hal tersebut dikonfirmasikan ke Camat Koja blm ada jawaban.(Sutarno)

Click to comment

Trending

Exit mobile version