Ekonomi
Pertamina Hulu Energi Gandeng Solo Technopark Siapkan Pekerja Unggul
Jakarta, HarianSentana.com – PT Pertamina Hulu Energi sebagai Subholding Upstream Pertamina, bekerja sama dengan salah satu Lembaga Pemerintah Unit Pelaksana Teknis (UPT) Solo Technopark, menandatangani perjanjian kerja sama pelatihan dan pengembangan pekerja.
Penandatanganan perjanjian kerja sama tersebut dilakukan oleh Direktur SDM & Penunjang Bisnis PT Pertamina Hulu Energi, Oto Gurnita dan Pemimpin UPT Solo Technopark, Yudit Cahyantoro N.S., ST., MT, di kawasan Solo Technopark Surakarta sekaligus peresmian Corner Migas, Jumat (11/3/2022).
Hadir dalam rangkaian kegiatan, yang digelar dengan mematuhi protokol kesehatan itu, Kepala Balitbang Surakarta; Agung Riyadi, Kepala SKK Migas; Dwi Sutjipto dan Kepala Perwakilan SKK Migas Jawa, Bali dan Nusa Tenggara (Jabanusa); Nurwahidi sebagai salah satu bentuk sinergi penyelenggaraan urusan pemerintahan berkaitan dengan pengelolaan kegiatan usaha hulu minyak dan gas bumi di kota Surakarta Jawa Tengah.
Pada kesempatan itu, Direktur SDM & Penunjang Bisnis PT Pertamina Hulu Energi, Oto Gurnita, mengungkapkan tujuan program tersebut.
“Kami berharap kerja sama di bidang pelatihan dan pengembangan Pekerja di lingkungan Subholding Upstream dapat meningkatkan kompetensi kerja dan sumber daya manusia dalam industri hulu minyak dan gas bumi nasional yang unggul,” terang Oto.
“Sebagai perusahaan hulu migas nasional, PHE punya komitmen dalam mendorong peningkatan kapasitas sumber daya manusia sehingga mampu meningkatkan produktivitas dan menciptakan nilai tambah bagi masyarakat,” pungkasnya.
Sementara, Pemimpin UPT Solo Technopark, Yudit Cahyantoro N.S., ST., MT., mengatakan, bahwa sebagai sebuah kawasan IPTEK, UPT Solo Technopark dibangun untuk memberikan layanan produksi serta pelatihan dan pengembangan teknologi.
“UPT Solo Technopark dibangun untuk memberikan layanan produksi serta pelatihan dan pengembangan teknologi untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia, meningkatkan daya saing, meningkatkan kinerja dunia usaha dan dunia industri, meningkatkan pertumbuhan ekonomi daerah, serta memperluas lapangan pekerjaan melalui pembangunan ekonomi berkelanjutan,” kata Yudit.(s)