Ibukota

Perjuangan Ibu Pedagang Sayur: Tarmah Berangkat Haji Setelah Puluhan Tahun Menabung

Published

on

BEKASI, SENTANA – Kisah inspiratif datang dari Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Seorang ibu pedagang sayur, Tarmah, akhirnya berkesempatan menunaikan ibadah haji pada tahun 2026 setelah menabung selama puluhan tahun dari hasil usaha sederhananya.

Sehari-hari, Ibu Tarmah berjualan sayur di Kampung Pamahan, Jatiasih, Bekasi. Dari gerobak kecil yang ia kelola, ia tidak hanya memenuhi kebutuhan hidup keluarga, tetapi juga secara disiplin menyisihkan sebagian penghasilannya untuk mewujudkan niat berangkat ke Tanah Suci.

Upaya tersebut dimulai sejak 2005. Dengan konsistensi tinggi, Ibu Tarmah menyisihkan penghasilan setiap hari. Tabungan itu kemudian cukup untuk mendaftar haji pada tahun 2014.

“Sejak tahun 2006 saya sudah mulai menabung dari hasil jualan sayur. Sedikit demi sedikit saya kumpulkan supaya bisa berangkat haji,” ujarnya, Minggu (3/5/2026).

Perjalanan panjang pun harus dilalui setelah pendaftaran. Ia menunggu selama 12 tahun hingga akhirnya mendapat panggilan berangkat pada musim haji 2026.

Kabar tersebut disambut haru oleh Ibu Tarmah setelah penantian yang tidak singkat. Menjelang keberangkatan, berbagai persiapan telah dilakukan, mulai dari melengkapi dokumen, pemeriksaan kesehatan, hingga mengikuti manasik haji.

Ibu Tarmah bersama Puri dan Ahmad berangkat pada 3 Mei 2026 dalam Kloter 10 Embarkasi Bekasi, bersama ratusan calon jemaah lainnya.

Click to comment

Trending

Exit mobile version