Polhukam
Pengamat : Negara Diminta Hadir Untuk Memberikan Solusi Persoalan Hukum yang Tidak Tuntas
M Johan Pakpahan S.H yang jg Mahasiswa S3 Ilmu Hukum Universitas Borobudur Jakarta
Bogor, Hariansentana.com — Polemik hukum dalam hal persoalan yang sering muncul di muka publik ada rasa keadilan terusik dan tidak memberikan solusi yang membuat aman. Publik disuguhkan tontonan tidak ada solusi yang baik dalam persoalan yang di bahas, dan tidak memberikan hasil hingga dapat menjadikan pembelajaran yang baik kedepan.
Rakyat Indonesia diberi ombang ambing terkait persoalan sederhana menjadi persoalan rumit, dan bertahun-tahun selalu muncul di media sosial (medsos) baik cetak maupun televisi.
Langkah pemerintah sepertinya memelihara polimik ini dan menguras energi dan hampir semua anak bangsa Indoneisa menjadi kebingungan.
Kok seperti ini polemik ijazah tidak tuntas, harusnya negara hadir memberi solusi untuk menyudahi persoalan. Karena masih banyak rakyat yang sangat miris kehidupannya tak tahu kemana arah kehidupan.
Ketika polemik ijazah sudah menelan energi cukup lama, dan banyak menelan perhatian publik saya masih berharap bisakah presiden menyelesaikan polemik ini dengan baik, tanpa harus mengorbankan anak bangsa menjadi tersangka.
Dan mereka hanya butuh kebenarannya yang hakiki, sangat dihargai sebagai peneliti ilmiah dan kebetulan yang diteliti mantan presiden.
Haruskah presiden sekarang membiarkan tanpa mau memberikan solusi demi kepentingan ketenangan.
Rakyat menunggu konflik ini jangan dipelihara untuk mengalihkan urusan yang sangat banyak. Perlu penanganan serius, haruskah rakyat menjadi penonton dan tidak bisa berbuat apa-apa.”Papar M Johan Pakpahan Mahasiswa S3 Ilmu Hukum Universitas Borobudur Jakarta 31 / Januari 2026 saat di hubungi Sentana melalui tlp seluler nya (Ron).