Ibukota

Pedagang Burung dan PKL, di Pinggir Kali Sunter Kemayoran Ditertibkan Aparat Tiga Pilar.

Published

on

Jakarta, Hariansentana.com – Puluhan pedagang kaki lima (PKL) dan pedagang burung di pinggir Kali Sunter, Jalan Sunter Kemayoran, RW 02, Kelurahan Sunter Jaya, Kecamatan Tanjung Priok, kota administrasi Jakarta Utara ditertibkan petugas gabungan tiga pilar.

Lurah Sunter Jaya, Eka Persilian Yeluma di lokasi, mengatakan, penertiban dilakukan untuk menindaklanjuti laporan warga yang resah karena lapak pedagang kerap mengganggu pejalan kaki hingga memicu kemacetan dan merusak keindahan jalan.

“Pemanfaatan trotoar oleh pedagang unggas di jalan itu telah mengganggu ketertiban umum,” katanya, Jumat (27/6).

Ia menjelaskan, tindakan ini bagian dari upaya penegakan Perda Nomor 8 Tahun 2007 tentang ketentraman dan ketertiban umum. Penertiban ini sendiri melibatkan 30 personil gabungan dari Satpol PP kelurahan, kecamatan, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Sudin Lingkungan Hidup, PPSU dan LMK RW 02.

“Kami berhasil membongkar delapan lapak pedagang, lalu mengakut puing-puing yang dibuang warga di pinggir kali tersebut,” terangnya.

Menurut Eka, dua pekan lalu pedagang di kawasan tersebut telah dihimbau untuk melakukan pembongkaran secara mandiri. Karena tidak diindahkan akhirnya petugas gabungan melakukan pembongkaran dan memasang spanduk larangan berjualan di sepanjang kali.

“Kami juga akan koordinasikan dengan sudin terkait untuk melakukan perbaikan trotoar. Diharapkan para pedagang tidak kembali berjualan di tempat itu. Kami juga akan terus melakukan pemantauan secara rutin,” ucapnya.

Kukuh Wibowo pengamat kebijakan Publik, mengaku sangat mendukung penertiban yang di lakukan tiga pilar ini. Keberadaan lapak burung dan PKL bikin wilayah jadi kumuh, dinilai menyebabkan jalan kotor dan memicu kemacetan karena ada banyak motor yang parkir sembarangan.

“Dulu juga pernah dilakukan imbauan, namun para pedagang tetap nakal dan kucing kucingan. Mudah-mudahan setelah ditertibkan, jalan ini menjadi lebih bersih dan rapi,” tandasnya.(Sutarno)

Click to comment

Trending

Exit mobile version