Ekonomi
Terkait Proses Pengadaan, PLN Gelar Vendor Gathering 2020
Jakarta, HarianSentana.com – PT PLN (Persero) bertransformasi dalam proses pengadaan menuju Digital Procurement dengan mendukung program 3D yakni Dekarbonisasi, Digitalisasi, dan Desentralisasi.
Menurut Direktur Pengadaan Strategis 1 PLN, Sripeni Inten Cahyani, melalui Digital Procurement; Digitalisasi mempercepat dan memudahkan proses, sementara Desentralisasi proses tetap terpusat untuk mendapatkan economic of scale & proses yang standar, namun ekseskusi dan kewenangan ada di unit untuk mendapatkan hasil yang optimal.
Ia juga mengungkapkan, bahwa hubungan Mitra Kerja adalah longterm partnership, kerjasama jangka panjang untuk bertumbuh bersama dan bersama-sama pula memajukan kelistrikan Indonesia.
“Upaya dalam menjalin sinergi ini juga mencerminkan komitmen dan harapan kami terhadap terwujudnya sebuah tata kelola perusahaan yang baik, dengan menjalankan prinsip TARIF (Transparancy, Accountability, Responsibility, Independency, Fairness) termasuk menghindari conflict of interest didalam proses implementasinya baik terhadap sisi PLN maupun Vendor,” ujarnya pada acara Vendor Gathering 2020 Bertempat di ruang Auditorium PLN, Kamis.
Menurut dia, untuk mendukung proses yang transparan dan kaidah GCG, PLN beserta mitra bisa memanfaatkan semaksimal mungkin aplikasi PLN marketplace.
“Dukungan dari seluruh mitra kerja strategis PLN dalam menjaga kualitas terbaik, delivery yang tepat waktu, after sales yang profesional, serta harga yang wajar sehingga beriringan dengan PLN kita dapat berkontribusi bersama dalam penyediaan tenaga listrik bagi seluruh rakyat menuju Indonesia Unggujl,” pungkasnya.
Pada kesempatan yang sama, PLN juga meluncurkan aplikasi PLN Marketplace dan e-DPT yang dapat mempermudah dan mempercepat proses pengadaan serta mengakomodasi proses kualifikasi vendor baik lokal maupun internasional, dimana keduanya dilaunching untuk meningkatkan pelayanan dan mendukung proses yang transparan, cepat, akuntable dan fair.(sl)