Nasional

Menakar Kesiapan Perusahaan BUMN Menapaki Era Industri 4.0

Published

on

Jakarta, Hariansentana.com – Sudah siapkah perusahaan – perusahaan BUMN memasuki era industri 4.0. Banyak yang harus disiapkan dalam menapaki era industri 4.0. tersebut.

Hal tersebut menjadi topik dalam seminar nasional BUMN yang di gelar Portal media nasional Jakartainsight.com bekerja sama dengan Topmetro.news, di Grand Sahid Jaya Hotel, Sudirman, Jakarta Pusat Rabu, (5/2/ 2020) lalu.

Dengan mengusung tema Menakar Kesiapan Perusahaan BUMN Menapaki Era Industri 4.0 dan Peleburan Bisnis Sampingan BUMN’, seminar ini menghadirkan sejumlah pembicara di antaranya, Mohamad Toha, dari Komisi VI DPR RI Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Andre Rosiade Fraksi Partai Gerindra yang juga dari Komisi VI DPR RI, dan Pengamat Ekonomi dari INDEF Bhima Yudhistira.

Dalam pandangannya, Mohamad Toha menyampaikan bahwa dalam menapaki era industri 4.0 banyak yang harus disiapkan, seperti sumber daya manusia (SDM), infrastruktur, regulasi, dan juga komponen-komponen lainnya.

Kesiapan tersebut, menurutnya, diperlukan kerja sama dari berbagai pihak. Bukan hanya dari perusahaan, tetapi pemerintah dan juga legislatif untuk membuat regulasi yang mendukung penerapan teknologi berbasis 4.0.

Sementara, Bhima Yudhistira juga menekankan bahwa bangsa Indonesia tidak perlu terburu-buru dalam menapaki revolusi industri 4.0. Seperti harus lebih melihat mana potensi yang diunggulkan dari bangsa ini untuk nantinya penerapan teknologi 4.0 bisa dijalankan pada sektor tersebut agar hasilnya menjadi efektif dan maksimal.

“Seperti Denmark yang tidak latah dengan tren global, termasuk pada penerapan teknologi 4.0. Denmark menerapkannya pada sektor unggulan mereka, di mana susu dan keju menjadi komoditas utama,” ungkap Bhima.

Denmark, katanya, tidak terburu-burur dalam revolusi industri 4.0 ini, mereka perlahan namun pasti. Teknologi mereka terapkan pada sektor unggulan seperti agrikultur peternakan.

“Sapi di telinganya dipasangkan chip untuk memantau kecukupan asupan makanan dan gizi guna menjaga produktifitas susu mereka. Dari teknologi 4.0 tersebut didapat banyak data kebutuhan produksi daging dan susu sapi. Lalu dari sisi pelayanan, Denmark menggunakan e-commerce untuk menjual hasil produksi mereka,” terang Bhima.

Seminar Nasional BUMN Jakartainsight.com ini juga didukung oleh Pimpinan Komisi VI Aria Bima, Pimpinan Komisi VII Alex Noerdin dengan memberikan ucapan selamat atas terlaksananya kegiatan ini melalui pesan video.

Ucapan yang sama juga disampaikan anggota Komisi VI dari Fraksi PKB Tommy Kurniawan, Sondang Tampubolon dari Fraksi PDIP, dan juga Rafli Kande dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

Click to comment

Trending

Exit mobile version