Uncategorized

Kapolda Kalbar Pipit Rismanto Pastikan Jajarannya Efektif Kawal Mudik Lebaran

Published

on

Pontianak, HarianSentana.com – Gubernur Kalimantan Barat H. Sutarmidji bersama Kapolda Kalbar Irjen (Pol) H. Pipit Rismanto SIK memimpin langsung pelaksanaan Apel Siaga Gelar Pasukan Operasi Ketupat Kapuas 2023 bertempat di Lapangan Jananuraga Mapolda Kalbar, Senin (17/4).pukul 8.56 WIB. Kegiatan ini guna memastikan kelayakan kendaraan sebelum digunakan, penguatan edukasi tertib berlalu lintas, mengimbau pengemudi untuk memastikan kondisi kesehatan dan segera beristirahat apabila mengalami kelelahan, serta penanganan laka lantas secara cepat.

“Tingkatkan pula imbauan kepada masyarakat agar memilih waktu perjalanan pada siang hari guna mengurai kepadatan volume kendaraan,” ucapnya.

Dalam hal ini Pada kesempatan yang sama Kapolda Kalbar Irjen Pol Haji Pipit Rismanto, SIK. juga mengatakan bahwa apel gelar pasukan Operasi Ketupat Kapuas 2023 pada hari ini merupakan wujud kesiapan Polri dan seluruh stakeholder pendukung lainnya

“Operasi ini melibatkan kurang lebih sebanyak 3.050 personel terdiri dari Polri 1.423 personel, TNI 260 personel dan Dinas Perhubungan sebanyak 179 personel, kami juga mendirikan sebanyak 68 pos terdiri dari, 43 Pos Pengamanan, 17 Pos Pelayanan dan 8 Pos Terpadu 8,” Ujar Kapolda.

Dijelaskan juga oleh Kapolda bahwa ada beberapa titik rawan yang akan dijaga seperti, 29 titik terminal bus, 21 titik pelabuhan, 4 titik bandara, 116 titik obyek wisata, 139 titik pusat perbelanjaan, 113 titik SPBU, serta tempat-tempat ibadah.

“Selain melaksanakan operasi ini, kita juga mengadakan program mudik gratis Kalbar dan juga menggelar kegiatan bakti sosial diperuntukan kepada orang-orang yang berhak menerima bantuan ini yang akan disebar ke beberapa wilayah”, jelas kapolda Kalbar.

Kapolda Pipit juga menegaskan, bahwa sudah mulai muncul titik api di wilayah Kubu Raya, sehingga selama berlangsungnya mudik atau selama Operasi Ketupat berlangsung kami menghimbau agar masyarakat menghentikan pembukaan lahan dengan cara membakar. Setelahnya dipersilahkan namun tetap berpedoman pada peraturan yang sudah ditetapkan dan di kuatkan pengawasannya.

“Saya sudah perintahkan seluruh personil Polda yg berkompeten untuk memonitor dan mengawasi Karhutla, apabila masih terjadi maka akan dilakukan tindakan juga kepada jajaran. Terutama terhadap pelaku pembakaran lahan yang tidak sesuai aturan sebagaimana peraturan perundangan maupun peraturan gubernur, maka kami tidak akan segan-segan untuk melakukan penegakan pelanggaran hukum hingga pidana,” ungkapnya.

Saat konferensi pers pasca kegiatan tersebut, Kapolda juga mengingatkan pihaknya tak segan2 untuk menegakkan hukum dibidang pertambangan baik bauksit maupun batubara, dan terlebih Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) yg merajalelela dibumi Kapuas. (TBAS ).

Click to comment

Trending

Exit mobile version