Ekonomi

Jumlah Penunpang Saat Libur Nataru Diprediksi Naik 7 Persen

Published

on

Jakarta, HarianSentana.com – Jumlah penumpang angkutan kereta api di momentum libur Natal 2019 dan Tahun Baru 2020, diprediksi akan meningkat 7 persen dibandingkan musim yang sama tahun sebelumnya. Peningkatan volume penumpang akan terjadi secara keseluruhan baik untuk perjalanan intercity (antarkota) maupun lokal.
“Volume penumpang diprediksi mencapai 1,35 juta, meningkat 7 persen dibandingkan volume penumpang pada masa Natal dan Tahun Baru yang lalu sebanyak 1,25 juta penumpang,” kata Executive Vice President KAI Daop 1 Jakarta Dadan Rudiansyah dalam jumpa pers di Jakarta, Rabu (18/12).
Dadan menyebut sejauh ini kereta api masih menjadi pilihan utama masyarakat untuk transportasi. Oleh karena itu, pihaknya akan mempersiapkan prasarana dan saran dengan lebih optimal untuk menghadapi Natal 2019 dan Tahun Baru 2020.
Selain menjalankan 67 perjalanan KA Reguler, 34 perjalanan KA Lokal serta Grafik Perjalanan Kereta (Gapeka) 2019, perseroan itu juga ada menyediakan 13 KA tambahan selama Natal dan Tahun Baru dengan rincian delapan kereta tambahan di Stasiun Gambir dan lima kereta tambahan di Stasiun Pasar Senen.
Dengan pemberangkatan KA tambahan, maka total ketersediaan tempat duduk selama masa angkutan Natal-Tahun Baru yang berlangsung 19 Desember 2019 hingga 5 Januari 2020 mencapai 847.586 kursi untuk perjalananan KA Intercity.
Jumlah tersebut naik 8 persen dibandingkan dengan ketersediaan tempat duduk pada masa angkutan Natal-Tahun Baru tahun lalu sebanyak 784.014 kursi.
“Masyarakat bisa cepat-cepat beli tiket. Kalau berdasarkan data hari ini, sudah 52 persen kursi telah dibeli pengguna jasa kereta api,” katanya.
Dadan memprediksi puncak liburan Natal dan Tahun Baru kali ini akan jatuh pada Sabtu (21/12) karena jadi awal akhir pekan sebelum cuti bersama Natal 2019.
“Karena hari Jumat masih ada yang kerja. Untuk Jumat (20/12) pagi masih banyak KA yang (keterisian) belum 100 persen. Tapi lewat jam kerja sudah 100 persen semua,” katanya.
Pihaknya juga memastikan operasional KRL Commuter Line yang beroperasi di Jabodetabek tak terganggu dengan meningkatnya perjalanan kereta api luar kota pada momentum liburan Natal 2019 dan Tahun Baru 2020.
Menurut Dadan, pihaknya telah bekerjasama dengan instansi terkait guna mengatur agar perjalanan KRL Commuter Line tak terganggu. “Kami sudah bekerjasama untuk mengatur KRL. Pasti kami akan atur perjalanan KRL agar seminimal mungkin tidak terpengaruh signifikan,” katanya.
Untuk menghadapi libur Natal dan Tahun Baru, KAI Daop 1 Jakarta akan menambah 13 kereta api tambahan dengan rincian delapan kereta tambahan di Stasiun Gambir dan lima kereta tambahan di Stasiun Pasar Senen.
Secara total, pada masa angkutan Natal dan Tahun Baru kali ini, KAI Daop 1 Jakarta siap melayani penumpang dengan 114 perjalanan KA dengan rincian 67 perjalanan KA Reguler dan 34 perjalanan KA Lokal.
KAI sendiri telah menerapkan Grafik Perjalanan Kereta (Gapeka) 2019 yang telah berlaku sejak 1 Desember lalu.
Gapeka 2019 melayani lebih banyak KA yaitu 382 KA atau naik 15 persen dibandingkan Gapeka 2017, penambahan kecepatan prasarana, penambahan kapasitas lintas melalui jalur ganda, dan memfasilitasi hadirnya KA-KA baru.(sl)

Click to comment

Trending

Exit mobile version