Kesehatan
ISWAM ke-10 Ajang Pameran dan Seminar Penunjang Program Health Tourism
Teguh Tanuwidjaya (tiga dari kanan) bersama perwaklian Malaysia, Singapura, Korea Selatan, Indonesia pada acara ISWAN Ke 10 di ICE BSD
Tangsel, HarianSentana. com
International SWAM (ISWAM) merupakan suatu seminar dan workshop yang diselenggrakan satu tahun sekali oleh PERDAWERI. Tahun ini adalah penyelenggaraan untuk ke-10. ISWAM merupakan ajang seminar dan workshop bertaraf internasional dan bersertifikat IDI, diperuntukan khusus untuk para dokter yang ingin meningkatkan kemampuan, serta pengetahuannya dalam bidang anti aging estetika, wellness dan regenerative.
ISWAM secara kontinyu menghadirkan para ahli di bidagnya, baik yang berasal dari dalam negeri, maupun mencanagera, sehinga tidak heran jika ISWAM ini menduduki posisi seminar terbesar di Asia Pasific, dan ke-3 terbesar di dunia, sekaligus juga menjadi barometer dunia estetika, karena selalu mengetengahkan materi-materi scientific terkini.
“ISWAM merupakan sebuah pameran kecantikan dan estetika International yang dihadiri oleh dokter-dokter Estetika ternama dari seluruh dunia, sekaligus menunjang program Kementrian Pariwisata yaitu Health Tourism sebagai salah satu pintu masuk wisatawan ke Indonesia,” ujar Chief Advisory Board of Double Fix Dr. Teguh Tanuwidjaya M Biomed, kepada wartawan di ICE BSD Tanggerang Selatan, Minggu (8/12/2019).
Sebagai wadah ilmiah kedokteran ISWAM turut memberikan kontribusi kepada tgeman sejawat yang bekerja di bidang estetika medik untuk berkarya dan mengembangkan ilmunya di era millenial ini yang penuh tantangan yang berasal dari dalam dan luar negeri.
“Seperti yang kita ketahui era sekarang telah terjadi globalisai ekonomi yang dampaknya juga menyentuh di bidang edtetika medik. Karena bidang estetika erat kaitannya, dengan perkembangan ekonomi. Dan ISWAM ke-10, kali ini tidak hanya mengupas tentang ilmiah, tetapi juga tentang hal-hal yang bersifat menunjang keberhasilan pelayanan dan ekonomu bisnis di bidang estetika medik. Sebagai pertemuan ilmiah internasional terbesar di Asia Pasifik dan dunia, diharapkan dapat memperkuat posisi ISWAM,” terang Teguh.
Ketua Umum Perhimpunan Dokter Anti Penuaan, Wellness, Estetik & Regeneratif Indonesia (Perdaweri), Prof DR. Dr. Abdul Razak Thaha mengatakan, di dalam ISWAM kali ini juga diselenggarakan penendatangan kerjasama antra PT Perdesti Global Nedicom (PT PGM), sebagai organizer ISWAM dengan Reed Exhibitions Indonesia (REI).
“Reed Exhibitions Indonesia sebuah company besar dunia yang memfokuskan diri dalam bidang penyelenggaraaan pameran. Dan kerjasama ini bertujuan untuk menyelenggarakan pemeran Internasional Fair For Aesthetic Medicine (IFAN) pada tahun 2020, untuk menghadirkan peserta pemeran dan suppliert dari berbagai negara dan regional, serta para buyer dan professional di industry estetika medis,” papar Abdul Razak.
Presiden Direktur PT REI Michelle Lim mengatakan, kolaborasi antara PT REI dengan PT PGM untuk saling melengkapi dan memperkuat penyelenggaraan IFAN 2020.
“Kerjasama ini untuk saling melengkapi dan memperkuat penyelenggaraan IFAN 2020, mengingat PT PGM memiliki pengalaman yang luar biasa selama 10 tahun dalam penyelnggaraaan ISWAM ini,,” ungkap Michelle Lim.
Selain penyelenggaran seminar pada ISWAM ke-10, ini juga gelaran EXPO untuk memperkenalkan produk kosmetika, kosmosetika, serta alat kedokteran untuk estetika yang terbaru dari dalam dan luar negeri.
Editor: Pangihutan S