Bodetabek

Gandeng BIN, BPN Kabupaten Bogor Gelar Rapid Tes Covid-19

Published

on

Bogor, HarianSentana.com – BPN Kabupaten Bogor bersama BIN menggelar rapid test untuk parq pegawai. Untuk acara ini, BPN Kabupaten Bogor juga melibatkan BPN Kotamadya Depok dan BPN Kota Bogor dengan jumlah pegawai yang ditest mencapai 870-an orang.

“Kita secara serentak melibatkan BPN Depok dan BPN Kota Bogor dalam melakukan rapid tes bersama dan ini hasil kerjasama kita dengan BIN. Kita berharap kegiatan ini dapat memastikan internal kita dalam kondisi sehat terbebas dari virus, karena selalu menerapkan protokol kesehatan dalam memberi layanan kepada masyarakat,” ujar Kepala Kantor (Kakan) BPN Kabupaten Bogor, Sepyo Achanto kepada wartawan, Kamis (16/7/20).

Mantan Kakan BPN Kabupaten Semarang itu menjelaskan, dalam kondisi pandemi penyakit seperti saat ini, seluruh lembaga seperti BPN yang setiap hari selalu bersentuhan langsung dengan masyarakat dalam memberi layanan perlu memastikan kondisi internalnya. Apakah sudah terbebas atau malah terjangkit virus mematikan seperti Covid-19.

Pihaknya kata Sepyo, dengan sengaja berinisiatif untuk mengumpulkan pegawai dari BPN terdekat seperti Depok dan Bogor Kota untuk bersama-sama melakukan rapid tes. “Kalau dari kita sekitar 250 orang yang dirapid tes, BPN Kota Bogor 150-an orang lebih, BPN Depok 200 orang lebih dan satu lagi dari organisasi PPAT sekitar 200-an orang lebih, total kurang lebih ada 870 an orang,” ujarnya.

Menurut dia, untuk rapid tes BPN Kabupaten Bogor mendapat dukungan penuh dari BIN termasuk Gugus Tugas Percepatan penanganan (GTPP) Kabupaten Bogor. “Saya ucapkan banyak terima kasih kepada Bupati Bogor, Ibu Ade Yasin sebagai ketua GTPP Kabupaten Bogor yang telah memberi dukungan sehingga acara ini dapat terlaksana dengan baik dan lancar,” kata Sepyo.

Sepyo juga menyatakan, dirinya merasa terhormat mendapat dukungan BIN sehingga Rapid tes dapat digelar di BPN Kabupaten Bogor. Sebab dengan rapid tes terhadap semua pegawai BPN akan berdampak pada kepercayaan masyarakat yang memerlukan layanan. “Kepercayaan muncul kalau di internal atau seluruh pagawai yang dites dinyatakan sehat atau tidak terjangkit virus Corona,” jelasnya.

Sementara itu, Bupati bogor, Ade Yasin mengatakan, rapid test yang digelar di BPN Kabupaten Bogor akan menjadi contoh baik. Sebab jika lembaga yang memberi layanan setiap hari kepada masyarakat terbebas dari Virus Corona, maka masyarakat akan merasa nyaman dan tidak ada kekhawatiran untuk bisa bertatap muka. “Selanjutnya kita tetap berharap internal BPN dan masyarakat Kabupaten Bogor pada umumnya tetap menerapkan protokol kesehatan dalam kegiatan sehari hari dimanapun, sebab dengan cara ini kita bisa memimalisir penyebaran virus Covid 19,” tukasnya.

Terpisah, Katim Wilayah Sub Gugus Tugas Covid-19 BIN Brigjen Sony Arifianto mengatakan hasil sementara, dari 431 orang yang telah menjalani rapid tes, 15 di antaranya reaktif. Belasan orang tersebut langsung dilakukan tes PCR di Mobile Laboratorium Covid-19. “Sementara itu ada 15 orang yang reaktif dan langsung kita lakukan pemeriksaan berupa tes swab,” kata Sony.
Penulis: Dedy Firdaus/Roni

Click to comment

Trending

Exit mobile version