Peristiwa
Drainase Tertutup Tanah Pembangunan Proyek Tol, Warga RW 11 Pademangan Barat Protes.
Jakarta, Hariansentana.com – Warga Rt. 03/11 Kelurahan Pademangan Barat, Kecamatan Pademangan Kota Administrasi Jakarta Utara, melakukan aksi protes karena saluran drainase di wilayah nya tersebut tertimbun material tanah uruk proyek pembangunan Jalan Tol. Warga khawatir penutupan saluran ini akan berdampak pada banjir.
Edy Taufik(59) selaku Ketua Rt setempat mengatakan pada Hariansentana.com, warga memprotes pelanggaran yang dilakukan oleh pihak perusahaan milik PT. Wika. Pasalnya, saluran pembuangan kini sudah rata ditimbun tanah uruk.
“Di sana ada pengurukan yang dilaksanakan oleh PT. Wika. Ada sekitar 30 meteran saluran drainase kami tertimbun tanah uruk. Jadi kami khawatir kalau turun hujan akan terjadi banjir di wilayah kami,” kata Edy Sabtu (4/01/2025).
Dikatakannya warga protes menuntut agar pengurukan dihentikan dan saluran buangan yang tertimbun dinormalkan kembali. Sedikitnya ada ratusan rumah warga yang berpotensi terkena dampak jika saluran tersebut tidak dinormalisasi kembali. “Saat ini akan memasuki musim hujan. Warga berharap saluran tersebut secepatnya segera dinormalisasi. Kalau tidak, kita akan demo yang lebih besar untuk meminta pertanggungjawaban,” tegasnya.
Salah seorang warga, Teti (48) yang aktif di PKK dan Dawis, menambahkan, warga memprotes keras atas pengurukan saluran buangan karena tidak ada pemberitahuan sebelumnya. Warga sama sekali tidak diajak bicara soal proyek tersebut.
“Tidak ada pemberitahuan dari PT.Wika ke warga. Tidak ada sosialisasi soal ini sebelumnya baik ke warga atau ke Rw” tandasnya.
Menanggapi protes warga, Rikin bersama Sanan keamanan dari proyek Tol tersebut menegaskan kami akan sampaikan ke pimpinan dan bersedia melakukan normalisasi terhadap saluran air tersebut.
“Kami siap untuk melakukan normalisasi kembali saluran yang tertimbun,” tegas Rikin. (Sutarno)