Bodetabek

Capai Miliaran Rupiah, MAN 1 Bogor Diduga Lakukan Pungli di Kegiatan PPDB

Published

on

Bogor, HarianEentana.com – Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Bogor, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, diduga melakukan pungutan liar (Pungli) hingga mencapai milyaran rupiah saat penerimaan peserta didik baru (PPDB) 2019, 2020 hingga 2021 tahun ini.

Dugaan itu menguat, dengan adanya bukti berupa kwitansi senilai jutaan rupiah yang dipungut dari para orang tua siswa barunya tersebut yang berjumlah kurang lebih 400 siswa.

Adapun informasi yang berhasil dihimpun HarianSentana.com yang mana kwitansi sebesar Rp 6 juta yang dipungut komite atas dugaan permintaan dari pihak sekolah. Jika dikalkulasikan, pungutan itu dengan total jumlah siswa dan siswi yang diterima mencapai Rp 2,4 milyar.

Sementara saat dihubungi, Kasubag Tata Usaha (Kasubag TU) MAN 1 Bogor, H. Rudi mengaku, jika dirinya tidak memiliki kewenangan untuk memberikan keterangan kepada awak media. “Saya tidak punya kewenangan pak, silahkan saja langsung menghubungi kepala sekolahnya,” ketusnya.

Menyikapi itu, Ketua Forum Mahasiswa Bogor (FMB) Raju Jalika mengaku sangat geram terkait adanya dugaan pungutan yang terjadi di MAN 1 Cibinong yang kini telah berubah nama menjadi MAN 1 Bogor tersebut. “Kacau juga dugaan punglinya karena mencapai milyaran rupiah. Hal ini betul-betul harus disikapi,” ujarnya.

Raju menyebut, kaitan dugaan pungutan liar yang terjadi di Madrasah Aliyah Negeri milik Pemerintah Provinsi Jawa Barat itu sangat tidak dibenarkan, dengan melihat besaran pungutan hingga kondisi di tengah pandemi Covid-19 yang melanda negeri ini sejak awal tahun 2020 lalu.

“Kondisi ekonomi masyarakat lagi merosot-merosotnya karena pandemi, ini sekolahan malah seenaknya mungut hingga jutaan rupiah, tentu ini sangat tidak dibenarkan dan perlu adanya tindakan dari Disdik Provinsi Jawa Barat khususnya,” tegasnya.

Namun, sambungnya, jika hingga berita ini ditayangkan tidak ada tindakan nyata dari pihak terkait tentu pihaknya tak akan segan-segan menggelar aksi demonstrasi di depan sekolahan milik plat merah tersebut.

“Tindak secara nyata, bila tidak kami akan turun ke jalan untuk berdemonstrasi di depan MAN 1 Bogor ini, guna mengungkap pihak-pihak mana saja yang merasakan uang haram dari pungutan wali murid yang anaknya baru masuk di tahun ajaran 2021-2022 ini maupun 3 tahun kebelakang,” pungkasnya.
Penulis: Dedy Firdaus

Click to comment

Trending

Exit mobile version