Nasional
Anggota DPR Dorong Pemerintah Pusat Bangun Jalur Puncak 2
Bogor,Hariansentana.com – Salah satu Anggota DPR RI Dapil Jawa Barat V dan juga Anggota Badan Anggaran dari Fraksi Gerindra, Drs. H. Mulyadi, MMA meminta agat Pemerintah segera mewujudkan Jalur Puncak 2 njelaskan pada saat Raker agar Jalur Puncak 2 bisa terwujud.
Hal ini disampiaikan Mulyadi saat rapat kerja Komisi V DPR RI dengan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi di Puncak, Selasa (23/6/2020). “Pada saat mengikuti Raker kemarin yang juga dihadiri Menko Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Panjaitan saat sudah sampaikam agar negara harus segera hadir di Puncak,” kata Mulyadi melalui pesan WhatsApp kepada awak media, hari ini.
Menurut dia, kawasan wisata Puncak ini sudah seperti wajah Jakarta, karena destinasi wisatanya banyak dikunjungi warga Jakarta. Sementara Pemda Bogor sudah teriak-teriak karena ka2asan tersebut selalu dihantui kemacetan apapagi disaat waktu liburan.
“Saya sudah fasilitasii dan menyampaikan proposal kepada Menteri PUPR dan Menteri Perhubungan, saya juga sudah menyampaikan dalam rapat Banggar. Karena saat rileksasi saja, macetnya sudah sampai 8 jam,” jelasnya.
Masih kata Mulyadi, dirinya berharap jika berkenan agar Menteri Perhubungan mendorong Kementerian PUPR agar segera hadir di Puncak Bogor. “Saya menyampaikan ini penting. Kenapa, karena ini cerminan Jakarta. Dan Puncak diatur oleh Kepres, tapi Negara seperti tidak hadir di puncak,” sesalnya.
Ia mengaku terus menerus diakses seolah-olah dirinya tidak pernah memperjuangkan itu. Padahal ini bukan untuk kepentingan Dapil, tapi betul-betul sudah puluhan tahun masyarakat di puncak tersiksa. “Apalagi pemerintah daerah sudah mengusulkan puncak 2, tapi terus saja tidak menjadi prioritas. Padahal penduduk Bogor sudah lebih 6 juta jiwa ditambah wisatawan domestik dan nasional masuk ke puncak itu menjadi daerah yang sulit untuk berkembang,” beber Mulyadi.
“Saya berharap Puncak bukan hanya destinasi wisata tapi lintasannya bisa diberikan opsi kedua yaitu jalur puncak 2 yang sudah disiapkan oleh Pemda bahkan masyarakat menghibahkan tanah-tanah mereka untuk membuka jalur puncak 2 sebagai daerah lintasan dan destinasi wisata,” pungkasnya.
Penulis: Dedy Firdaus/Roni