Connect with us

Nasional

Urgensitas Undang-Undang Cipta Kerja Sejahterakan UMKM

Published

on

Tangerang, Hariansentana.com – Penting bagi masyarakat untuk menerima sosialisasi dalam hal membangun prospek bisnis dan membangun suatu usaha baik pribadi atau mitra kerja. Pasalnya, hal ini juga berdampingan dengan adanya pengesahan UU Cipta Kerja di waktu lalu. Kebijakan strategis Pemerintah tersebut dinilai dapat mempermudah membangun suatu usaha di lingkungan masyarakat.

H. Achmad Baidowi, Sekretaris PPP DPR RI dalam acara Webinar yang diselenggarakan oleh Generasi Muda Pembangunan Indonesia atau GMPI mengatakan bahwa Pemerintah melalui lembaga dan kementeriannya, termasuk di dalamnya BUMN telah banyak memberikan kontribusi bagi masyarakat untuk dapat memanfaatkan peluang membangun usaha dan kerjasama.

“Masyarakat juga dapat dengan mudah membangun usaha yang didasari dengan rasa kepercayaan, sehingga dapat terbentuk profesionalisme bekerja. Kepercayaan antar mitra usaha atau mitra kerja dalam bekerja sama membangun suatu usaha”, kata Awi dalam Webinar tersebut.

Sementara itu, Ketua Koperasi Maju Ikan Indonesia, Amran Efendi menyampaikan pentingnya bagi masyarakat untuk membangun UMK baik pribadi maupun bersama. Hal tersebut dapat dilakukan dari hal-hal kecil, sehingga dapat membangun basis ekonomi baik di desa maupun di kota.

“Dengan UMK kita dapat membangun perekonomian dari mikro hingga ke makro”, ujarnya.

Turut hadir, Aunur Rofiq selaku Ketua DPP PPP yang menyampaikan urgensi UU Cipta Kerja yang telah digagas Pemerintah dan DPR RI merupakan dasar pengambilan sikap atas kondisi negara yang ada saat ini. Terwujudnya UU Cipta Kerja penting untuk meningkatkan perekonomian Indonesia, khususnya untuk meregulasi perizinan dan memberikan kemudahan berinvestasi serta membangun usaha.

“Upaya mempermudah berusaha, sertifikasi halal, dan lain-lainnya telah dibiayai oleh Pemerintah. Dalam hal ini, penting untuk masyarakat dalam membangun lapangan kerja dan menciptakan pekerjaan yang dapat diakses oleh seluruh masyarakat kecil dalam usaha mikro”, ujarnya

Pandemi Covid-19 juga mempengaruhi perekonomian nasional, sehingga perlu adanya sentuhan kebijakan bagi masyarakat kelas menengah ke bawah. Penting bagi masyarakat kelas menengah ke atas untuk mendukung dan mendorong kebijakan akan tercipta kenyamanan di masyarakat kecil.

“Penanganan masalah kesehatan telah dapat diakomodir dan ditangani oleh Pemerintah, sehingga penting bagi peran UMKM untuk mendorong kembali tumbuhnya perekonomian nasional. Terutama generasi milenal yang baru memulai dan mencari pekerjaan. Hal ini akan menurunkan angka pengangguran”, tukasnya.

Pembuatan dan pemasaran produk dapat dilakukan dengan adanya suatu koperasi dan lapangan usaha. Selain itu, dapat dipasarkan secara lokal dan global melalui bantuan dari Pemerintah. Hal ini terkait dengan kebutuhan masyarakat akan lapangan pekerjaan, sehingga dengan kemudahan membangun usaha dan berekonomi dapat diakomodir oleh Pemerintah. Dengan demikian akan tercipta suatu kesejahteraan masyarakat khususnya dalam hal kebangkitan ekonomi dari pandemi Covid-19.

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Ibukota

Gandeng Tokoh Masyarakat, PPSU Kelurahan Ancol Kembali Bekerja

Published

on

By

Jakarta, Hariansentana.com — Petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) Kelurahan Ancol dipastikan sudah kembali bekerja, Selasa (20/2/2024). Hal ini menyusul adanya titik terang penyelesaian masalah usai pertemuan forum bersama tokoh masyarakat.

Camat Pademangan, Didit Mulyadi mengatakan forum pertemuan digelar mempertemukan jajaran aparatur Kelurahan Ancol, petugas PPSU Kelurahan Ancol,Sahrizal Dewan Kota perwakilan Kecamatan Pademangan, Asep Ketua Lembaga Musyawarah Kelurahan (LMK) Kelurahan Ancol, dan pengurus Rukun Warga (RW) di Ruang Pola Kantor Kelurahan Ancol pada Selasa (20/2/2024) pukul 09.00 WIB.

Bertemunya solusi bersama dalam forum ini memastikan seluruh PPSU Kelurahan Ancol kembali bekerja seperti sediakala.

“Pagi tadi kami mengadakan pertemuan forum bersama mencari solusi terbaik bersama. Dipastikan aktivitas seluruh petugas PPSU Kelurahan Ancol sudah mulai berjalan normal,” kata Didit Mulyadi saat dikonfirmasi, Selasa (20/2).

Dalam forum tersebut, dipastikannya Lurah Ancol, Saud Maruli Manik meminta maaf kepada petugas PPSU atas ucapan yang menyinggung hati. Lurah pun telah menjelaskan kronologi pemberian sanksi pemberhentian kerja petugas PPSU Kelurahan Ancol berinisial MH yang sesuai dengan aturan dalam kontrak kerja.

“Kami semua mengajak semua anggota PPSU untuk bersama-sama memperbaiki hubungan dan pola komunikasi demi perbaikan kinerja ke arah yang lebih baik lagi,” jelasnya.

Sementara itu, Dewan Kota Jakarta Utara perwakilan Kecamatan Pademangan, Sahrizal memastikan permasalah tersebut telah tuntas di musyawarahkan bersama.

Pihaknya bersama membuka forum komunikasi apabila terdapat permasalahan lainnya terhadap petugas PPSU di kemudian hari.

“Masalah ini sudah clear (tuntas). Semuanya sudah saling memaafkan dan akan saling memperbaiki diri. Ke depannya, kami selalu terbuka untuk membuka forum komunikasi apabila ada permasalahan PPSU lainnya,” tutup Rijal.(Sutarno)

Continue Reading

Polhukam

Kolonel Nav Sani Salman Nuryadin dan Kolonel Pnb Hantarno Edi Sasmoyo resmi jabat Danlanud SUT serta Danlanud SIM.

Published

on

Jakarta, Hariansentana.com — Panglima Koops Udara I Marsda TNI Mohammad Nurdin pimpin upacara serah terima jabatan Komandan Lanud Sutan Sjahrir dan Komandan Lanud Sultan Iskandar Muda. Bertempat di GOR Antarikshe Makoops Udara I. Dihadiri oleh Ir Koops Udara I Marsma TNI Arifaini Nur Dwiyanto, M.Han., Para Asisten, Sahli, Kasatker, Para Perwira, Bintara, Tamtama dan PNS Koopsud I serta tamu undangan dari Alumni AAU 1996 “Parasena”, 1997 “Maguwo” dan 1998 “Pajero”. (Senin, 19-2-2024).

Serah terima jabatan Danlanud SUT dari Kolonel Nav Saeful Rakhmat yang selanjutnya menjabat Waaspers Kaskoopsudnas, diserahkan kepada Kolonel Nav Sani Salman Nuryadin yang sebelumnya menjabat Kasubdisintelud Dispamsanau. Kemudian jabatan Komandan Lanud SIM dari Kolonel Pnb Yoyon Kuscahyono, S.Sos., yang selanjutnya menjabat Danwingtar AAU, diserahkan kepada Kolonel Pnb Hantarno Edi Sasmoyo, M.Han., yang sebelumnya menjabat Waaspers Kaskoopsudnas.

Diwaktu dan tempat yang sama, dilaksanakan pula serah terima jabatan Ketua PIA Ardhya Garini Cabang 14/Daerah I Lanud SUT dari Ny. Cicik Saeful kepada Ny. Nandya Sani Salman serta Ketua PIA Ardhya Garini Cabang 20/Daerah I Lanud SIM dari Ny. Septi Yoyon Kuscahyono kepada Ny. Tasha Sasmoyo, yang dipimpin Ketua PIA Ardhya Garini Daerah I Koopsud I, Ny. Erin Mohammad Nurdin, disaksikan para pengurus PIA Ardhya Garini Lanud SUT, Lanud SIM dan pengurus PIA Ardhya Garini Koops Udara I.

Dalam sambutan saat refreshment, Pangkoops Udara I menyampaikan ucapan “Terima kasih dan penghargaan yang setingginya kepada Kolonel Nav Saeful Rakhmat dan Ny. Cicik Saeful serta Kolonel Pnb Yoyon Kuscahyono, S.Sos., dan Ny. Septi Yoyon Kuscahyon, atas dedikasi dan loyalitasnya selama menjabat sebagai Danlanud SUT dan Danlanud SIM serta Ketua PIA Ardhya Garini Lanud masing-masing” ujar Pangkoops Udara I.

Lebih lanjut Pangkoops Udara I menyampaikan, “Terimakasih juga atas prestasinya dalam menjaga kedisiplinan anggota, keharmonisan dengan Forkopimda setempat dan masyarakat sekitar, serta dapat menciptakan safety dalam setiap pelaksanaan tugas di Lanud SUT dan Lanud SIM” jelas Alumni AAU ’96.

Menutup amanatnya Pangkoops Udara I berpesan kepada para pejabat yang telah dilantik agar, “Laksanakan tugas dan tanggungjawab jabatan dengan sebaik-baiknya. Optimalkan kedisiplinan anggota agar terhindar dari hal-hal yang negatif. Bina hubungan yang harmonis dengan anggota dan keluarganya serta bijak dalam bermedsos. Kemudian selalu perkuat kerjasama dan sinergitas yang baik dalam menjalankan roda kehidupan kedinasan di wilayahnya dengan berbagai unsur terkait” tutup Marsda TNI Mohammad Nurdin.

Continue Reading

Polhukam

Jaga Netralitas TNI dan Stabilitas Keamanan Pasca Pemilu

Published

on

Koopsud I, Hariansentana.com — “Para Prajurit tetap menjaga netralitas TNI dan stabilitas keamanan pasca Pemilu, dengan menjaga diri agar tidak terpancing dengan provokasi atau isu-isu yang dapat memicu konflik,” demikian cuplikan amanat Kepala Staf Angkatan Udara Marsekal TNI Fadjar Prasetyo, S.E., M.P.P., CSFA. yang dibacakan Panglima Komando Operasi Udara I Marsda TNI Mohammad Nurdin yang bertindak selaku Inspektur Upacara (Irup) pada Upacara Bendera tujuh belasan di bulan Februari yang berlangsung di Lapangan Upacara Makoopsud I. Senin (17/2/2024).

Upacara bendera bulanan yang dilaksanakan setiap tanggal 17 ini diikuti seluruh pejabat dan anggota Makoopsud I berjalan dengan lancar dan khidmat, dengan Komandan Upacara Letkol Kes Aris Widiyono, A.Md. yang sehari-hari menjabat sebagai Kasidukkes Kes Koopsud I.

Pada kesempatan tersebut Kasau menyampaikan ucapan terima kasih kepada personel Pegawai Negeri Sipil dan seluruh keluarga prajurit TNI Angkatan Udara yang telah berpartisipasi dalam memberikan hak pilihnya di Pemilihan Umum beberapa hari yang lalu.

Lebih lanjut Kasau juga berharap kepada Komandan Satuan agar terus meningkatkan sinergitas antara TNI-Polri, dengan sinergitas yang baik di seluruh jajaran, maka stabilitas keamanan pasca pemilu akan dapat tercapai sesuai harapan kita bersama.

Mengakhiri amanatnya Kepala Staf Angkatan Udara menekankan kepada para personel TNI Angkatan Udara untuk tetap alert terhadap dampak perubahan iklim dan potensi cuaca ekstrem. Tingginya curah hujan di sebagian besar wilayah Indonesia sejak awal tahun 2024 hingga saat ini tentunya berdampak pada meningkatnya potensi kerawanan dan resiko keselamatan.

“Untuk itu, saya mengingatkan kembali akan pentingnya menempatkan aspek keselamatn sebagai prioritas utama dalam setiap pelaksanaan terbang dan kerja dengan tegas dan tanpa kompromi,” tegas Kasau.

Continue Reading
Advertisement

Trending