Connect with us

Pendidikan

Unhan Menerima Kuliah Umum Ketua DPR RI

Published

on

Bogor, Hariansentana.com – Mahasiswa S1, S2, S3 serta Dosen Universitas Pertahanan (Unhan) menerima Kuliah Umum Ketua DPR RI Dr. (H.C.) Puan Maharani dengan Tema “Peran Legislatif Mendukung Sishankamrata Abad 21” melalui daring (online) zoom meeting. Senin, (26/10).

Kuliah Umum dibuka langsung oleh Rektor Unhan Laksamana Madya TNI Dr. Amarulla Octavian, S.T., M.Sc., DESD.,CIQnR.,CIQaR.

Rektor Unhan dalam sambutannya menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Ketua DPR RI Dr. (H.C.) Puan Maharani yang telah meluangkan waktunya untuk memberikan kuliah umum kepada seluruh mahasiswa dan Dosen Universitas Pertahanan (Unhan).

Rektor Unhan mengatakan, sistem tata negara dalam sejarahnya telah dimulai pada era Montesquieu, seorang filosof politik berkebangsaan Perancis yang hidup pada tahun 1689-1755. Sistem tersebut terkenal dengan konsep pembagian kekuasaan didalam suatu negara yang dikenal dengan sebutan Trias Politica yaitu: Legislative, Executive dan Judicative.

Sishankamrata sebagaimana isi pasal 30 ayat 2 UUD 1945 menyebutkan “Usaha pertahanan dan keamanan negara dilaksanakan melalui sistem pertahanan dan keamanan rakyat semesta oleh Tentara Nasional Indonesia dan Kepolisian Negara Republik Indonesia, sebagai kekuatan utama, dan rakyat, sebagai kekuatan pendukung”.

Sishankamrata sudah lama kita implementasikan dihadapkan dengan tantangan zaman di abad ini, dimana setiap produk hukum dalam bentuk perundang-undangan adalah hak yang melekat kepada Dewan Perwakilan Rakyat. Untuk itu, Ketua DPR Dr. (H.C) Puan Maharani yang mengemban amanat sebagai Ketua DPR RI dapat memberikan pandangan yang lebih luas terkait peran Legislatif dalam sistem pertahanan negara.

Ketua DPR RI Dr. (H.C.) Puan Maharani dalam orasi ilmiahnya menyampaikan UUD NKRI Tahun 1945 menetapkan Sistem Pertahanan Negara (Sishanneg) yang menempatkan rakyat sebagai pemeran yang vital, dan pertahanan negara dilaksanakan dengan Sistem Pertahanan dan Keamanan Rakyat Semesta (Sishankamrata).

Sishankamrata menempatkan TNI dan Polri sebagai kekuatan utama dan rakyat sebagai kekuatan pendukung, sebagaimana tertuang dalam Pasal 30 Undang-Undang Dasar Negara RI tahun 1945 (UUD NKRI tahun 1945).

Bung Karno, meletakan dasar bahwa angkatan perang kita tidak bisa dipisahkan kedudukannya dari rakyat Indonesia, terutama asal Angkatan perang (pengakuan rakyat), kedudukan angkatan perang (sebagian dari rakyat Indonesia), dan tujuan (menjamin keamanan rakyat) Angkatan perang. Selain itu, Bung Karno juga menekankan pentingnya konsep pertahanan dan keamanan Indonesia bersumber pada budaya dan karakteristik geografis Indonesia itu sendiri.

Konsep Pertahanan dan Keamanan Indonesia tersebut pada saat ini dikenal dengan Sistem Pertahanan dan Kemanan Rakyat Semesta (Sishankamrata). Sishankamrata yang dikembangkan sebagai konsep pertahanan dan keamanan Indonesia, dilaksanakan dalam semangat untuk membangun kehidupan dunia yang lebih baik dan membangun Indonesia yang berdaulat, berdikari dan berkepribadian berlandaskan Pancasila.

Makna yang terkandung dalam Sishankamrata yaitu rakyat adalah yang utama dan dalam kesemestaan, baik dalam semangat atau dalam mendayagunakan segenap kekuatan dan sumber daya nasional, untuk kepentingan pertahanan dalam membela eksistensi NKRI. Keikut sertaan rakyat dalam Sishanneg pada dasarnya adalah perwujudan dari hak dan kewajiban setiap warga Negara untuk ikut serta dalam usaha-usaha pertahanan negara. Keikutsertaan warga negara dalam pertahanan negara adalah wujud kehormatan warga negara untuk merefleksikan haknya.

Keikutsertaan warga negara dalam upaya pertahanan negara dapat secara langsung, yakni menjadi prajurit sukarela TNI , tetapi dapat juga secara tidak langsung yakni dalam profesinya masing-masing yang memberikan konstribusi pada pertahanan negara.

Sebanyak kurang lebih 1000 hadir secara daring antara mahasiswa S1, S2, S3, Dosen dan Alumni Unhan, serta Pejabat Eselon I, II, dan III Unhan dan staf Universitas Pertahanan.

Pendidikan

Program Prioritas Perpusnas 2024, Membangun Budaya Baca Melalui 10 Ribu Perpustakaan Desa

Published

on

Banjarmasin, Hariansentana.com — Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (Perpusnas) menginisiasi program untuk 10 ribu perpustakaan di seluruh Indonesia. Hal ini dilakukan sebagai upaya membangun budaya baca masyarakat.

Pelaksana tugas Kepala Perpusnas E. Aminudin Azis menyatakan, Perpusnas memiliki tiga program prioritas yang akan dilaksanakan pada 2024 yakni penguatan budaya baca dan literasi, pengarusutamaan naskah Nusantara, serta standardisasi dan pembinaan perpustakaan.

“Budaya baca itu harus dibangun, karena seseorang dapat dikatakan literat setelah dia bisa membaca dengan baik, membaca dengan kritis. Maka, budaya membaca ini harus dikembangkan lebih awal,” ungkapnya dalam Rapat Koordinasi Pengembangan Perpustakaan se-Kalimantan Selatan (Kalsel) yang diselenggarakan di Banjarmasin, Kalsel, pada Kamis malam (15/2/2024).

Dia menyebut, Perpusnas akan menciptakan 10 ribu perpustakaan desa di seluruh Indonesia, di mana setiap perpustakaan akan menerima seribu buku beserta rak untuk penyimpanannya.

“Kami basisnya data yang sudah ada dan usulan dari kabupaten/kota. Syaratnya mereka harus menugaskan orang yang akan mengelola perpustakaan itu. Perpustakaan daerah yang ke depannya akan membina itu,” lanjutnya.

Dalam paparan yang ditampilkan, perpustakaan desa tersebut adalah 600 perpustakaan desa/kelurahan Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial (TPBIS), 4.604 perpustakaan desa/kelurahan replikasi TPBIS, 2.409 perpustakaan usulan pemerintah kabupaten/kota, serta sebanyak 2.387 taman baca masyarakat (TBM).

Dia menjelaskan, dalam program tersebut perpustakaan desa dan TBM akan berkolaborasi dengan perpustakaan sekolah. Harapannya, agar anak-anak dapat memanfaatkan buku dari kedua tempat tersebut.

“Karena buku di perpustakaan desa dengan yang di sekolah tentunya berbeda. Nah ini harapannya dapat dimanfaatkan semuanya,” jelasnya.

Kolaborasi antara perpustakaan desa dengan perpustakaan sekolah dilakukan dengan kegiatan untuk meningkatkan minat baca, seperti mengadakan program seminggu membaca dua buku, membaca nyaring, maupun mendongeng.

“Membangun literasi itu membangun satu generasi, sehingga membangun literasi dan budaya baca harus ditanamkan sejak kecil,” tambahnya.

Sesuai program prioritas nasional hasil penataan, tahun 2024, fokus penguatan kecakapan literasi masyarakat dilakukan di perpustakaan desa/kelurahan.

Menanggapi hal tersebut, Asisten Pemerintahan dan Kesra Provinsi Kalsel Nurul Fajar Desira menyampaikan dukungan anggaran terhadap program 10 ribu perpustakaan desa. Proyek ini akan melibatkan kepala perpustakaan, pemerintah daerah, serta masyarakat setempat.

“Kami akan mendiskusikan rincian rencana ini dengan kepala perpustakaan di kabupaten/kota. Kami juga akan mempersiapkan diri untuk mengidentifikasi jumlah desa di Kalsel yang dapat berpartisipasi dalam program ini. Diskusi dengan teman-teman di kabupaten dan kota akan menjadi langkah awal dalam mempersiapkan pelaksanaan program ini,” ungkapnya.

Dia menekankan pentingnya persiapan menyeluruh, mengingat dampak positif yang diharapkan dari program ini.

“Kami meyakini bahwa seiring berjalannya waktu, daerah lain di Indonesia akan mengadopsi program serupa. Oleh karena itu, kami berkomitmen untuk memastikan bahwa kami siap sepenuhnya dalam melaksanakan program ini,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Kalsel Nurliani mengatakan sebanyak 10 persen desa di Provinsi Kalsel telah memiliki perpustakaan yang dibangun menggunakan dana desa.

“Untuk menciptakan program ini, kami akan bekerja sama dengan dinas-dinas terkait. Kami pun berkolaborasi dengan stakeholder lainnya, seperti PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Kalselteng yang telah membangun dua perpustakaan desa,” katanya.(Red)

Continue Reading

Pendidikan

Kasdam Jaya Buka Perkemahan Pramuka Saka Wira Kartika Terpusat Tingkat Daerah

Published

on

Kodamjaya, Hariansentana.com –– Kepala Staf Kodam Jaya Brigjen TNI Tatang Subarna secara resmi membuka Perkemahan Pramuka Saka Wira Kartika Terpusat Tingkat Daerah yang diselenggarakan oleh Kodam Jaya selama dua hari (03 s.d 04 Februari 2022) di Lapangan Pancasila Wanajaya Cibitung, Kabupaten Bekasi.

Dengan mengusung tema “Bersatu dengan alam Rehabilitasi Kawasan Hutan dan Lahan Basah” kegiatan ini diikuti tidak kurang dari 200 orang Siswa-Siswi yang berada di Kabupaten Bekasi serta para pejabat Kodam Jaya beserta istri dan para pengurus Kwartir Nasional.

Pembukaan Perkemahan Pramuka Saka Wira Kartika Terpusat Tingkat Daerah ditandai dengan penyematan Tanda Peserta kepada perwakilan anggota Persami.

Dalam sambutannya Kepala Staf Kodam Jaya Brigjen TNI Tatang Subarna menjelaskan, Perkemahan Pramuka Saka Wira Kartika terpusat merupakan sarana bertemunya insan pramuka dari satuan Saka Wira Kartika Kodim jajaran Kodam Jaya. Kegiatan ini bertujuan untuk pembinaan fisik, mental dan pendalaman materi,” jelasnya.

Selain itu lanjutnya kegiatan Persami ini ditujukan untuk memberikan pengalaman dan pemahaman bagi generasi muda tentang nilai-nilai kejujuran, tanggungjawab, disiplin serta menanamkan sikap kepedulian tentang melestarikan lingkungan dan membangun kembali habitat alam dan ekosistem serta mencegah pemanasan global,” tambahnya.

Setelah kegiatan pembukaan selesai, acara dilanjutkan dengan aksi demonstrasi P3K yang bertujuan untuk melatih kesiapansiagaan dan anggota Pramuka. (Red)

Continue Reading

Pendidikan

283 Siswa Dikmaba TA 2023 Resmi Dilantik sebagai Prajurit TNI AD Berpangkat Sersan Dua

Published

on

Condet, Hariansentana.com — Hari ini Kasdam Jaya Brigjen TNI Tatang Subarna memimpin upacara Penutupan Pendidikan Pertama Bintara Prajurit Karier TNI AD TA 2023 dan sekaligus melantik 283 prajurit muda dengan menyandang pangkat Sersan Dua (Serda), bertempat di Lapangan Chandra Dimuka Rindam Jaya, Senin, (29 Januari 2024)

Diantara 283 Siswa Dikmaba PK TNI AD 2023 yang dilantik menjadi Prajurit TNI AD berpangkat Serda adalah putra pertama Kapten Inf Zulhamsah Siregar, SH yaitu Serda Rahmansyah B. Siregar.

Saat ditemui Kapten Inf Zulhamsah Siregar mengungkapkan bahwa Serda Rahman sejak tahun 2020 mendaftar diri dan mengikuti seleksi masuk prajurit TNI AD namun tetap gugur belum diterima dan dengan tekad yang kuat pantang menyerah Serda Rahman akhirnya diterima masuk Bintara PK Reguler TNI AD TA 2023, diiringi dengan kesedihan yang mendalam dimana Ibu tercinta berpulangnya kerahmatullah disaat Rahmansyah B Siregar sedang menunggu hasil pengumuman, kemudian selang 2 hari kepergian Ibundanya, Rahman diterima masuk Dikmaba dan hari ini cita-citanya sebagai Prajurit TNI AD terwujud dengan dilantik dengan menyandang pangkat Sersan Dua, ungkapnya.

Rasa bangga dan terharu menyelimuti hati Sang Ayah, Kakek dan adik-adiknya dimana anak pertamanya dapat mengikuti jejak Kapten Inf Zulhamsah Siregar, SH yang dulu juga masuk prajurit TNI AD dengan pangkat Sersan Dua juga.

Setelah dilantik 283 Prajurit Muda TNI AD berpangkat Sersan Dua ini selanjutnya akan mengikuti pendidikan lanjutan Tahap Kedua sesuai kecabangan masing-masing yang telah ditetapkan.

Semoga generasi muda yang ingin mencapai cita-cita masuk sebagai TNI AD seperti Serda Rahmansyah B.Siregar dengan kesungguhan dan tekad yang bulat dapat terwujud.

Continue Reading
Advertisement

Trending