Ibukota

Sudin Kominfotik dan Dewan Kota Jakarta Utara adakan Halalbihalal dengan Wartawan.

Published

on

Jakarta, Hariansentana.com – Suasana hangat dan penuh kekeluargaan menyelimuti Gedung Walikota Jakarta Utara pada Selasa, 23 April 2025. Bukan sekadar pertemuan biasa, acara ini di pandu oleh Ruky Kasie Humas menandai keberhasilan kolaborasi bagus antara Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Kominfotik) kota administrasi Jakarta Utara dan Dewan Kota Jakarta Utara dalam menyatukan para wartawan di lingkungan Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Utara.

Inisiatif yang patut diapresiasi ini berhasil menjembatani kesenjangan komunikasi yang selama ini terkadang muncul antara pemerintah dan insan pers.hadir dalam acara tersebut Toto Bondan Kabag Umum dan protokol, Aji Lubis ketua Dewan Kota dan Nuruning Septareda plt. Ka sudin Kominfotik.

Penasehat PWI Pokja Walikota administrasi Jakarta Utara, H.Tarno, menyampaikan apresiasi setinggi -tingginya atas terselenggaranya acara tersebut.

“Saya sangat mengapresiasi langkah Kominfotik Jakarta Utara dan Dewan Kota Jakarta Utara,” ujarnya.

“Inisiatif ini sangat penting untuk membangun hubungan yang harmonis dan produktif antara pemerintah dan media. Dengan adanya wadah ini, diharapkan komunikasi akan lebih lancar dan terjalin kerjasama yang baik dalam penyampaian informasi kepada masyarakat,”tambahnya.

Acara yang di adakan di Balai Laksamana Yosudarso lantai Dua dihadiri oleh puluhan wartawan dari berbagai media online di Jakarta Utara ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi. Lebih dari itu, acara ini menjadi forum diskusi dan tukar pikiran yang intens mengenai peran krusial media dalam pembangunan Jakarta Utara.

Salah satu poin penting yang dibahas adalah pentingnya akurasi dan etika jurnalistik dalam pemberitaan. Para peserta sepakat untuk senantiasa mengedepankan prinsip-prinsip jurnalistik yang baik, memastikan informasi yang disampaikan akurat, berimbang, dan terbebas dari unsur hoaks atau provokasi.

Kominfotik Jakut juga memberikan arahan berharga mengenai tata cara akses informasi publik yang benar dan etika dalam meliput kegiatan pemerintah. Hal ini menunjukkan komitmen pemerintah daerah untuk mendukung kerja jurnalistik yang profesional dan bertanggung jawab.

Para wartawan mendapatkan pemahaman yang lebih baik tentang bagaimana mengakses informasi secara resmi dan etis, sehingga dapat menghasilkan berita yang akurat dan terpercaya.

Lebih lanjut, Nuruning Septarida (kepala Kesbangpol Jakut) Plt Sudin Kominfotik Jakut dalam kesempatan tersebut, mengumumkan rencana pembentukan Media Center di lingkungan Walikota.

“Fasilitas ini akan menyediakan ruang khusus bagi para wartawan untuk bekerja dan beristirahat, sehingga mereka dapat lebih fokus dalam meliput kegiatan pemerintah.” Kata Nuning

Ketua Dewan Kota Aji Lubis (Penasehat PWI Jakut), yang juga putra keluarga besar wartawan, menambahkan, “keberadaan Media Center sangat penting bagi para wartawan untuk mendapatkan akses informasi dan dukungan yang memadai.” Ucapnya

Antusiasme para wartawan sangat terlihat dalam acara ini. Mereka menyambut baik inisiatif pembentukan Media Center dan berharap kerjasama yang lebih erat antara pemerintah dan insan pers dapat terus terjalin.

“Dengan dibentuknya Media Center di lingkungan Walikota, segenap awak media memberikan apresiasi yang tinggi, semoga ke depannya bisa bekerja sama antara pemerintah kota administrasi jakarta utara dengan insan pers dan tidak ada lagi kesenjangan,” ungkap salah satu wartawan.

Acara diakhiri dengan sesi foto bersama dan ramah tamah, menandai komitmen bersama untuk membangun sinergi yang lebih kuat antara Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Utara dan para wartawan.

Suasana kekeluargaan dan keakraban yang tercipta menunjukkan kesuksesan inisiatif ini dalam menyatukan para insan pers di Jakarta Utara. Ke depan, diharapkan akan ada program-program lanjutan untuk memperkuat kerjasama ini dan meningkatkan kualitas jurnalistik di wilayah tersebut.

Sementara Tokoh wartawan Jakarta Utara Opung Chairul Hasibuan menggatakan. Kolaborasi ini menjadi contoh nyata bagaimana sinergi positif antara pemerintah dan media dapat menciptakan lingkungan informasi yang lebih transparan dan akuntabel, ungkapnya. (Sutarno)

Click to comment

Trending

Exit mobile version