Musik & Film

Steven & Coconut Treez Lepas Single Baru

Published

on

Steven & Coconut Treez syukuran atas lounching single Fallin di Jakarta.

Jakarta, Sentana

Grup musik reggae Steven & Coconut Treez akhirnya kembali mengeluarkan karyanya setelah setelah 9 tahun tidak produktif. Grup musik yang digawangi Steven N. Kaligis (vokal), Teguh Wicaksono alias Pepeng (gitar), Rival Himran (bass) dan Aci (drum) itu melepas single terbaru berjudul “Fallin”.

Rival mengatakan, awal kembalinya Steven & Coconut Treez bermula ketika mereka beraksi di Synchronize Fest 2018. “Setelah kami vakum itu, kami memutuskan untuk gabung lagi dimulai dari momentum Synchronize Fest 2018, kebetulan saya ditunjuk untuk me-manage kawan-kawan untuk kembali lagi. Akhirnya kita memutuskan hari pahlawan sebagai untuk momentum lagu Fallin rilis,” ujar Rival di kawasan Menteng Jakarta, Minggu (10/11/2019).

Gitaris Steven & Coconut Treez, Teguh Wicaksono atau yang dikenal dengan nama Tege menambahkan, single Fallin ini untuk menunjukkan eksistensi mereka di blantika musik Indonesia, setelah meluncurkan album pertama di tahun 2005 lalu.

“Selama bertahun-tahun nggak pernah lagi akhirnya setelah semua personel berkumpul, dan mulai menciptakan lagu yang diangkat dari kisah perjuangan semua kita bareng-bareng, semangatnya untuk tetap berkarya,” ujar Tege.

Ditambahkan Tege, lagu Fallin ini mengisahkan jatuh bangunnya Steven & Coconut Treez. Selama bertahun-tahun bersama, mereka bangkit dari ketepurukan dan akhirnya kembali menghibur Truly Kawan (sebutan fans) yang merindukan karya-karya mereka.

“Terus liriknya mewakili apa yang kita rasakan saat itu, di mana pernah bareng jatuh terpuruk, dari something become nothing, terus berusaha bangkit untuk jadi something lagi. Ya lagu di Fallin itu bercerita tentang bagaimana keukeuhnya kami untuk tidak menyerah pada keadaan,” terangnya.

Rival Himran menjelaskan, single baru ini juga dipersembahkan kepada dua personel Steven & Coconut Treez yang telah meninggal dunia, yaitu Opa Teddy dan Aray Daulay.

“Pasti berat pada awalnya. Ada sisi berat untuk melanjutkan ini tanpa mereka, tapi di satu titik kita harus move on untuk memperlihatkan spirit kita (Steven & Coconut Treez) lagi. Sekarang kita ngumpul lagi, nggak nge-band, tapi secara keluarga. Apa yang kita lakukan ini, ya untuk almarhum Aray Daulay dan Opa Teddy,” ungkapnya.

Editor: Pangihutan S

Click to comment

Trending

Exit mobile version