Connect with us

Uncategorized

Sekjen PGI: BPODT Harus Stop Memaksakan Kehendak

Published

on

Jakarta, Sentana – Bentrokan yang terjadi di Sigapiton, Toba Samosir, Sumatera Utara, antara masyarakat dan Badan Pelaksana Otorita Danau Toba (BPODT) menarik perhatian berbagai kalangan, salah satunya Sekjen PGI Pdt. Gomar Gultom M.Th.

Dalam keterangan tertulis yang diterima Sentana, ia menyatakan prihatin terhadap kejadian ini dan pemberitaan yang kurang lengkap akan kejadian sesungguhnya.

“Adanya beberapa orang yang walk out tidak diberitakan. Buat BODT itu tak masalah. Nanti BODT akan katakan, sudah ada musyawarah, persis cara-cara Orde Baru,”

-Pdt. Gomar Gultom M.Th

Menurut Pdt. Gomar, apabila sepakat menempuh jalur hukum, sepantasnya pembangunan jalan dihentikan sementara menunggu hasil proses hukum tersebut, bukannya dilanjutkan.

Ia pun menilai perjuangan masyarakat akan berat karena berada di posisi yang lemah.

“Pendekatan hukum formal akan menempatkan masyarakat pada posisi lemah. Negeri ini tak memberi ruang untuk kepemilikan tanah atas nama masyarakat adat, meskipun ada Keputusan MK no 35 tahun 2013 tapi prosesnya rumit, ” ujarnya menambahkan.

Ia juga prihatin dengan metode yang digunakan BPODT dalam memproses hal ini. “Saat masih menjabat Walikota Solo, Jokowi mau berlelah sampai 21 kali dialog dan musyawarah demi memindahkan pasar. Itu di tengah masyarakat Jawa yang paternalistik. Sungguh disayangkan di tengah masyarakat Batak yang egaliter, BODT memaksakan kehendak, bukan meniru cara Jokowi di Solo,” tutupnya.

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Daerah

Dimasa Pandemi Covid-19 Desa Sedong Lor Diserbu Prajurit TNI

Published

on

Cirebon, Hariansentana.com – Aster Panglima TNI Mayjen TNI Madsuni, S.E. menyerahkan bantuan berupa 500 paket sembako secara simbolis kepada perwakilan masyarakat pada kegiatan Komunikasi Sosial (Komsos) TNI dengan komponen masyarakat TA 2021, bertempat di desa Sedong Lor, Kecamatan Sedong Kabupaten Cirebon, Jawa Tengah, Selasa (16/3/2021).

Kegiatan Komsos TNI diikuti oleh Forkopimda Kab. Cirebon, para Camat se-Kab Cirebon, para kepala Desa se-Kecamatan Sedong, Keluarga Besar FKPPI, Keluarga Besar Hipakad, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh adat dan tokoh pemuda.

Aster Panglima TNI mengatakan bahwa kegiatan Komsos TNI dengan masyarakat merupakan bagian dari metode pembinaan teritorial yang memiliki tujuan terpeliharanya komunikasi dan silaturahmi dengan tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh adat dan tokoh pemuda supaya terjalin sinergitas.

“Kegiatan ini merupakan perintah Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P., untuk mendukung dan menindak lanjuti program Pemerintah dalam rangka penanganan pandemi Covid-19 melalui program Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro, program vaksinasi, meningkatkan ketahanaan pangan di masa pandemi Covid-19 dan mempercepat pemulihan ekonomi nasional,” ucapnya.

Dalam kesempatan tersebut, Aster Panglima TNI mengajak kepada masyarakat untuk bersama-sama turut aktif mendisiplinkan protokol kesehatan, 3M, 3T (tracing, testing dan treatment) dan mendukung program pelaksanaan PPKM berskala mikro.

“Pembatasan kegiatan masyarakat di desa agar rantai penyebaran Covid-19 cepat terputus dan krisis segera berakhir serta turut mendukung pelaksanaan vaksinasi masal yang dilakukan pada tempat-tempat yang telah ditentukan. Sebagaimana arahan Presiden RI yang disampaikan pada saat Rapim TNI-Polri Tahun 2021,” kata Mayjen TNI Madsuni.

Lebih lanjut, Aster Panglima TNI menyampikan bahwa saat ini juga telah dilaksanakan karya Bhakti TNI skala besar yang dipusatkan di desa Sedong Lor Kecamatan Sedong dengan sasaran Fisik berupa pengaspalan jalan desa sepanjang 2.000 m dengan lebar 3 m dan pembuatan turap jalan dengan panjang 425 m.

Selain itu, TNI juga melaksanakan kegiatan ketahanan pangan dengan memberikan bantuan Pupuk Nitrogen, Phosphat dan Kalium (NPK) 15 Ton dan bibit tanaman padi kepada kelompok tani serta terus menerus melaksanakan pendampingan kepada kelompok tani yang dilakukan secara intensif oleh para Babinsa di wilayah desa masing-masing.

Menurutnya, kegiatan ini merupakan wujud Dharma Bakti TNI membantu menangani permasalahan sosial dan kemanusian dengan tujuan membantu pemerintah meningkatkan kesejahteraan masyarakat dalam rangka memantapkan kemanunggalan TNI-Rakyat. “Hal ini menumbuh suburkan jiwa kebersamaan, gotong royong dan kekeluargaan serta partisipasi aktif masyarakat dalam membangun daerahnya sehingga tercipta jiwa persatuan dan kesatuan yang kokoh serta terwujudnya kemanunggalan TNI-Rakyat,” ujarnya.

Diakhir sambutannya, Aster Panglima TNI Mayjen TNI Madsuni secara resmi membuka kegiatan Komsos TNI dengan komponen masyarakat, Karya Bhakti TNI skala besar dan kegiatan ketahanan pangan serta dilanjutkan dengan meresmikan Masjid Nur Ihsan dengan ditandai dengan penandatanganan prasasti.

Continue Reading

Uncategorized

Dugaan Gratifikasi di Kantor BPN Kabupaten Bogor Mulai Dikritisi Aktivis

Published

on

By

Bogor, HarianSentana.com – Dugaan gratifikasi dalam pelayanan di Kantor Agraria Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Kabupaten Bogor, Jawa Barat, yang disinyalir dilakukan oleh kepala kantor (Kakan) ATR/BPN, kini mulai mendapat kritikan pedas dari sebagian kalangan aktivis.

Hal itu seperti disampaikan Direktur Lembaga Pemerhati Kebijakan Pemerintah (LPKP) Bogor Raya, Rahmatullah.

Menurut dia jika benar ada indikasi perbuatan melawan hukum yaitu dugaan gratifikasi yang terindikasi dilakukan oleh seorang Kakan BPN kepada masyarakat Bumi Tegar Beriman selaku pihak pemohon mska mesti ada tindakan dari pihak yang berwenang.

“Dugaan gratifikasi ini mesti ditindak, jangan sampai ada pembiaran. Untuk itu pihak terkait maupun berwenang mesti segera memanggil Kakan ATR/BPN Kabupaten Bogor tersebut,” tegas Rahmatullah kepada wartawan, Selasa (16/2/2021).

Menurut pria yang akrap disapa Along itu, apabila tidak ada tindakan yang nyata dari aparat penegak hukum setempat hingga pusat, dugaan gratifikasi ini akan terus terjadi tanpa ada kepastian hukum yang berlaku.

“Sehingga masyarakatlah yang akan kembali menjadi korban oknum-oknum tersebut, yang semata-mata hanya mencari keuntungan bagi pribadinya sendiri maupun kelompok,” jelasnya.

Untuk itu, sambungnya, bilamana dari APH terkait sampai akhir bulan Februari 2021 ini tidak ada tindakan nyata, dirinya berjanji akan mengerahkan massa dari aktivitas Bogor Raya untuk melakukan demontrasi di depan markas kompi (Mako) Polres Bogor dan kantor ATR/BPN Kabupaten Bogor.

“Saya akan kembali turun ke jalan untuk berdemo dengan rekan-rekan aktivis Bogor Raya, demi menuntut adanya kepastian hukum yang nyata dalam membongkar dugaan gratifikasi di tubuh Kantor ATR/BPN tersebut,” tegasnya.

Diketahui sebelumnya, Kepemimpinan kepala kantor Agraria Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (Kakan ATR/BPN) Kabupaten Bogor, Jawa Barat, disoal.

Pasalnya, ia berjanji ingin memperbaiki pelayanan tapi malah sebaliknya pelayanan yang lambat dan terkesan jalan di tempat bagi masyarakat Tegar Beriman.

Hal itu seperti diutarakan salah satu pemohon sertifikat, Deddy yang mengatakan bahwa, pelayanan yang dipimpin oleh Kakan BPN Kabupaten Bogor, Sepyo Achanto yang dinilai sangat lambat dan terkesan jalan di tempat.

“Pelayanan BPN Kabupaten Bogor itu sangat bobrok sejak dipimpin pak Sepyo. Alih-alih ingin memperbaiki pelayanan,malah tambah ruwet semberawut dan terkesan mengada-ada,” kata Deddy saat ditemui di kawasan Cibinong, Kamis (11/02/21).

Deddy menjelaskan, kebobrokan dan kesemrawutan dalam pengurusan sertifikat dimana, banyak berkas yang mengada-ada dan jalan di tempat. Contohnya, pengurusan tentang Penetapan Hak (PH) selalu naik turun dengan alasan yang tidak jelas.

Ditambah lagi, sambungnya, di bidang Sub Seksi (Subsi) Penetapan Hak yang persyaratannya tidak masuk akal.
“Masa SK kepala kantor sendiri diragukan alias terkesan nelan ludah sendiri. Masa iya, di pendaftaran setiap pemohon diwajibkan harus melengkapi SPH. Padahal semua sudah di bidang penetapan,” ketusnya.

Sementara itu, ketika dikonfirmasi, Kepala Kantor BPN Kabupaten Bogor, Sepyo Achanto menuturkan, bahwa dirinya sedang rapat di Bandung. “Saya sedang meeting mas, iya saya tahu kalau mas ingin mengkonfirmasi tapi kan saya lagi meeting,” elaknya.
Penulis: Dedy Firdaus

Continue Reading

Daerah

Danrem Merauke Pimpin Upacara Penyambutan Satgas Pamtas Yonif 122 dan Yonmek 611

Published

on

Merauke, Hariansentana.com – Danrem Merauke Brigjen TNI Bangun Nawoko selaku  Komandan Komando Pelaksana Operasi (Dankolakops) Korem 174 Merauke, memimpin langsung upacara kedatangan pasukan Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) RI-PNG di Dermaga Pelabuhan Laut Yos Sudarso Merauke, Kel. Maro, Distrik Merauke, Kab. Merauke, Selasa (2/2/2021).

Upacara penyambutan Satgas Pamtas RI-PNG yang baru dari Batalyon Infanteri (Yonif) 122/Tombak Sakti dan Batalyon Infanteri Mekanis (Yonmek) 611/Awang Long dilaksanakan hanya melibatkan beberapa perwakilan personel dari masing-masing anggota Satgas dengan tetap mematuhi protokol Covid-19.

Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Ignatius Yogo Triyono, M.A. dalam amanatnya yang dibacakan Danrem Brigjen TNI Bangun Nawoko mengucapkan selamat datang kepada prajurit Yonif 122/Tombak Sakti dan Yonmek 611/Awang Long yang tergabung dalam Satgas Pamtas RI-PNG di bumi Animha.

Dalam kesempatan tersebut, Danrem juga menyampaikan bahwa selaku Dankolakops bersama para pejabat dan masyarakat akan memberikan yang terbaik kepada Satgas Pamtas RI-PNG, dan ini telah diwujudkan berupa penyiapan akomodasi dan sarana berupa wisma atlet untuk anggota yang mengalami dampak virus Covid-19.

Danrem Brigjen TNI Bangun Nawoko berharap pasukan Satgas Pamtas yang akan bertugas di wilayah Kolakops Korem 174 Merauke paling lama 9 bulan, mempunyai tujuan untuk mengabdi kepada Ibu Pertiwi dan Negara Kesatuan Republik Indonesia serta menjaga Merah Putih.

“Selain itu, saat menginjakan kaki di bumi Animha ini harus mempunyai satu syarat yaitu harus berani untuk menghormati, menghargai, membela dan melindungi serta menjaga harkat dan martabat Orang Asli Papua (OAP), hal ini harus masuk dalam hati, perbuatan dan ucapan seluruh prajurit,” kata Danrem.

Danrem juga menyampaikan bahwa usai pelaksanaan upacara penerimaan pasukan, selanjutnya akan dilaksanakan pergeseran pasukan menuju pos masing-masing di wilayah Kolakops Korem 174 Merauke dan Marshalling Area Makorem 174/ATW.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Danlantamal-XI Merauke, Danlanud J.A. Dimara Merauke, Bupati Merauke, Ketua DPRD Merauke, Jhon Gluba Gebze selaku tokoh masyarakat, Kasrem 174 Merauke, Para Kasi Korem, para Dandim jajaran Korem 174 Merauke, Kapolres Merauke, para Dansat/Balakdisjan jajaran Korem serta para Dansatgas Pamtas RI-PNG. (Penrem 174 Merauke).

Continue Reading
Advertisement

Trending

Copyright © 2019 HarianSentana.com. Theme by PT. Ciptamedia Kreasi.