Connect with us

Daerah

Safari Kebangsaan Danlanud Silas Papare kepada Para Tokoh Masyarakat Papua

Published

on

Jayapura, Haruansentana.com – Komandan Lanud (Danlanud) Silas Papare Marsma TNI Budhi Achmadi melaksanakan silaturahmi dengan tokoh masyarakat, dengan tema perkembangan globalisasi dan politik di Obhe Warke Tanah Hitam, Abepura, Jayapura, Kamis (20/5/2021).

Danlanud Silas Papare dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwa modernisasi di Papua ini adalah konsep modernisasi yang tetap harus menghormati kearifan lokal, dimana dalam setiap pembangunan ekonomi oleh pihak swasta diharapkan dapat memberdayakan tenaga kerja dari masyarakat sekitar.

“Harapannya dengan membuka peluang kerja bagi masyarakat sekitarnya, mereka dapat belajar meningkatkan skill dan pengetahuan dalam bekerja, sehingga dengan demikian masyarakat nantinya dapat mengembangkan diri, dan mampu mandiri serta berperan aktif dalam pembangunan ekonomi di Papua” tambah Danlanud.

Selanjutnya Danlanud akan menyarankan pertemuan-pertemuan dengan tokoh agama dan tokoh masyarakat di Papua dapat dilaksanakan di Obhe-obhe. “Hal ini kami rasa penting untuk mendengar suara hati dari tokoh masyarakat sehingga kami sebagai pejabat pelayan masyarakat dapat mengerti keinginan masyarakat dan menyatukan visi dalam membangun Papua,” ujarnya.

“Bukan kemewahan yang paling penting namun nilai-nilai adat dan budaya yang harus kita hormati, sehingga Obhe seperti ini tidak sebatas untuk diskusi dan para-para Adat, namun sebagai media komunikasi diantara Pemerintah dan Rakyat,” terang Marsma TNI Budhi.

Danlanud menambahkan bahwa setiap penerimaan anggota TNI Angkatan Udara baik Perwira, Bintara dan Tamtama selalu mengakomodir untuk keluarga yang asli Papua, jadi nanti jika ada keluarga anak cucu yang berkeinginan untuk menjadi anggota TNI AU agar dikomunikasikan untuk nantinya kami rekomendasikan.

Hal senada disampaikan mantan Walikota Jayapura Manase Robert Kambu bahwa  Pemerintah memiliki tugas untuk memberikan bantuan kepada masyarakat supaya mereka bergerak di sektor informal, di sektor swasta untuk mengelola potensi yang ada di sekitarnya.

Hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Kadisops Lanud SPR Kolonel Nav Endra Prasetiawan, Kadislog Lanud SPR Kolonel Kal David Alwi, Kabinpotdirga Lanud SPR Letkol Sus Frans Rohrohmana, S.Th, Pekas Lanud SPR Letkol Adm Tulus Mujiono, Kapen Lanud SPR Mayor Sus R. Rindar Noor A., S.Sos, Ketua LMA Provinsi Papua George Awie, Mantan Walikota Jayapura
Manase Robet Kambu, Tokoh Adat Papua Taha Alhamid, Ketua DAP Leo Imbiri, Ketua Klasis GKI Papua Port Numbay Pendeta Karlos Mano, Ketua KKSS Provinsi Papua Dr. H. Mansur, SH., MM, Ketua Pemuda Port Numbay Rudi Mebri, Sekretaris LMA Provinis Papua Edy Ohoi Wutun, Ketua Himpunan Jawa-Madura H. Sarminanto

Daerah

Pengurus PHDI Provinsi Jabar Masa Bhakti 2024-2029, Melaksanakan Upacara Mejaya-Jaya di Pura Agung Wira Loka Natha Cimahi

Published

on

By

BANDUNG, HARIANSENTANA.COM — Pengurus Parisada Hindu Pengurus PHDI Provinsi Jawa Barat Masa Bhakti 2024-2029, Melaksanakan Upacara Mejaya-Jaya di Pura Agung Wira Loka Natha Cimahi Jawa Barat, pada hari Sabtu (20/07/2024).

Upacara Mejaya-Jaya di Pura Agung Wira Loka Natha Cimahi Jawa Barat, dihadiri oleh Ketua Lembaga umat Hindu Provinsi Jawa Barat seperti: Ketua DPD Prajaniti, Ketua PSN, Ketua WHDI, Ketua KMHDI, Ketua Paradah, Ketua BPH, Ketua BKH, Ketua PHDI Kota Bekasi, Ketua PHDI Kota Bandung, Ketua PHDI Kabupaten Bandung, Ketua PHDI Kota Cimahi, Ketua PHDI Kabupaten Bandung, Ketua PHDI Kabupaten Bandung Barat, Ketua Banjar Cimahi dan Ketua Dewan Pengurus Pura Agung Wira Loka Natha Cimahi dan Pengurus pura.

Setelah melaksanakan Lokasabha IX pada tanggal 9 Juni 2024 di Sari Hotel dan Resort jalan Lemahendeut No.7 Bandung yang dibuka secara resmi Ketua Umum Pengurus Harian PHDI Pusat, Mayjen TNI (Purn) Wisnu Bawa Tenaya, PHDI Provinsi Jawa Barat dilanjutkan dengan melaksanakan upacara Mejaya-Jaya di Pura Agung Wira Loka Natha Cimahi Jawa Barat pada tanggal 20 Juli 2024.

Melalui keterangannya kepada wartawan, Sabtu (20/7), Ketua PHDI Provinsi Jawa Barat terpilih, Brigjen TNI Purn I Made Riawan, S.Psi, M.I.P mengungkapkan bahwa, Upacara Mejaya-jaya bertujuan untuk memohon restu dan wara nugraha kehadapan Ida Sang Hyang Widhi Wasa/Tuhan Yang Maha Esa, agar kepengurusan berjalan sesuai dengan tugas dan tanggung jawab yang diamanatkan untuk menghormati, menjaga, merawat dan melaksanakan tradisi warisan leluhur sehingga konsep alam sekala dan niskala ini bisa berjalan dengan baik.

“Semoga dengan terlaksananya upacara Mejaya-jaya pikiran, perkataan, tindakan dan perilaku kita sebagai pengurus selalu disucikan dan dituntun agar selalu berjalan sesuai ajaran agama,” ungkap Made Riawan.

Upacara Mejaya-jaya ini dipuput oleh Ida Pedanda Gde Sebali Waisnawa Mahardika sebagai Dharma Upapati PHDI Provinsi Jawa Barat dan didampingi oleh Anggota Paruman Pandita seperti Ida Pedanda Putra Gede Dharma Arsa, Ida Pedanda Gede Putra Pasuruan Watulumbang dan Ida Pandita Mpu Manik Mas Vira Bhaskara Jaya Nanda.

Upacara Mejaya-jaya diawali dengan melaksanakan persembahyangan bersama, sambutan Ketua PHDI Provinsi Jawa Barat terpilih dilanjutkan dengan pembacaan SK dan sekaligus perkenalan sebagai pengurus terpilih.

Di akhir kegiatan, Made menyerahkan perlengkapan kesekretariatan berupa sebuah printer, Laptop dan Infocus untuk operasional kesekretariatan dari pengadaan sendiri kemudian dilanjutkan dengan foto bersama. (Red).

Continue Reading

Daerah

Dihadapan Kapolres dan Dandim, Mantan Napiter Nyatakan Kesetian ke NKRI

Published

on

CIAMIS, HARIANSENRANA.COM — Siska Nur Azizah alias Teteh (28), seorang perempuan mantan Narapidana Teroris (Napiter), warga Desa Indragiri, Kecamatan Panawangan, menyatakan kesetiaanya kepada NKRI dengan mengucapkan janjinya di hadapan Kapolres Ciamis dan jajarannya, Dandim Ciamis, unsur Kesbangpol, Kementerian Agama dan Badan Nasional Penanggulangan Teroris (BNPT) dan Densus 88 di Mapolres Ciamis, Rabu (03/07/2024).

Diketahui, Siska divonis bersalah melakukan penyerangan Mako Brimob pada 2018 lalu.

Melalui keterangannya, Rabu (3/7), Siska mengakui, deklarasi yang dilakukannya bukan darting dari orang lain, namun atas kesadaran sendiri.

“Bukan karena sering dikasih pencerahan oleh BPNT, Densus atau yang lain. Saya hanya sering berdiskusi dengan suami dan mendapat kesimpulan yang baik sampai saya ingin berikrar,” katanya.

Siska juga mengakui, sebetulnya sudah satu tahun lalu dirinya akan berikrar, tapi momennya baru terlaksanakan hari ini.

“Teman teman yang lain mungkin sekrang sudah berbeda pemikiran, saya berharap suatu saat nanti bisa menyadari bahwa islam itu sangat luas jadi jangan sampai kita hanya memandang satu sisi, saya harap kita bisa lebih berpikir kritis jangan sampai terjebak, sehingga kita jadi susah sendiri, semoga teman teman bisa mengikuti jejak saya. Jika ingin tahu harus banyak berkomunikasi jangan tertutup,” ungkapnya.

Sementara itu menurut Kapolres Ciamis, AKBP Akmal, Teteh tidak hanya mendeklarasikan diri setia terhadap NKRI namun dia juga mengajak kepada rekan-rekannya sesama teroris untuk kembali ke jalan yang lurus sesuai undang-undang.

“Dia sudah menjalani hukuman selama 3,5 tahun, akhirnya menyadari bahwa hal-hal yang dilakukannya ternyata keliru dan bertentangan dengan asas negara kita Pancasila dan NKRI,” kata Kapolres melalui keterangannya, Rabu (3/7).

Dijelaskannya, pihaknya akan tetap melakukan pemantauan dan bekerjasama dengan BNPT, Densus 88, termasuk Kodim.

“Dari intelejen kami bergerak memantau mereka sekaligus komunikasi sehingga pada hari ini yang bersangkutan berikrar untuk NKRI, yang bersangkutan juga sudah mengajak teman-temannya untuk kembali ke pangkuan NKRI,” jelasnya.

Pihaknya juga mengakui akan terus berkomunikasi, karena mereka butuh kembali diterima dengan baik di masyarakat, pihaknya juga akan bekerjasama dengan Kamtibmas, Babinsa akan saling membantu bagaimana yang bersangkutan bisa diterima dengan baik di masyarakat dan bisa membaur kembali. (Red).

Continue Reading

Daerah

Brigjen TNI (Purn) I Made Riawan, S.Psi, M.I.P Kembali Tepilih Sebagai Ketua PHDI Jawa Barat Masa Bhakti 2024-2029

Published

on

BANDUNG , HARIANSENTANA.COM — Brigjen TNI (Purn) I Made Riawan, S.Psi, M.I.P kembali terpilih secara aklamasi untuk memimpin PHDI Provinsi Jawa Barat Masa Bhakti 2024-2029, pada acara Lokasabha IX Parisadha Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Provinsi Jawa Barat Tahun 2024, bertempat di Sari Ater Hotel dan Resort No.7, Bandung, Jawa Barat, Minggu (09/6/2024).

Pada Awal kegiatan acara ini di tampilkan dengan sebuah pertunjukan tari Penyambutan yaitu Tari Rebong, Ketua Panitia Penyelenggara, Bapak AKBP Pol Purn I Nengah Merta, S.H, M.H, M.Si.

Dalam sambutannya menyampaikan Pertama, kami secara pribadi mengucapkan rasa terima kasih atas kehadirannya Bapak/ibu dalam memenuhi undangan pada acara ini. Kedua, hari ini akan menjadi salah satu momen yang berkesan karena akan acara Lokasabha PHDI Provinsi Jawabarat Tahun 2024.

Lokasabha merupakan pengambilan Keputusan Tertinggi untuk Memilih pimpinan umat di Provinsi, Menyusun Program Kerja Strategis, mengeluarkan keputusan lainnya, sehingga dapat dijabarkan dalam bentuk Pelayanan kepada umat Hindu di Seluruh Jawa Barat.

Kegiatan ini dilaksanakan berdasarkan AD/ART Organisasi, memilih pimpinan dalam organisasi PHDI Provinsi harus melalui penyelenggaraan Lokasabha dan di hadiri oleh pemberi suara sah yaitu PHDI Kota dan Kabupaten, Pada hari ini perwakilan dari 14 PHDI Kota dan Kabupaten se-Jawa Barat berkenan hadir semua dengan penuh semangat.

Nengah, Juga berharap, agar peserta dapat mengikuti acara ini dengan aktif, Jangan ragu ataupun segan untuk menyampaikan pendapatnya serta aspirasinya kata Nengah.

Perwakilan PHDI Kota dan Kabupaten yang hadir mengikuti acara Lokasabha yang berlangsung pada hari minggu, tanggal 09 Juni 2024 di Sari Ater Hotel dan Resort No.7, Bandung, Jawa Barat adalah:

  1. Kota Bandung
  2. Kabupaten Bandung
  3. Kabupaten Bandung Barat
  4. Kota Cimahi
  5. Kota Depok
  6. Kota Bekasi
  7. Kabupaten Bekasi
  8. Kota Bogor
  9. Kabupaten Bogor
  10. Kabupaten Cianjur
  11. Kabupaten Cirebon
  12. Kabupaten Purwakarta
  13. Kabupaten Sukabumi dan
  14. Kabupaten Kerawang.

Dalam kesempatan yang sama, AKBP Pol M. Amin Taufan yang mewakili Kapolda Jawa Barat, memberikan apresiasi kepada PHDI Provinsi Jawa Barat, dibawah kepemimpinan Brigjen TNI. Purn. I Made Riawan, telah memberikan kontribusi dan kolaborasi yang luar biasa mewujudkan keamanan, keharmonisan dan kedamaian di Jawa Barat.

Ketua Umum PHDI Pusat Mayjen TNI Purn Wisnu Bawa Tenaya hadir dan memberi sambutan serta sekaligus membuka secara resmi acara Loka Sabha IX Parisadha Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Provinsi Jawa Barat Tahun 2024 ditandai dengan Pemukulan Gong.

Selesai acara pembukaan, dilanjutkan dengan Sidang-sidang Lokhasabha dimulai Sidang Paripurna I sampai dengan Sidang Paripurna VI berjalan maraton namun di sana-sini muncul suasana keakraban, teduh dan penuh dengan rasa keguyuban.

Kebahagiaan setiap peserta semakin menghujam tatkala pada Sidang Paripurna dan Pandangan serta Laporan perwakilan dari 14 PHDI Kota dan Kabupaten dimunculkannya calon ketua, Brigjen TNI (Purn) I Made Riawan, S.Psi, M.I.P yang akhirnya terpilih secara aklamasi menjadi Ketua Pengurus Harian PHDI Provinsi Jawa Barat Masa Bhakti 2024-2029.

Dengan lancarnya pelaksanaan Lokasabha IX PHDI Provinsi Jawa Barat, sudah sepatutnya Panitia penyelenggara dan kami umat Hindu Jawa Barat menyampaikan rasa terima kasih kepada Ketua Umum PHDI Pusat, Para Sesepuh sebagai peninjau, Tamu Undangan dan semua pihak yang telah mendukung acara ini berupa saran, pendapat, pikiran semoga semangat kebersamaan yang penuh harmoni ini membawa umat hindu di Jawa Barat hidup rukun, guyub, damai untuk intern dan antar umat beragama. (Red).

Continue Reading
Advertisement

Trending