Bodetabek
Ribuan Guru Madrasah se-Kabupaten Bogor Tagih Janji Bupati
Bogor, HarianSentana.com – Ribuan Guru Madrasah se-Kabupaten Bogor menagih janji Bupati Bogor Ade Yasin saat mencalonkan diri sebagai calon orang nomor satu di Bumi Tegar Beriman periode 2018-2023.
Pengurus Daerah (PD) Mathlaul Anwar (MA) Kabupaten Bogor, Abdul Azis mengatakan, dalam menagih janji Bupati tersebut, ribuan massa yang terdiri guru madrasah se-Kabupaten Bogor akan menggelar aksi demo pada Kamis (20/2/20).
“Insya Allah gerakan kami MA bersama konstituen akan menggelar aksi demo dengan massa tak kurang dari 1000 orang, kita pertanyakan kemana janji-janji Bupati Ade Yasin sewaktu mencalonkan diri sebagai Bupati Bogor beberapa waktu lalu,” kata Abdul Azis saat dikonfirmasi wartawan, Rabu (19/2/20).
Menurutnya, Ade Yasin belum memenuhi janjinya saat kampanyenya dulu, yang hingga kini tak kunjung merealisasikan anggaran sesuai janjinya dalam program Pancakarsa di Bogor Cerdas dan Bogor Berkeadaban.
“Dalam aksi besok, kami menuntut lima poin. Diantaranya, menagih janji kampanye Bupati Bogor untuk madrasah, Pancakarsa/Bogor Cerdas tidak pernah menyentuh Madrasah, siswa madrasah tidak ada satupun yang menerima Kartu Bogor Cerdas, Sertifikasi Daerah/insentif untuk guru honorer Madrasah hanya bualan dan omong kosong, dan kelima rehabilitasi gedung madrasah hanya sebuah harapan,” paparnya.
Ia juga menjelaskan, bahwa dalam program Bogor Cerdas itu dirinya tidak mengetahui program yang dicetuskan Bupati dan Wakil Bupati Bogor periode 2018-2023.
“Surat pernyataan Bupati Bogor Ade Yasin sewaktu mencalonkan diri ada di kami yang telah ditandatangani diatas materai 6000 oleh beliau (Bupati,red) langsung saat maju sebagai orang nomor satu di Kabupaten Bogor, tertanggal 20 Juni 2018,” tegasnya.
Parahnya, kata dia, dalam audiensi pertemuan dengan Bupati Bogor beserta staf ahli Pemkab Bogor dan perwakilan Polres Bogor yang berlangsung di kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Bogor pada Rabu (19/2/20), orang nomor satu di Bumi Tegar Beriman itu hanya diwakilkan oleh Ketua Tim Percepatan Pembangunan (TPP) Kabupaten Bogor.
“Empat orang staf ahli dari Pemda Kabupaten Bogor hadir, dan perwakilan polres Bogor juga datang. Tapi kenapa Bupati Bogor hanya diwakilkan oleh Ketua TPP Kabupaten Bogor, Gus Udin. Memang apa tupoksinya dia dalam persoalan ini,” tegasnya.
Sementara itu, Sekretaris PGM Kabuaten Bogor, Ade Irawan menambahkan, sesuai janji-janji Bupati Bogor terpilih yang telah ditandatangani itu akan ditagih oleh PGM Kabupaten Bogor melalui aksi yang akan digelar besok dengan diikuti ribuan massa aksi. “Surat pernyataan yang telah ditandatangani Bupati Bogor, Ade Yasin apa poinnya, itu yang kita tagih dalam aksi esok hari,” ucapnya.
Bagi pria yang akrap disapa Ade ini, ketika surat pernyataan itu ditandatangani berarti telah dipahami oleh Bakal Calon Bupati maupun Bupati Bogor terpilih saat ini.
“Dan itu pastinya sudah mengikat, kemudian apa saja kewajiban dia saat janji-janji kampanyenya kepada masyarakat terutama ke seluruh pengurus madrasah se-Kabupaten Bogor,” ujarnya.
Ia membeberkan, dalam surat pernyataan itu Bupati Bogor berjanji siap menerima dan menjalankan program yang disiapkan oleh guru madrasah. Dia juga berjanji siap mendukung Penguatan Pelaksanaan Pendidikan agama dan Keagamaan Khususnya Pendidikan Islam di Raudhatul Athfal (RA) dan Madrasah melalui pemberian hibah atau bantuan sosial keagamaan dalam rangka meningkatkan mutu pendidikan madrasah.
“Diantaranya pemberian tunjangan daerah bagi guru RW dan Guru Madrasah yang belum bersertifikat, siap mengalokasikan hibah pembangunan RKB dan rehab madrasah. Akan mengingatkan kesejahteraan guru madrasah di bidang akademik berupa kegiatan seminar, workshop dan kegiatan lainnya. Dan keempat, dia jugw berjanji akan menyiapkan bantuan sarana dan prasarana pendidikan agama dan keagamaan yang ditandatangani pada 20 Juni 2018 oleh Ade Yasin,” paparnya.
Terpisah, ketua TPP Kabupaten Bogor, Gus Udin menjelaskan, tupoksi dirinya yang hadir dalam pertemuan di kantor Kemenag Kabupaten Bogor itu sebagai perwakilan dari Bupati Bogor untuk menyampaikan kebijakan Bupati terhadap madrasah. “Tahun ini saja 20 miliar yang terdiri dari Rp 9 miliar untuk rehab kelas madrasah, dan Rp 11 miliar diperuntukkan bagi insentif guru madrasah,” ungkap Gus Udin.
Ia juga mengungkapkan bahwa dalam pertemuan tersebut, baik Kelompok Kerja Madrasah (KKM), Madrasah Ibtidaiyah (MI), Madrasah Tsanawiyah (MTs), hingga Madrasah Aliyah mengucapkan terimakasih kepada Bupati atas kebijakan tersebut.
“Mereka semua mengucapkan terimakasih atas program Bupati ini. Kalaupun ada tuntutan dari PGM yang dikabarkan akan gelar demo itu sebenarnya mereka hanya menanyakan realisasi anggaran bulan April ke atas,” jelasnya.
Ia menambahkan, dari total yang diajukan Kemenag Kabupaten Bogor dalam program Cerdas dan Bogor Berkeadaban itu diajukan dana yang dibutuhkan sebesar Rp 31 miliar. Jumlah tersebut terdiri dari Rp 11 miliar bagi Diniyah, kemudian Rp 9 miliar untuk rehabilitasi kelas, dimana ada 100 ruang kelas belajar (RKB) per paket Rp 90 juta, dan Rp 9 miliar lainnya untuk insentif melalui Biaya Operasional Sekolah Daerah (BOSDa).
“Sebenarnya yang dibutuhkan madrasah itu Rp 31 miliar bukan Rp 20 miliar saja. Karena Diniyah itu kan lembaga non formal ya, dan kalau total Rp 37 miliar sesuai dalam famplet program Bogor Cerdas dan Bogor Berkeadaban itu diperuntukkan bagi Ponpes dan insentif guru,” terangnya.
Untuk penyusunannya bagaimana, lanjut Gus Udin, dari KKM yang mengusulkan kepada Kemenag Kabupaten Bogor termasuk ormas-ormas islam. “Jadi dalam penyusunan itu juga sekolah-sekolah dilibatkan dan diajukan melalui simral sesuai juklak dan juknis yang ada di Kemenag,” tutupnya.(sl)
Penulis: Dedy Firdaus/Roni
Bodetabek
Sambut HJB ke-544,
Tirta Kahuripan Hadirkan Promo Spesial Sambungan Baru
Bogor Hariansentana.com – Sebagai wujud memeriahkan Hari Jadi Bogor (HJB) ke-544, Perumda Air Minum Tirta Kahuripan Kabupaten Bogor menghadirkan program promo spesial sambungan baru bagi masyarakat Kabupaten Bogor.,Selasa 12 Mei 2026.
Melalui program tersebut, calon pelanggan dapat menikmati pemasangan sambungan baru dengan harga khusus hanya Rp. 544.000,- dari harga normal Rp. 1.600.000,-. Promo ini berlaku mulai tanggal 10 Mei hingga 30 Juni 2026, khusus kelompok tarif rumah tinggal golongan R3C sampai dengan R4F.
Program promo ini menjadi bagian dari komitmen Perumda Air Minum Tirta Kahuripan dalam memperluas akses layanan air bersih perpipaan kepada masyarakat sekaligus mendukung peningkatan kualitas hidup masyarakat Kabupaten Bogor.
Direktur Umum Perumda Air Minum Tirta Kahuripan Abdul Somad, menyampaikan bahwa momentum Hari Jadi Bogor dimanfaatkan perusahaan untuk menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat melalui kemudahan memperoleh layanan air minum perpipaan.
“Melalui promo HJB ke-544 ini, kami ingin memberikan kesempatan lebih luas kepada masyarakat untuk mendapatkan layanan air bersih yang aman, berkualitas, dan terjangkau. Ini merupakan bentuk komitmen Tirta Kahuripan dalam mendukung pelayanan dasar masyarakat Kabupaten Bogor,” ujarnya.

Lebih lanjut ia menambahkan, Perumda Air Minum Tirta Kahuripan akan turut serta mensukseskan “Gebyar Pelayanan Publik 100 jam Nonstop” di Mall Pelayanan Publik (MPP) Kabupaten Bogor yang akan dimulai dari tanggal 18 hingga 22 Mei 2026.
“Tentunya kami berharap calon pelanggan dapat memanfaatkan program promo ini sebaik mungkin karena lebih hemat dan para pelanggan dapat memanfaatkan pelayanan nonstop di MPP maupun mobil pelayanan di area car free day setiap hari minggu untuk melakukan pengaduan hingga melakukan pembayaran tagihan air.” tutupnya.
Untuk diketahui, pendaftaran sambungan baru dapat dilakukan secara online melalui aplikasi digital (bit.ly/mykahuripan) maupun dengan datang langsung ke kantor cabang pelayanan Perumda Air Minum Tirta Kahuripan terdekat untuk mendapatkan informasi lebih lanjut.
Dengan semangat “Bergerak Serempak, Nyata Berdampak” pada peringatan Hari Jadi Bogor ke-544, Perumda Air Minum Tirta Kahuripan berharap dapat terus memberikan kontribusi nyata dalam mendukung pembangunan dan pelayanan publik di Kabupaten Bogor. (Ron).
Bodetabek
Persidangan Tipikor Panas, Irvian Bobby Ungkap Dugaan Permintaan Uang dan Motor Mewah
JAKARTA, Sentana — Persidangan perkara korupsi di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta Pusat mengungkap dugaan praktik “budaya setoran” yang disebut telah berlangsung selama bertahun-tahun di lingkungan tertentu. Fakta itu mencuat dalam sidang pemeriksaan terdakwa Irvian Bobby pada Rabu (6/5/2026).
Di hadapan majelis hakim dan jaksa penuntut umum, Bobby membeberkan adanya dugaan permintaan uang Rp3 miliar yang disebut sebagai upaya “penyelesaian” pemeriksaan aparat penegak hukum (APH).
“Diselesaikan saja, 3 meter,” ujar Bobby menirukan percakapan yang disampaikan kepadanya dalam persidangan.
Menurut Bobby, saat dirinya mencoba menawar nominal tersebut, jawaban yang diterima justru menyebut angka itu sudah tergolong murah.
“Itu sudah murah,” lanjut Bobby mengutip percakapan tersebut.
Tak hanya soal uang miliaran rupiah, persidangan juga mengungkap dugaan permintaan fasilitas mewah berupa motor besar merek Ducati. Bobby menjelaskan awalnya dirinya ditanya mengenai jenis motor yang cocok, hingga kemudian menunjukkan tipe Ducati Scrambler melalui pencarian internet.
“Saya baru yakin bahwa yang bersangkutan memang minta motor,” ungkap Bobby di ruang sidang.
Dalam keterangannya, Bobby juga menggambarkan adanya pola pengumpulan dana yang disebut bukan praktik baru. Ia menyebut sejak 2019 hingga 2022 terdapat pengeluaran rutin untuk berbagai kebutuhan kegiatan kedinasan, baik di dalam maupun luar kota.
Nilainya disebut mencapai Rp150 juta hingga Rp200 juta untuk setiap kegiatan.
Yang menjadi sorotan lain dalam persidangan adalah pernyataan Bobby terkait dugaan pembiayaan kegiatan di daerah pemilihan Menteri Ketenagakerjaan pada periode 2019–2024.
“Tahun 2024 Bu Menteri itu ingin mencalonkan diri sebagai DPR, dan dapil beliau itu Jakarta Selatan dan Jakarta Pusat,” kata Bobby dalam sidang.
Ia mengaku terdapat sejumlah kegiatan di Jakarta Selatan dan Jakarta Pusat yang turut dibiayai dengan nominal sekitar Rp200 juta per kegiatan. Menurut pengakuannya, kegiatan semacam itu berlangsung sebanyak empat hingga lima kali setiap tahun sejak 2019 hingga 2024.
Di tengah pemeriksaan jaksa, Bobby juga menyatakan dirinya hanya menjalankan mekanisme yang disebut telah berjalan sebelumnya. Ia mengaku berada pada posisi koordinator yang mengetahui adanya pengumpulan dana dari pihak tertentu serta distribusinya di internal.
Persidangan perkara ini diperkirakan masih akan berlanjut dengan menghadirkan sejumlah saksi lain. Jaksa penuntut umum juga disebut masih mendalami berbagai keterangan yang berpotensi membuka fakta-fakta baru dalam pusaran kasus tersebut.
Bodetabek
Strategi Tirta Kahuripan Meningkatkan Suplai Air di Tarikolot
Bogor, Hariansentana.com – Menindaklanjuti aduan pelanggan di wilayah Tarikolot yang disampaikan melalui lini pengaduan dan media sosial resmi, Tim Teknik Perumda Air Minum Tirta Kahuripan Kabupaten Bogor bergerak melakukan penelusuran serta penanganan terhadap gangguan distribusi air bersih.
Hasil monitoring dilapangan menunjukkan adanya penurunan tekanan air di sepanjang jalur distribusi Metro – Cibinong, yang berdampak langsung kepada 1.021 pelanggan di wilayah Tarikolot.
Direktur Umum Perumda Air Minum Tirta Kahuripan Abdul Somad, menyampaikan berbagai langkah strategis untuk percepatan penanganan. Di antaranya pembangunan jaringan pipa baru sepanjang ± 683 meter dengan diameter 6 inch dari Booster Citeureup menuju Tarikolot melalui jalur Cibinong – Citeureup (Booster Pump Sukaraja), yang telah diselesaikan pada 10 April 2026.
“Selain itu, dilakukan pula optimalisasi sistem distribusi melalui penambahan debit inlet, pemasangan valve untuk pengaturan aliran, serta peningkatan tekanan pompa pada Booster Pump Citeureup. Upaya ini diperkuat dengan penambahan suplai dari Booster Az-Zikra Sentul guna mendukung kebutuhan air di wilayah Tarikolot.” ucapnya.

Pada Jumat, 17 April 2026, petugas Tirta Kahuripan juga melaksanakan pemasangan gate valve untuk pengaturan aliran serta pekerjaan tapping pipa pada jalur Pondok Citeureup dan Tarikolot. Pekerjaan dilakukan sejak malam hingga pagi hari sebagai bagian dari upaya optimalisasi jaringan distribusi, sehingga tekanan dan debit air yang diterima pelanggan dapat meningkat secara maksimal.
Saat ini, Tim Distribusi Tirta Kahuripan terus melakukan berbagai langkah teknis untuk meningkatkan debit dan suplai air, guna memenuhi kebutuhan pelanggan secara bertahap. Upaya ini meliputi pengaturan sistem distribusi serta optimalisasi sumber pasokan yang tersedia. Dengan harapan pelanggan di wilayah Tarikolot kembali dapat kembali menikmati layanan air bersih dengan kualitas, kuantitas dan kontinuitas yang terjaga.
Manajemen Perumda Air Minum Tirta Kahuripan menyampaikan permohonan maaf atas gangguan pengaliran yang tidak sebentar di wilayah tarikolot dikarenakan membutuhkan waktu untuk melakukan step test evaluasi pengaliran dari hulu ke hilir. Dan apresiasi kepada pelanggan yang aktif menyampaikan laporan melalui media sosial, sehingga penanganan dapat dilakukan dengan cepat dan tepat sasaran. Perusahaan berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas layanan serta respons terhadap kebutuhan pelanggan……(Ron)
-
Ibukota5 days agoGubernur DKI Jakarta Canangkan HUT ke-499 Jakarta dan Deklarasi Gerakan Pilah Sampah.
-
Polhukam6 days agoPengacara Bantah Ahmad Dedi Lari Usai Diterpa Dugaan Isu Suap
-
Ibukota5 days agoKapolres Metro Jakarta Utara Tinjau Langsung Pengamanan Nobar Persija vs Persib di Pademangan
-
Pendidikan5 days agoIKA SPS UNNES, Menjadi Jembatan Kebutuhan Almamater dan Kiprah Profesional Alumni

