Ibukota
PWI Pokja Jakarta Utara adakan ” Sharing Session Jurnalis Perkotaan & Pengaruh Media Sosial.”
Jakarta, Hariansentana.com.– Pokja Persatuan Wartawan Indonesia Jakarta Utara bekolaborasi dengan Pemerintah Kota administrasi Jakarta Utara, Sudin Kominfotik, Polres Metro Jakarta Utara, Kodim 0502/JU, Kolinlamil, Yayasan Rumah Pena Nusantara, bersama stakeholder lainnya , melakukan.” Sharing Session Jurnalistik, yang bertemakan Jurnalis Perkotaan dan Pengaruh Media Sosial,” Senin.(6/07/2026).di lantai 14 Ruang Bahari Kantor Walikota Jakarta Utara di Jalan.Laksamana Yos Sudarso.kelurahan Kebon Bawang kecamatan Tanjung Priok kota administrasi Jakarta Utara.
Hadiri dalam acara tersebut kesit ketua PWI DKI Jakarta,Hendra Hidayat Walikota, Rudi Kasudin perhubungan, Ruky kasie Humas, Kapten Prima perwakilan Kololamil, Kapten Adam perwakilan Dandim 0502.JU.Tri Krisna Mukti RW Gen.Z, Opung Chairul Hasibuan tokoh wartawan Senior jakarta Utara.dan lainnya.
Ketua Pokja PWI Jakarta Utara Sunarno menyampaikan, bahwa kegiatan sharing sesion ini melibatkan lintas stakeholder sebagai sarana penting pemahaman jurnalistik profesional, etika dan bertanggung jawab.
“Kegiatan ini untuk memperkuat kolaborasi pemerintah, masyarakat, insan pers, konten kreator dan lainnya, bersinergi informasi dan berita yang akurat ditengah masyarakat, khususnya di Jakarta Utara,” sebut Sunarno dalam sambutannya di Sharing Session Jurnalistik.
Sementara itu, Walikota administrasi Jakarta Utara Hendra Hidayat menyampaikan bahwa platform digital ini bisa membuat 2 fenomena sekaligus.
“Disatu sisi media sosial bisa membawa memberikan kesempatan untuk warga dalam bagian penyebaran informasi dan memperkenalkan potensi daerah, mengangkat budaya lokal daerah, promosi UMKM dan media sosial juga bisa membuat pemerintah menyampaikan program-program pemerintah. Namun disisi lain, derasnya informasi di platform digital bisa menghadirkan tantangan yang tidak ringan, adanya konten AI, disinformasi, provokasi, penyebaran informasi yang belum terverikasi itu menjadi tantangan nyata yang kita hadapi bersama, ” tutur Walikota Jakarta Utara Hendra Hidayat.
Hendra Hidayat menyampaikan, bahwa kegiatan seperti ini penting membangun kesadaran bahwa setiap orang yang aktif di media sosial memiliki tanggung jawab moral atas informasi yang disampaikan melalui platform digital.
“Media sosial yang menjadi bagian ekosistem komunikasi publik, dan apa yang dipublikasi di media sosial bisa mempengaruhi persepsi publik, membentuk opini publik dan lainnya,:” sambung Walikota Jakarta Utara Hendra Hidayat.
Hendra Hidayat berharap agar kolaborasi ini terus dikuatkan dan menjadi tanggung jawab bersama untuk gotong royong menangkal informasi hoax atau informasi bohong.
“Semakin banyak informasi positif / konten positif terkait keberhasilan pembangunan di Jakarta mulai dari pembangunan infrastruktur, layanan publik, pemberdayaan masyarakat dan inovasi pelayanan lainnya yang dapat diangkat informasi positif secara terverikasi untuk disebarkan ke masyarakat dengan menjaga akurasi dan independensi informasi.
Kegiatan ini juga sebagai langkah nyata memperkuat sinergi pemerintah, insan pers komunitas masyarkaat dan seluruh elemen masyarakat,” pungkas Hendra Hidayat.
Selain itu, Salah satu insan pers Habibah memberikan support positif terhadap kegiatan. ” Ini yang membuka transparansi informasi terhadap insan pers. Insan pers dan pemerintah terus bersinergi dalam menciptakan ekosistem informasi yang sehat.” Tegasnya
Sementara itu Opung Chairul Hasibuan sangat mengaspresiasi kegiatan ini. Insan pers sambut baik langkah Pemerintah Kota Jakarta Utara & seluruh stakeholder yang membuka pintu transparansi dalam membangun komunikasi untuk kebutuhan informasi masyarakat, ” Agar masyarakat memperoleh informasi yang utuh dan pemberitaan disajikan secara cover both side,” terang Chairul Hasibuan.(Sutarno)