Connect with us

Olahraga

Pengurus Taekwondo Kalsel Secara Resmi di Lantik Secara Virtual

Published

on

Banjarmasin, Hariansentana.com – Ketua Umum Pengurus Besar Taekwondo Indonesia (PBTI) Letnan Jenderal TNI (Purn) H .M .Thamrin Marzuki secara virtual melantik dan mengukuhkan kepengurusan Taekwondo Indonesia (TI) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) masa bakti 2020 – 2024, di salah satu Hotel di Jalan Pangeran Antasari No.41, Kelayan Luar, Kecamatan, Banjarmasin Tengah, Kota Banjarmasin, Minggu (27/9/2020)

Hadir saat proses pelantikan dan pengukuhan yang digelar dengan tetap mengedepankan Protokol Kesehatan, selain jajaran pengurus dan atlet TI Kalsel serta Pengda TI Kabupaten/Kota se Kalsel, juga hadir diantaranya Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kalsel H Hermansyah, serta Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (Koni) Kalsel yang diwakili oleh Wakil Bidang Organisasi Syarifuddin.

Sementara Ketum PBTI dalam acara tersebut di dampingi oleh Ketua Harian PBTI Anthony Musa Siregar, Kabid Binpres Yefi Triadi dan Kabid Humas Ruminta

Ketum PBTI dalam sambutanya mengucapkan selamat bergabung dengan keluarga besar PBTI kepada kepengurusan baru dibawah kepemimpinan H.Bambang Supriyadi dan mengucapkan terimakasih kepada pengurus lama yang telah membangun prestasi taekwondo Kalimantan Selatan.

Lebih lanjut Jenderal Bintang tiga ini menekankan agar taekwondo Kalimantan Selatan tetap aktif dan semangat meningkatkan prestasinya dengan tetap mematuhi protokol kesehatan.Insan taekwondo Kalsel harus menjadi contoh dan pelopor kepatuhan terhadap protokol kesehatan di masa Pandemi Covid – 19 .

Sementara Kadispora Kalsel H Hermansyah menyampaikan, selamat atas dilantiknya Pengurus Baru TI Kalsel masa bakti 2020 – 2024.
“Meski di tengah pandemi Covid-19 kita terus bergerak karena tidak ada yang bisa tidak kita kerjakan,” ujarnya.

Oleh karena itu, Dispora di Cabor Taekwondo akan mengadakan di 2 kota Banjarmasin untuk Pusat Pengembangan Latihan Pelajar (PPLP) dan Pusat Pengembangan Latihan pelajar Daerah (PPLPD) yang dikelola oleh daerah .

“Untuk taekwondo seperti Banjarbaru dan Kotabaru,” katanya.

Mewakili Koni Kalsel Syarifuddin mengapresiasi dengan dilantiknya pengurus baru ini. Ia berpesan agar ke depannya bisa membuat Taekwondo di Kalsel lebih maju lagi.

“Meningkatkan prestasi atlet di kalsel,” ucapnya.

Sehingga atlet Taekwondo Kalsel bisa berkiprah di PON 2021 mendatang dan dapat menyumbangkan medali emas untuk Kalsel.

Tentunya, kata dia, dengan semangat kebersamaan pengurus, komitmen yang kuat untuk memajukan Taekwondo Kalsel.

Sementara itu, H Bambang Supriadi mengatakan, pihaknya akan segera melakukan sejumlah agenda dengan menggelar pra Rakerda dan Rakerda pengurus tingkat provinsi, Pengkab serta seluruh dojang yang ada di Kalsel.

“Pada Rakerda nanti, kita akan mengundang para pengurus baik tingkat provinsi, pengkab seluruh kalsel untuk mendiskusikan program program yang sudah direncanakan baik program tahunan baik program jangka panjang hingga tahun 2024 mendatang,” pungkasnya.

Olahraga

Taekwondo Kembali Gelar Diklat Wasit Nasional Kyorugi

Published

on

Bali, Hariansentana.com -Pengurus Besar Taekwondo Indonesia (PBTI) bekerjasama dengan Kemenpora RI kembali menggelar Diklat Wasit Nasional yang diselenggarakan di Hotel Mercure Harvestlan, Kuta Bali 9 – 14 November 2020.

Diklat wasit ini, masih rangkaian Diklat yang diselenggarakan bulan Oktober lalu. Diklat diikuti oleh 35 wasit nasional terpilih dari berbagai provinsi di Indonesia.

Menurut Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi (Kabid Binpres) PBTI Yefi Triaji, Diklat ini merupakan program yang diagendakan PBTI dalam rangka update berbagai materi perwasitan yang dikeluarkan oleh World Taekwondo (WT).

“Selain itu, kegiatan ini merupakan upaya PBTI dalam peningkatan kapasitas para wasit, agar mereka lebih well organize pada kapasitas leadership-nya sebagai wasit. Apakah sebagai Technical Delegate, CSB, Chief Referee, Review Jury (RJ), maupun sebagai Technical Assistant (TA),” ujar Yefi, Selasa (10/11).

“Kegiatan ini juga menjadi salah satu persiapan para wasit cabor taekwondo dalam menghadapi event-event resmi di tahun 2021 seperti, PON Papua, POPNAS, Sea Games, Asian Indoor Martial Art dan lain-lain, termasuk menyiapkan para wasit asal Indonesia ketika bertugas sebagai IR di event-event resmi internasional,” jelasYefi.

Sementara itu, dalam sambutanya Ketua Umum PBTI, Letjen TNI (Purn) H.M Thamrin Marzuki mengatakan bahwa wasit menjadi profesi penting dan amat strategis bagi sebuah pertandingan. Tak terkecuali pertandingan di cabor taekwondo. Di tangan wasitlah sebuah keputusan penting diambil tentang hasil dan nilai-nilai obyektifitas sebuah pertandingan.

“Sebesar apapun pertandingan dan sebaik apapun peraturan pertandingan, tidak akan menjadi berkualitas, apalagi dikenang oleh para atlet sebagai sebuah event yang membanggakan, jika di pertandingan itu, tidak dipimpin oleh wasit yang kompeten dan memiliki kemampuan sebagai pemimpin dan pengadil pertandingan dengan baik.” tegas Thamrin Marzuki.

Terkait dengan pemikiran itulah, menurut Thamrin Marzuki, PBTI senantiasa menempatkan peran dan fungsi wasit sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari program dan pembinaan, serta pengembangan prestasi taekwondo Indonesia. Karenanya, atlet, wasit dan sistem pertandingan menjadi instrumen penting dalam upaya meningkatkan kompetensi sumber daya manusia.

“Dalam konteks peningkatan kompetensi inilah pendidikan dan kepelatihan para wasit menjadi formula yang terus dikembangkan, terus adaptif dengan perkembangan dan terus ditingkatkan kapasitas serta muatan materi keilmuannya. Sehingga ada proses kesinambungan, simultan dan terjaga kompetensi dan kredibiitas seorang wasit,” sambung Thamrin Marzuki.

Apalagi tambahnya, dasar kompetensi tersebut menjadi salah satu syarat karir professional praktisi taekwondo, yakni dari menjadi wasit daerah, wasit nasional dan kemudian menjadi wasit internasional. “Proses transformatif menjaga kualitas para wasit inilah yang menjadi tanggung jawab penting komisi perwasitan baik di PBTI maupun di Pengprov-Pengprov’” tegasnya lagi.

Lebih lanjut Ketua Umum PBTI berpesan kepada para peserta Diklat, selain harus mengikuti kegiatan ini dengan serius, ketua Umum berharap peserta atau para wasit juga bertanggung jawab ikut membagi pengalamannya kepada para junior wasit di daerah agar proses transformasi pengetahuan bisa berlangsung hingga ke para wasit di daerah masing-masing.

“Berikanlah mereka (para wasit di daerah) pengetahuan yang saudara terima disetiap Diklat dan penyegaran wasit yang dilselenggarakan, baik oleh PBTI maupun Kemenpora. Hal ini penting saya sampaikan agar tidak terjadi gap yang besar berkaitan dengan masalah regenerasi dan status para wasit, baik yang berstatus sebagai wasit daerah, wasit nasional hingga yang berstatus wasit internasional,” harap Ketua Umum.

Diklat dibuka oleh Sekretaris Deputi Peningkatan Prestasi Olahraga Kemenpora, Dra. Marheni Dyah Kusumawati. MPd. Dalam sambutannya mewakili Menpora RI, dirinya mengucapkan terima kasih atas kerjasama Kemenpora dengan para cabor-cabor, khususnya cabor Taekwondo yang bisa menggelar Diklat ini di Bali. “Harapannya kepada peserta agar dapat menyerap materi sebaik-baiknya dan dapat mengembangkannya didaerah masing-masing,” harapnya.

Hadir juga dalam pembukaan, selain para peserta, Kepala Dinas Pendidikan dan Pemuda Olahraga Provinsi Bali, Ketua Umum KONI Provinsi Bali, Ketua Harian Pengprov TI Bali dan para narasumber pemberi materi.

Continue Reading

Olahraga

Dorong Semangat Para Atlet, PBTI Buka Kejuaraan Taekwondo Online E–Poomsae

Published

on

Jakarta, Hariansentana.com – Taekwondo Indonesia siap menjalankan prinsip sport science, sport industry dan sport tourism dalam setiap kegiatan olahraga taekwondo. Baik itu kegiatan taekwondo prestasi, maupun kegiatan taekwondo berbasis pemmasalan.

Hal tersebut disampaikan Ketua Umum Pengurus Besar Taekwondo Indonesia (PBTI) Letjen TNI (Purn) H.M Thamrin Marzuki saat membuka Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Taekwondo Online E–Poomsae bertepatan dengan peringatan Hari Olahraga Nasional (HAORNAS) di Cibubur, Jakarta Timur (9/9/2020).

Menurutnya, Kejurnas yang dilaksanakan ditengah wabah pandemic covid–19 ini merupakan upaya PBTI untuk terus melakukan kreativitas dan inovasi guna mendorong semangat atlet berlatih dengan menciptakan event taekwondo berbasis online system dengan tetap mengedepankan protokol kesehatan yang ketat.

“Selama pandemic covid-19, PBTI telah menggelar beberapa kejuaraan berbasis online diantaranya 1st Indonesia Taekwondo E–Poomsae Tournament Battle 2020 yang disertifikasi resmi Kemenpora dan diikuti oleh 323 atlet dari 58 tim yang tersebar di 16 provinsi. Lalu kejuaraan serupa berskala nasional yang baru saja digelar oleh Pengprov TI Banten.

“Alhamdulillah, semuanya sukses serta mendapat respons positif dari masyarakat taekwondo Indonesia. Semoga Kejurnas E–Poomsae juga akan berjalan sukses dan lancar,” kata Thamrin Marzuki.

Kejurnas Taekwondo ini diikuti 93 atlet dari 23 Provinsi dalam 7 kategori poomsae yang dipertandingkan yaitu Beregu Putra dan Putri, Freestyle Putra dan Putri, Individual Putra dan Putri serta Pair (berpasangan).

“dari hasil kejuaraan ini, diharapkan para atlet dapat terus dievaluasi dan dianalisa serta terus dilakukan monitoring, khususnya terkait aspek technical skill mereka, sehingga menjadi atlet yang siap pakai, bukan saja untuk daerahnya, tapi juga sebagai atlet nasional untuk mewakili Indonesia di event-event internasional,” harapnya.

Selain itu, Thamrin Marzuki juga menyampaikan, momentum HAORNAS pada 9 September 2020 ini, mengusung tema besar yaitu Sport Science, Sport Industry, dan Sport Tourism.

“Pemerintah, melalui Kemenpora menyampaikan 3 aspek penting dalam aktivitas olahraga yang harus dilakukan oleh stakeholders olahraga yaitu bagaimana mengetahui dan memahami sport science, sport industry dan sport tourism terintegrasi dan terkemas dalam kegiatan olahraga, baik olahraga prestasi maupun olahraga berbasis pemassalan. Pemerintah ingin setiap cabang olahraga memiliki grand design tentang 3 aspek tersebut,” paparnya.

“Begitu pula dengan PBTI, selaku Ketua Umum, dirinya akan berusaha memastikan, cabor taekwondo dapat mengikuti orientasi dari tema besar HAORNAS yang sebenarnya merupakan visi pemerintah di bidang olahraga yang dapat diimplementasikan ditingkat cabang olahraga,” sambung Thamrin.

Meski diakuinya, apa yang dicanangkan pemerintah tersebut tidaklah mudah, namun menurut Thamrin, tantangan bergiat dalam aktivitas olahraga taekwondo makin bertambah dan begitu kompleks. “Di daerah, bukan saja kita menghadapi tantangan fasilitas, sarana dan masalah teknis lainnya, tapi saat ini kita juga menghadapi masalah serius terkait dengan adanya wabah pandemic covid–19 yang tidak saja berimbas pada kualitas dan intensitas berlatih, namun juga berdampak pada tidak adanya kejuaraan-kejuaraan taekwondo yang digelar. Baik lokal, maupun nasional bahkan sejumlah agenda kejuaraan internasional-pun banyak yang tertunda bahkan gagal digelar,” paparnya.

Untuk itu dirinya meminta para pengurus dan para praktisi taekwondo di seluruh Indonesia, untuk terus melakukan berbagai kreativitas dan inovasi yang bertujuan untuk menstimulasi dan menggairahkan terus atmosfir kegiatan taekwondo di seluruh Indonesia.

Turut hadir dalam acara pembukaan Kejurnas tersebut, Ketua Koni Letjen TNI Pur Marciano Norman dan Sekjen Kon Ade Lukman.

Continue Reading

Olahraga

Lantik Ketua Pengprov TI Bali, Ini Pesan Ketua Umum PBTI

Published

on

Jakarta, Hariansentana.com – Setelah menunggu selama enam bulan, Pengurus Provinsi Taekwondo Indonesia Bali akhirnya memiliki ketua yang baru Dr. Ir. A. A. P. Agung Suryawan Wiranatha, M.Sc setelah dilantik secara virtual sebagai Ketua Pengprov TI Bali periode 2020 – 2024 oleh Ketua Umum Pengurus Besar Taekwondo Indonesia Letjen TNI (purn) Thamrin Marzuki, Minggu (23/8).

0

Dalam sambutannya, Ketua Umum PBTI menuturkan, pelantikan ini sesuai dengan hasil Musyawarah Provinsi TI Bali yang digelar di Gedung Serbaguna IGP Dwinda, Mako Pangkalan TNI AL Denpasar, Bali, pada 14 Maret 2020 lalu.

“Pelantikan baru bisa dilaksanakan sekarang, karena adanya wabah pandemi Covid-19. Namun, Inshaa Allah kondisi saat ini tidak mengurangi semangat kita dalam mengemban amanah dan tugas mengabdi yang disematkan oleh keluarga besar Taekwondo Indonesia di Bali kepada saudara-saudara,” ujar Ketua Umum PB TI.

Lebih jauh ketum PBTI menyampaikan bahwa pelantikan yang dihelat pada hari ini tidak terlepas dari perjalanan panjang proses dinamika organisasi Taekwondo di Provinsi Bali.
Dengan dukungan dan semangat persatuan sesama pengurus dan praktisi Taekwondo di Pulau Dewata, setelah sebelumnya sempat mengalami kekosongan selama enam bulan.

“Terima kasih atas komitmen dan etos kerja serta semangat untuk mengintegrasikan seluruh pemikiran dari seluruh komponen praktisi demi kemajuan Taekwondo Bali. Kepada Ketua pengprov TI Bali, agar senantiasa menghadirkan suasana, semangat dan komunikasi berorganisasi yang konstruktif, efektif serta fokus pada tujuan utama, yaitu pembinaan dan pengembangan prestasi Taekwondo Provinsi Bali,” tuturnya.

Lebih jauh Abituren Akademi Militer 1984 ini mengatakan, mengapresiasi capaian prestasi dan pengembangan Taekwondo di Pulau Dewata. Di tengah dinamika yang ada, Kepengurusan TI Bali tetap mampu meraih prestasi di kancah nasional, diikuti dengan terpilihnya Taekwondoin asal Bali untuk mengikuti Pelatnas guna mewakili Indonesia di ajang internasional. Di luar itu, jumlah anggota TI Bali pun terus bertambah.

“Fakta empiris prestasi TI Bali ini harus menjadi barometer bagi pengurus TI Bali di masa yang akan datang. Teruskan program-program yang telah berjalan positif selama ini, merekonstruksi menjadi lebih baik, sambil terus berevaluasi memperbaiki kekurangan yang ada. Evaluasi problem yang ada menjadi solusi, melihat dinamika dan tantangan kedepan sebagai opportunity menuju prestasi,” paparnya.

Terkait dengan hal tersebut,Ketua Umum PBTI menyadari, tentu bukan hal mudah untuk mewujudkannya. Sebab, tantangan yang dihadapi bukan hanya regenerasi, pembinaan dan prestasi, tapi juga kondisi global terkait pandemi Covid-19. Menurutnya, kondisi saat ini jangan sampai menghambat pengurus untuk berkreativitas guna memastikan keberlangsungan proses pembinaan dan pengembangan prestasi Taekwondo Bali.

“Ada tanggung jawab lebih pengurus untuk berusaha menjaga kesehatan seluruh komponen Taekwondo, baik itu atlet, pelatih, wasit, hingga menjaga komunitas Taekwondo tidak menjadi klaster baru penyebaran Covid-19. Saat ini sudah zamannya era digital dan media sosial. Manfaatkan potensi yang kita miliki untuk adaptif pada perkembangan dan kebutuhan saat ini,” paparnya.

“Sudah banyak tersedia program latihan online (e-training) dan pertandingan online (e-tournament), dengan pola dan metode yang tidak mengurangi substansi dan kualitas kegiatan. Manfaatkan seluruh media komunikasi yang kita miliki, website dan media sosial, untuk bertuk gagasan informasi dan menimba ilmu pengetahuan terkait program-program online ini,” imbuhnya.

Ditambahkan olehnya, kepada pengurus baru ia berharap dapat menjamin sinergitas dan kolaborasi konstruktif program-program Pengprov TI Bali dengan program PBTI, khususnya terkait program pembinaan dan pengembangan atlet, pelatih dan wasit. Terlebih, saat ini PBTI tengah menyusun konsepsi panduan akademis dan standarisasi program pengembangan atlet jangka panjang (Long Term Athlete Development Program/LTAD), bekerja sama dengan Kementerian Pemuda dan Olahraga RI yang akan disosialisasikan mulai tahun depan.

“Agar program kerja PBTI linier dan menjadi bagian dari implementasi program kerja seluruh Pengprov TI, guna menyukseskan visi Taekwondo Indonesia, yakni meriah prestasi tertinggi di setiap single dan multi event, yang puncaknya adalah prestasi Olimpiade. Tidak ada yang tidak mungkin, selama semua dapat mengintegrasikan dan mengelaborasi untuk mengembangkan dan memaksimalkan seluruh potensi sumberdaya yang kita miliki,” harapnya.

Turut mendampingi Ketua Umum PBTI dalam pelantikan virtual kali ini antara lain, Wakil Ketua Umum PBTI Irjen Pol (purn) Syafrizal, Ketua Harian PBTI Antony Musa Siregar dan Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PBTI Yefi Triaji

Continue Reading
Advertisement

Trending

Copyright © 2019 HarianSentana.com. Theme by PT. Ciptamedia Kreasi.