Connect with us

Ibukota

Pembangunan Kampung Susun Akuarium Dimulai

Published

on

Jakarta, Hariansentana.com – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta kian mewujudkan impian warga Kampung Akuarium untuk memiliki hunian yang layak di tengah hiruk-pikuk kehidupan kota.

Tepat di Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-75 Tahun, impian ini diwujudkan dengan pelaksanaan peletakan batu pertama sebagai langkah awal dimulainya pembangunan.

Gubernur Provinsi DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan mengatakan, hunian layak ini diwujudkan dengan pembangunan berkonsep Kampung Susun Akuarium. Konsep ini merupakan buah pikiran empat komponen yang terdiri dari unsur masyarakat, ahli, fasilitator, dan pemerintah.

“Sore hari ini kita lakukan peletakan batu pertama Kampung Susun Akuarium. Aspirasi masyarakat dibahas bersama-sama sehingga akhirnya muncullah konsep kampung susun. Desainnya pun dirancang bersama sama dengan masyarakat,” kata Anies, saat ditemui di Kampung Akuarium, Penjaringan, Jakarta Utara, Senin (17/8) sore.

Dijelaskannya, kampung tak terlepas dari bagian sejarah Kota Jakarta. Untuk itu, kampung harus berkembang seiring kemajuan zaman.

Kampung yang dimaksud merupakan kampung yang sehat dan bersih. Sebaliknya, kampung harus dijauhkan dari kesan kumuh atau tidak bersih.

“Perencanaan kampung ini harus menjadi contoh penataan kampung di Jakarta. Kampung merupakan bagian sejarah kota ini. Karena itu kampung harus terus hidup berkembang, mengikuti kemajuan zaman. Yang harus muncul adalah kampung sehat dan bersih, dan yang harus dihilangkan adalah kampung kumuh, yang tidak bersih,” jelasnya.

Di lokasi yang sama, Pelaksana Tugas (plt) Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Provinsi DKI Jakarta Sarjoko menerangkan, pembangunan Kampung Susun Akuarium ditargetkan rampung pada Desember 2021 mendatang. Pembangunan ini tidak murni bersumber dari Angara Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Provinsi DKI Jakarta, namun direncanakan dari dana kewajiban pengembang senilai Rp 62 miliar.

Dalam rancangan pembangunan, tanah seluas hampir 10.300 meter persegi ini akan dibangun sebanyak lima blok kampung susun dengan total 241 unit hunian. Masing-masing blok diisi sekitar 32 unit hingga 56 unit bertipe hunian 36.

“Kampung Susun Akuarium ini tidak hanya dibangun unit hunian saja. Tapi ada juga ruang publik seperti lapangan olahraga dan lain sebagainya. Bahkan cagar budaya yang kemarin ditemui saat penggalian tanah akan kita coba buatkan dokumentasikan dengan adanya ruang galeri,” tutupnya.

Salah seorang warga kelurahan penjaringan mengatakan pada Sentana di lokasi kami heran banget kawasan sejarah Djakarta tempo dulu cagar budaya mesjid Luar Batang pergudangan rempah-rempah dan pelabuhan Sunda Kelapa bisa di bangun Rumah Susun,” ungkapnya.

Hadir dalam acara lurah, camat Penjaringan, Walikota Jakarta Utara dan para pejabat DKI Jakarta.

Penulis : Sutarno

Ibukota

Koops Udara I Gelar Peringatan Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW 1445 Hijriah/2024 Masehi.

Published

on

Jakarta, Hariansentana.com — Koops Udara I menggelar peringatan Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW 1445 Hijriah/2024 Masehi. Dalam kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Pangkoops Udara I Marsda TNI Mohammad Nurdin, Ketua PIA Ardhya Garini Daerah I Koops Udara I Ny. Erin Nurdin beserta pengurus serta Kas Koops Udara I, Ir Koops Udara I, Para Pejabat Utama dan umat muslimin Makoops Udara I. Bertempat di Mesjid Darussalam Makoops Udara I. (Rabu, 21-2-2024).

Dalam peringatan Isra Mikraj tahun 2024 ini mengangkat tema “Aktualisasi nilai-nilai memperingati Isra Mikraj dab pengamalan ibadah di tengah terpaan digitalisasi”.

Kegiatan memperingati Isra Mikraj tersebut diisi dengan penceramah Ustadz Dr. KH. Ridwan M. Yusuf, M.A., yang menjelaskan bahwa, “Peristiwa Isra Mikraj sangat berarti bagi umat Islam, karena didalam peristiwa tersebut perintah shalat pertama kali diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW. Sebagaimana shalat yang menjadi tiga tingkatan. Tingkatkan pertama ada shalat lima waktu yang kita kerjakan. Tingkatan kedua, shalat yang sejatinya selalu mengingatkan kita sehingga kita jauh dari perbuatan keji dan mungkar. Tingkatan ketiga yaitu dalam setiap hembusan nafas kita adalah shalat, sehingga aktualisasi karakter melalui Isra Mikraj ini dapat terbentuk sesuai dengan makna shalat yang telah diajarkan oleh Rasulullah SAW kepada kita” jelasnya.

Lebih lanjut Ustadz Dr. KH. Ridwan M. Yusuf, M.A. menyampaikan tentang hikmah yang terkandung dalam Isra Mikraj bahwa, “Allah SWT akan menggantikan kesedihan dengan kebahagiaan. Selain itu mengajarkan kita untuk selalu tabah dan gigih dalam menghadapi tantangan hidup yang ada” ujar Ustadz Dr. KH. Ridwan M. Yusuf, M.A.

Continue Reading

Ibukota

Gandeng Tokoh Masyarakat, PPSU Kelurahan Ancol Kembali Bekerja

Published

on

By

Jakarta, Hariansentana.com — Petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) Kelurahan Ancol dipastikan sudah kembali bekerja, Selasa (20/2/2024). Hal ini menyusul adanya titik terang penyelesaian masalah usai pertemuan forum bersama tokoh masyarakat.

Camat Pademangan, Didit Mulyadi mengatakan forum pertemuan digelar mempertemukan jajaran aparatur Kelurahan Ancol, petugas PPSU Kelurahan Ancol,Sahrizal Dewan Kota perwakilan Kecamatan Pademangan, Asep Ketua Lembaga Musyawarah Kelurahan (LMK) Kelurahan Ancol, dan pengurus Rukun Warga (RW) di Ruang Pola Kantor Kelurahan Ancol pada Selasa (20/2/2024) pukul 09.00 WIB.

Bertemunya solusi bersama dalam forum ini memastikan seluruh PPSU Kelurahan Ancol kembali bekerja seperti sediakala.

“Pagi tadi kami mengadakan pertemuan forum bersama mencari solusi terbaik bersama. Dipastikan aktivitas seluruh petugas PPSU Kelurahan Ancol sudah mulai berjalan normal,” kata Didit Mulyadi saat dikonfirmasi, Selasa (20/2).

Dalam forum tersebut, dipastikannya Lurah Ancol, Saud Maruli Manik meminta maaf kepada petugas PPSU atas ucapan yang menyinggung hati. Lurah pun telah menjelaskan kronologi pemberian sanksi pemberhentian kerja petugas PPSU Kelurahan Ancol berinisial MH yang sesuai dengan aturan dalam kontrak kerja.

“Kami semua mengajak semua anggota PPSU untuk bersama-sama memperbaiki hubungan dan pola komunikasi demi perbaikan kinerja ke arah yang lebih baik lagi,” jelasnya.

Sementara itu, Dewan Kota Jakarta Utara perwakilan Kecamatan Pademangan, Sahrizal memastikan permasalah tersebut telah tuntas di musyawarahkan bersama.

Pihaknya bersama membuka forum komunikasi apabila terdapat permasalahan lainnya terhadap petugas PPSU di kemudian hari.

“Masalah ini sudah clear (tuntas). Semuanya sudah saling memaafkan dan akan saling memperbaiki diri. Ke depannya, kami selalu terbuka untuk membuka forum komunikasi apabila ada permasalahan PPSU lainnya,” tutup Rijal.(Sutarno)

Continue Reading

Ibukota

Ketum PWI Pusat Hendry Ch Bangun Mengukuhkan Pengurus PWI Pusat Masa Bakti 2023-2028

Published

on

By

Jakarta, Hariansentana.com – Konferensi Kerja Nasional (Konkernas) PWI di sela-sela Hari Pers Nasional (HPN) 2024, yang digelar di Candi Bentar Ancol, kawasan wisata pesisir Taman impian jaya ancol (Ancol Bay City).di kelurahan Ancol kecamatan Pademangan kota administrasi Jakarta Utara, Minggu (18/2/2024) menghasilkan banyak program kerja untuk PWI 2023-2028.

Beberapa program yang penting antara lain disepakatinya PWI membentuk Lembaga Konsultasi, Bantuan dan Penegakan Hukum (LKBPH) PWI berbadan hukum yayasan dan berjaringan di PWI seluruh Indonesia.

“Salah satu tujuannya adalah memberikan advokasi dan atau pendampingan kepada wartawan anggota PWI terkait kasus hukum sengketa pemberitaan pers, terkait kepentingan organisasi PWI dan atau sengketa hubungan wartawan dengan perusahaan pers,” jelas Kamsul Hasan, Ketua Bidang Advokasi dan Pembelaan Wartawan.

Bidang Luar Negeri PWI juga menyepakati diagendakannya kunjungan ke mancanegara dalam Program PWI 2024-2028. Antara lain kunjungan ke Rumania, Italia, Vatikan dan lain-lain. Juga ada kunjungan balasan ke Journalists Association of Korea (JAK) di Seoul.

“Salah satu tujuannya memperkuat dan meningkatkan hubungan kerjasama yang saling menguntungkan antara PWI dengan wartawan dan atau asosiasi wartawan di seluruh dunia. Sekaligus untuk meningkatkan kapasitas wartawan anggota PWI,” kata Ketua Bidang Luar Negeri PWI Ninuk Pambudy, yang pernah menjabat Pemred Kompas.

Dalam Konkernas PWI juga disepakati tuan rumah HPN tahun berikutnya, yakni HPN 2025, HPN 2026 dan HPN 2027. Untuk HPN 2025 PWI Provinsi Riau dan PWI Kepulauan Riau bersemangat menjadi tuan rumah.

Namun, seperti rilis yang diterima Hariansentana.com, para peserta Konkernas berharap PWI Bali dan PWI Sulawesi Selatan juga mempersiapkan daerahnya untuk HPN 2025.

Ketua Bidang Organisasi H Zulmansyah Sekedang menegaskan dua provinsi yang berminat dan dua provinsi yang diamanahkan dalam Konkernas agar segera berkomunikasi dengan kepala daerah masing-masing dan pimpinan DPRD setempat untuk mendapatkan dukungan.

“Tahun 2025, HPN diselenggarakan di salah satu provinsi yang paling cepat PWI-nya mendapatkan dukungan dari Gubernur dan atau DPRD Provinsi masing-masing, yakni antara Riau, Kepulauan Riau, Bali dan Sulawesi Selatan,” jelas Zulmansyah.

Untuk 2026, PWI Aceh dan PWI Lampung bersaing sebagai tuan rumah HPN. Sedangkan di 2027, PWI Banten menjadi satu-satunya daerah yang menyatakan siap menjadi tuan rumah HPN.

Sebelum Konkernas dibuka resmi oleh Ketua Umum PWI Hendry Ch Bangun, terlebih dahulu dikukuhkan kepengurusan lengkap PWI Pusat periode 2023-2028 sebanyak 120 wartawan. Terdiri atas sembilan wartawan diamanahkan di Dewan Kehormatan (DK), 14 orang di Dewan Penasehat (DP) dan 97 wartawan di kepengurusan harian, komisi dan direktorat.(Sutarno)

Continue Reading
Advertisement

Trending