Connect with us

Polhukam

Mutasi dan Rotasi Jabatan 80 Perwira Tinggi TNI

Published

on

Jakarta, Hariansentana.com – Dalam rangka memenuhi kebutuhan organisasi dan pembinaan karier serta mengoptimalkan pelaksanaan tugas-tugas TNI yang semakin kompleks dan dinamis, Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. kembali melakukan mutasi dan rotasi jabatan di lingkungan TNI.

Berdasarkan Surat Keputusan Panglima TNI Nomor Kep/435/V/2021 tanggal 25 Mei 2021 tentang pemberhentian dari dan pengangkatan dalam jabatan di lingkungan Tentara Nasional Indonesia, telah ditetapkan mutasi dan promosi jabatan 80 Perwira Tinggi (Pati) TNI terdiri dari 46 Pati TNI AD, 15 Pati TNI AL dan 19 Pati TNI AU.

46 Pati TNI AD yaitu Letjen TNI Doni Monardo dari Ka BNPB menjadi Pati Mabes TNI AD (dalam rangka pensiun), Letjen TNI Ganip Warsito, S.E., M.M. dari Kasum TNI menjadi Ka BNPB, Letjen TNI Eko Margiyono, M.A. dari Pangkostrad menjadi Kasum TNI, Mayjen TNI Dudung Abdurachman, S.E., M.M. dari Pangdam Jaya menjadi Pangkostrad, Mayjen TNI Mulyo Aji, M.A. dari Aspers Kasad menjadi Pangdam Jaya, Mayjen TNI Wawan Ruswandi, S.I.P., M.Si. dari Danpussenkav Kodiklatad menjadi Aspers Kasad, Letjen TNI Besar harto Karyawan, S.H., M.Tr.(Han) dari Koorsahli Kasad menjadi Pati Mabes TNI AD (dalam rangka pensiun), Letjen TNI R. Wisnoe Prasetja Boedi dari Danpusterad menjadi Koorsahli Kasad, Mayjen TNI Teguh Arief Indratmoko, M.M. dari Asintel Kasad menjadi Danpusterad, Mayjen TNI Bambang Ismawan, S.E., M.M. dari Wadanpusterad menjadi Asintel Kasad, Mayjen TNI Alfret Denny D. Tuejeh dari Pa Sahli Tk. III Kasad Bid. Wassus dan LH menjadi Wadanpusterad, Brigjen TNI Gregerius Heru Basworo, S.I.P., M.Tr. (Han) dari Wakapusziad menjadi Pa Sahli Tk. III Kasad Bid. Wassus dan LH, Brigjen TNI Yohanes Dwi Prasetyo dari Dirdcab Pusziad menjadi Wakapusziad, Kolonel Czi Mochammad Reza Utama dari Dirbindiklat Pusziad menjadi Dircab Pusziad.

Mayjen TNI Sunarto Setiabudi, S.I.P. dari Pa Sahli Tk. III Bid. Jahpers Panglima TNI menjadi Pati Mabes TNI AD (dalam rangka pensiun), Brigjen TNI Benny Antony Sitohang, S.H., M.Hum. dari Kapuslemasmil Babinkum TNI menjadi Pa Sahli Tk. III Bid. Jahpers Panglima TNI, Kolonel Cpm Salidin, S.H., M.Hum. dari Dirbin Idik Pom TNI menjadi Kapuslemasmil Babinkum TNI, Mayjen TNI Tri Martono, S.I.P., M.I.P. dari Pa Sahli Tk. III Bid. Sosbudkum HAM dan Narkoba Panglima TNI menjadi Staf Khusus Panglima TNI, Brigjen TNI Dr. Budi Pramono, S.I.P., M.A., M.M. dari Dosen Tetap Unhan menjadi Pa Sahli Tk. III Bid. Sosbudkum HAM dan Narkoba Panglima TNI, Brigjen TNI Enang Rusdiana Wongso dari Pa Sahli Tk. II Wassus Sahli Bid. Wassus dan LH Panglima TNI menjadi Pati Mabes TNI AD (dalam rangka pensiun), Kolonel Inf Agustinus, S.I.P., M.Si. dari Paban I/Ren Ster TNI menjadi Pa Sahli Tk. II Wassus Sahli Bid. Wassus dan LH Panglima TNI, Brigjen TNI Rakimin M. Djoeri, S.I.P., M.M. dari Pa Sahli Tk. II Intekmil Sahli Bid. Intekmil dan Siber Panglima TNI menjadi Pati Mabes TNI AD (dalam rangka pensiun).

Brigjen TNI John Sihombing, S.H., M.M. dari Pa Sahli Tk. II Kasad Bid. Intekmil menjadi Pati Mabes TNI AD (dalam rangka pensiun), Brigjen TNI Drs. Agung Zamani, M.Sc. dari Widyaiswara Bid. Strategi dan Kawasan Seskoad menjadi Pa Sahli Tk. II Kasad Bid. Intekmil, Kolonel Arh Halomoan F. S. Alexandra, S.H., M.H. dari Analis Madya Bid. Fasilitas dan Pangkalan Ditfasjas Ditjen Kuathan Kemhan  menjadi Widyaiswara Bid. Strategi dan Kawasan Seskoad, Brigjen TNI Fauzi Helmy Dusun, S.H. dari Dircab Puspomad menjadi Pati Mabes TNI AD (dalam rangka pensiun), Brigjen TNI Eko Yatma Parnowo dari Dansatidik Puspomad menjadi Dircab Puspomad, Kolonel Cpm Kemas Ahmad Yani Yulianto, S.H., M.H. dari Dirbindik Puspomad menjadi Dansatidik Puspomad, Brigjen TNI Dr. dr. Soroy Lardo, Sp.PD., K.PTI., FINASIM. dari Dirbang Riset RSPAD Gatot Soebroto menjadi Pati Mabes TNI AD (dalam rangka pensiun),  Kolonel Ckm dr. Sutan Finekri A. Abidin, Sp.OG, K.F.M. dari Pamen Ahli Kumetdok Pok Sahli RSPAD Gatot Soebroto menjadi Dirbang Riset RSPAD Gatot Soebroto, Brigjen TNI Sofwan Hardi, S.I.P., M.Si. dari Ir Pusziad menjadi Pati Mabes TNI AD (dalam rangka pensiun), Brigjen TNI Ita Jayadi dari Kapoksahli Pangdam XII/Tpr menjadi Ir Pusziad, Kolonel Inf Handoko Nurseta, S.H., M.Tr. (Han) dari Kasrem 084/BJ (Surabaya) Kodam V/ Brw menjadi Kapoksahli Pangdam XII/Tpr.

Brigjen TNI Anak Agung Ng Alit, S.Sos. dari Dirum Pusbekangad menjadi Pati Mabes TNI AD (dalam rangka pensiun), Brigjen TNI Diding Ahmad Kizwini, S.Sos., M.M. dari Pa Sahli Tk. II Kasad Bid. Wassus menjadi Dirum Pusbekangad, Kolonel Inf Endi Servandy, S.Sos., M.M. dari Dirbinlitbang Pussenif Kodiklatad menjadi Pa Sahli Tk. II Kasad Bid. Wassus, Brigjen TNI Agung Iswanto, S.H., M.H. dari Anggota Pokkimiltama Mahkamah Agung menjadi Pati Mabes TNI AD (dalam rangka pensiun), Mayjen TNI Purnomo Sidi, S.I.P., M.H., M.M. dari Deputi Bid. Koordinasi Politik Dalam Negeri Kemenko Polhukam menjadi Pati Mabes TNI AD (dalam rangka pensiun), Brigjen TNI Iriyanto, S.I.P., M.Si.(Han) dari Asisten Deputi Koordinasi Intelijen Keamanan, Bimbingan Masyarakat dan Objek Vital Nasional, Kemenko Polhukam menjadi Pati Mabes TNI AD (dalam rangka pensiun), Kolonel Inf M. Sujono, S.E., S.H., M.Si., M.Han. dari Kasrem 010/Ant (Banjarmasin) Kodam VI/Mlw menjadi Asisten Deputi Koordinasi Intelijen Keamanan, Bimbingan Masyarakat dan Objek Vital Nasional, Kemenko Polhukam, Brigjen TNI Achmad Taufiq dari Ses Ditjen Renhan Kemhan menjadi Pati Mabes TNI AD (dalam rangka pensiun), Kolonel Cpl Kuswara Harja dari Irbek Babek TNI menjadi Dirrenbanghan Ditjen Renhan Kemhan.

Brigjen TNI Jahidin Chilo, S.I.P., M.Si. dari Direktur Rendalgiat Ops pada Deputi Bidang Intelijen Teknologi BIN menjadi Pati Mabes TNI AD (dalam rangka pensiun), Brigjen TNI Drs. Moch. Amin, M.M. dari Kabinda Kalimantan Timur pada Deputi Bidang Intelijen Dalam Negeri BIN menjadi Pati Mabes TNI AD (dalam rangka pensiun), Kolonel Inf Danni Koswara dari Kabagdukops pada Binda Kalimantan Timur Deputi Bidang Intelijen Dalam Negeri BIN menjadi Kabinda Kalimantan Timur pada Deputi Bidang Intelijen Dalam Negeri BIN dan Brigjen TNI Ario Prawiseso dari Kepala Biro Logistik pada Sekretariat Utama BIN menjadi Staf Khusus Menteri Bidang Pengamanan Destinasi Wisata dan Isu-Isu Strategis Kemenparekraf.

15 Pati TNI AL yaitu, Laksda TNI Moelyanto, M.Si. (Han)., M.Tr. Opsla., CFrA., CHRMP. dari Irjenal menjadi Pati Mabes TNI AL (dalam rangka pensiun), Laksma TNI Sunaryo, CFrA. dari Wairjenal menjadi Irjenal, Laksma TNI Ferial Fachroni, M.Tr. Opsla. dari Pati Sahli Kasal Bid. Ekojemen menjadi Wairjenal, Brigjen TNI (Mar) I Made Wahyu Santoso dari Danlantamal I Blw Koarmada I menjadi Pati Sahli Kasal Bid. Ekojemen, Kolonel Laut (P) Achmad Wibisono, S.E., CHMRP. dari Paban II Jemen Srenal menjadi Danlantamal I Blw Koarmada I, Laksda TNI Dr. Drs. Ir.  S. Thamrin M. Eng.Sc., CIQaR., CIQnR., M.Tr. Opsla. dari Koorsahli Kasal menjadi Pati Mabes TNI AL (dalam rangka pensiun), Laksma TNI Muhamad Zaenal, S.E., M.M., M.Soc.Sc dari Danlantamal V SBY Koarmada II menjadi Koorsahli Kasal, Laksma TNI Yoos Suryono Hadi, M.Tr. (Han), M.Tr. Opsla., CHRMP. dari Seklem AAL menjadi Danlantamal V SBY Koarmada II, Kolonel Laut (P) Syamsul Rizal, S.H., M.M. dari Wadanlantamal XII Ptk Koarmada I menjadi Seklem AAL.

Laksda TNI Weko Pamudji Mulyo, S.E., M.M. dari Staf Khusus Kasal menjadi Pati Mabes TNI AL (dalam rangka pensiun), Laksma TNI Ir. Nur Fahrudin, M.M. dari Staf Khusus Kasal menjadi Pati Mabes TNI AL (dalam rangka pensiun), Laksma TNI Amrien, S.E. dari Staf Khusus Kasal menjadi Pati Mabes TNI AL (dalam rangka pensiun), Mayjen TNI (Mar) Joko Supriyanto, S.H. dari Kabadiklat Kemhan menjadi Pati Mabes TNI AL (dalam rangka pensiun), Laksma TNI dr. Arie Zakaria, Sp.OT., Sp.KL. dari Dirkes Ditjen Kuathan Kemhan menjadi Pati Mabes TNI AL (dalam rangka pensiun) dan Laksma TNI Didit Maryono dari Agen Madya pada Direktorat Sulawesi dan Nusa Tenggara Deputi Bid. Intelijen Dalam Negeri BIN menjadi Pati Mabes TNI AL (dalam rangka pensiun).

19 Pati TNI AU yaitu Marsdya TNI Tamsil Gustari Malik, S.E., M.M. dari Danjen Akademi TNI menjadi Pati Mabes TNI AU (dalam rangka pensiun), Marsda TNI Andyawan Martono P., S.I.P. dari Asrena Kasau menjadi Danjen Akademi TNI, Marsda TNI Dr. Ir. Purwoko Aji Prabowo, M.M., MDS. dari Pangkoopsau III menjadi Asrena Kasau, Marsda TNI Bowo Budiarto, CHRMP. dari  Wairjen TNI menjadi Pangkoopsau III, Marsma TNI Hesly Paat dari Kas Koopsau III menjadi Wairjen TNI, Marsma TNI Ronald L. Siregar, S.T., M.M., M.Tr. (Han) dari Pati Sahli Kasau Bid. Polhukam menjadi Kas Koopsau III, Marsma TNI Ardhi Tjahjoko dari Staf Khusus Kasau menjadi Pati Sahli Kasau Bid. Polhukam, Kolonel Tek V. Andy P. Suartha, S.H., M.I.Pol. dari Paban III/Alpal Slog TNI menjadi Pa Sahli Tk. II Intekmil Sahli Bid. Intekmil dan Siber Panglima TNI.

Marsma TNI Supriyanto, S.E., M.Si. (Han) dari Askomlek Kas Kogabwilhan III menjadi Pati Mabes TNI AU (dalam rangka pensiun), Kolonel Lek Kuat Sitanggang, M.Si. (Han) dari Paban V/Kompernika Sopsau menjadi Askomlek Kas Kogabwilhan III, Marsma TNI dr. Ferdik Sukma Wahyudin, Sp.S., M.Kes. dari Pati Sahli Kasau Bid. Kersalem menjadi Dosen Tetap Unhan, Kolonel Pnb I Putu Gede Suartika dari Paban IV/Renprogar Srenau menjadi Pati Sahli Kasau Bid. Kersalem, Marsma TNI Syamsu Maizar dari Dirliak Puslaiklambangjaau menjadi Pati Mabes TNI AU (dalam rangka pensiun), Marsma TNI Fachri Adamy, S.E. dari Pati Sahli Kasau Bid. Sumdanas menjadi Dirlaik Puslaiklambangjaau, Kolonel Kal Julianto Sutrisnawan dari Paban V/Watpers Spersau menjadi Pati Sahli Kasau Bid. Sumdanas.

Marsma TNI dr. Agoes Tino S., Sp. B. dari Staf Khusus Kasau menjadi Pati Mabes TNI AU (dalam rangka pensiun), Marsda TNI Rus Nurhadi Sutedjo dari Deputi Bidang Koordinasi Komunikasi, Informasi dan Aparatur Kemenko Polhukam menjadi Pati Mabes TNI AU (dalam rangka pensiun), Marsma TNI  Erwin Buana Utama, Grad Dipl in ORS, MMOAS. dari Dirrenbanghan Ditjen Renhan Kemhan menjadi Ses Ditjen Renhan Kemhan dan Kolonel Kes dr. Budi S. Utomo, Sp.KFR, MARS. dari Kabid Rehabilitasi Medik Pusrehab Kemhan menjadi Dirkes Ditjen Kuathan Kemhan.

Polhukam

Pembangunan Padel di Meruya Utara Jakbar, Disegel, CKTRP Pastikan Tak Ada Aktivitas

Published

on

By

Jakarta, Hariansentana.com.- Suku Dinas Cipta Karya, Tata Ruang dan Pertanahan (CKTRP) pemerintahan kota administrasi jakarta Barat memastikan tidak ada aktivitas pembangunan lapangan padel di RW 10, Kelurahan Meruya Utara, sebelum seluruh proses perizinan, termasuk Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) secara resmi selesai.

Penegasan tersebut disampaikan setelah sudis CKTRP Jakarta Barat menggelar rapat bersama pemilik bangunan lapangan padel di RW 10 Meruya Utara.

Rapat turut dihadiri Unit Pengelola Jakarta Aset Management Center (JAMC) BPAD DKI Jakarta dan Suku Badan Pengelolaan Aset Daerah (Suban PAD) Kota Jakarta Barat.

“ Kami menindaklanjuti pengaduan masyarakat dengan memanggil pemilik bangunan padel untuk membahas permohonan PBG,” ujar Plh Kepala Sudin CKTRP Jakarta Barat, Ridwan Arafah, saat dikonfirmasi, Rabu (2/9).

Ridwan menjelaskan, terdapat enam poin yang disepakati dalam rapat tersebut. Pertama, Perjanjian Kerja Sama (PKS) tertanggal 22 Desember 2025 mencakup lahan seluas sekitar 1.860 meter persegi. Namun, hasil peninjauan menunjukkan pemanfaatan atau bangunan di lokasi melebihi luasan yang tercantum dalam PKS.

Kedua, penambahan luasan telah diajukan dan proses penyempurnaan PKS atau adendum sedang berjalan, termasuk kebutuhan penilaian atas tambahan luasan. Ketiga, pihak JAMC tengah melakukan penilaian tambahan luasan oleh Kantor Jasa Penilai Publik (KJPP). Hasil penilaian tersebut akan dilanjutkan ke proses persetujuan adendum hingga PKS selesai.

Keempat, dengan adanya perubahan luasan lapangan, pemilik diarahkan mengurus kembali rekomendasi teknis dari Dinas Pemuda dan Olahraga sebagai salah satu syarat pengurusan PBG lapangan padel. Kelima, pemilik bangunan diarahkan tidak melakukan kegiatan apa pun sampai proses perizinan dan PBG selesai. Dan keenam, Sudis/Sektor CKTRP akan melakukan monitoring secara berkala untuk memastikan tidak ada aktivitas pembangunan di lokasi.

“Kami pasang segel merah sebagai bentuk penghentian sementara. Monitoring akan terus kami lakukan agar tidak ada aktivitas sampai semua izin lengkap,” tegas Ridwan.

Sebelumnya diberitakan, pembangunan lapangan padel di RW 10 Meruya Utara menjadi sorotan masyarakat karena diduga belum mengantongi dokumen perizinan yang berlaku. (Sutarno)

Continue Reading

Nasional

Lukman Edy di Balik Konsolidasi Gus Kikin hingga Terpilih sebagai Ketum PBNU

Published

on

By

JOMBANG, Sentana — Muktamar Nahdlatul Ulama (NU) ke-35 di Jombang telah melahirkan kepemimpinan baru. KH Miftachul Akhyar dipercaya sebagai Rais ‘Aam PBNU, sementara KH Abdul Hakim Mahfudz atau Gus Kikin terpilih sebagai Ketua Umum PBNU.

Perhelatan Muktamar NU ke-35 juga mendapat perhatian langsung dari pemerintah. Presiden Prabowo Subianto hadir dalam pembukaan Muktamar pada 27 Agustus 2026 di Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Tambakberas, Jombang, dan kembali hadir pada acara penutupan pada 31 Agustus 2026.

Kehadiran Presiden tersebut menunjukkan posisi strategis NU sebagai salah satu organisasi kemasyarakatan Islam terbesar di Indonesia sekaligus mitra penting pemerintah dalam berbagai agenda kebangsaan.

Di balik proses konsolidasi yang mengantarkan Gus Kikin ke pucuk kepemimpinan PBNU, terdapat sejumlah tokoh yang bekerja di belakang layar. Salah satunya adalah Dr. Ir. H. Muhammad Lukman Edy, M.Si.

Lukman Edy disebut memiliki peran penting dalam mengonsolidasikan dukungan bagi Gus Kikin menjelang Muktamar NU ke-35. Pengalamannya di lingkungan politik dan jaringan Nahdlatul Ulama menjadi salah satu modal dalam membangun komunikasi dengan para tokoh serta struktur NU di berbagai daerah.

Lukman Edy lahir di Teluk Pinang, Indragiri Hilir, Riau, pada 26 November 1970. Ia menempuh pendidikan Teknik Sipil di Universitas Brawijaya.

Kiprahnya di lingkungan NU dan politik nasional bukan hal baru. Ia pernah memimpin PKB Riau dan menjadi anggota DPRD Riau. Lukman Edy juga dikenal sebagai salah satu tokoh Melayu yang turut membangun kekuatan NU di Sumatera untuk bergabung dengan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) yang ketika itu dipimpin KH Abdurrahman Wahid atau Gus Dur.

Pada 2005, Lukman Edy dipercaya Muhaimin Iskandar sebagai Sekretaris Jenderal DPP PKB. Dua tahun kemudian, ia mendapat kepercayaan dari Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menjadi Menteri Negara Pembangunan Daerah Tertinggal periode 2007-2009.

Konsolidasi Dua Pekan

Juru Bicara Tim Qanun Asasi, Abi Rekso, mengatakan kontribusi Lukman Edy dalam proses konsolidasi dukungan terhadap Gus Kikin cukup signifikan.

Menurut Abi, dukungan terhadap Gus Kikin mencapai 472 dukungan dari pengurus wilayah dan cabang NU di berbagai daerah di Indonesia.

Ia menyebut capaian tersebut tidak terlepas dari pengalaman dan jaringan Lukman Edy yang selama bertahun-tahun berinteraksi dengan tokoh-tokoh NU di berbagai wilayah.

“Kalau boleh jujur, persiapan ini hanya dua minggu setelah Yai Kikin mantap untuk maju. Di bawah koordinasi Pak Lukman Edy seluruh tim bersinergi secara paralel. Alhamdulillah hasil dukungan 472 karena kerja cerdas yang solid,” kata Abi Rekso.

Menurutnya, waktu konsolidasi yang relatif singkat menjadi tantangan tersendiri. Namun, koordinasi yang dilakukan secara paralel membuat proses penggalangan dukungan dapat berjalan efektif.

Peran tersebut sekaligus memperlihatkan bahwa keberhasilan sebuah kontestasi di lingkungan organisasi sebesar NU tidak hanya ditentukan oleh figur yang tampil di depan publik, tetapi juga oleh kerja konsolidasi dan komunikasi yang berlangsung di belakang layar.

Kini, setelah Muktamar NU ke-35 menetapkan Gus Kikin sebagai Ketua Umum PBNU, tantangan berikutnya adalah memastikan kepemimpinan baru tersebut mampu menyatukan seluruh elemen NU dan menjalankan agenda organisasi untuk lima tahun ke depan.

Continue Reading

Polhukam

LSM PRB : KPK “Gertak Sambal” di Bappenda Kabupaten Bogor

Published

on

By

Bogor, Hariansentana.com – Ketua LSM Peduli Rakyat Bogor (PRB) menilai proses penyidikan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Bappenda Kabupaten Bogor hanya “gertak sambal”.

Hal ini di sampaikan Ketua LSM Peduli Rakyat Bogor ( PRB ) M Johan Pakpahan melalui telephon seluler nya (2/9/2026).

Menurutnya, hingga saat ini sudah ada 4 pejabat yang diperiksa dan barang bukti senilai Rp1,5 miliar disita. Namun KPK belum juga menetapkan tersangka dan belum merilis perkembangan penyidikan secara jelas,” terang nya.

“Kalau sudah masuk penyidikan dan barang bukti ada, seharusnya sudah bisa ditentukan siapa tersangkanya dan ada rilis resmi. Ini kebalik. Yang ada hanya pemeriksaan umum,” ujarnya.

Ia menduga ada intervensi politik dalam penanganan perkara ini. “Ini berbahaya. Jangan sampai KPK digunakan untuk kepentingan menjatuhkan citra kepala daerah yang sedang semangat membangun. Jangan sampai jadi alat politik untuk menaikkan rating calon tertentu,” katanya.

LSM PRB berencana membuat laporan ke Dewan Pengawas KPK terkait proses perkara yang dinilai tidak jelas rundingannya. Jika KPK tidak mampu menuntaskan, pihaknya juga akan menguji SOP kerja KPK dalam penanganan korupsi ke Mahkamah Konstitusi.

“Publikasi kasus korupsi harus ada batasnya. Jangan belum ada penetapan tersangka, tapi opini sudah kemana-mana. Ini merusak citra Bupati Bogor yang sedang membangun Bogor Istimewa,” tegasnya.

Ia meminta KPK tidak mempublikasikan suatu perkara sebelum benar-benar masuk tahap penyidikan dan ada alat bukti yang cukup. “Biar jelas dulu baru dipublikasikan,” ucapnya.

Ia juga mengimbau ASN yang masih diperiksa agar tidak takut. Menurutnya kesalahan sering datang dari kebijakan, bukan dari pelaksana. “ASN hanya menjalankan fungsi dan tugas sesuai Perbub. Kalau Perbub-nya bermasalah, dampak hukumnya ke ASN. Karena itu DPRD harus menjalankan fungsi kontrol, jangan hanya menonton,” ujarnya.

Ketua LSM Peduli Rakyat Bogor ( PRB ) M Johan Pakpahan juga diketahui merupakan mahasiswa S3 Ilmu Hukum Universitas Borobudur Jakarta. (Ro

Continue Reading
Advertisement

Trending