Connect with us

Ibukota

Mayora dan BNN Kampanyekan Bahaya Narkoba di CFD

Published

on

Irjen Pol Arman Dapari dan Dolphin Siregar saat acara crime prevention Diera 4.0 Minggu, (23/2/2020)

Jakarta, Hariansentana

PT Mayora Indah bersama Badan Narkotika Nasional (BNN) dan Lembaga Cegah Kejahatan Nasional (LCKN), menggelar acara Jakarta Bersih Narkoba di Car Free Day (CFD). Gelar itu menargetkan agar Ibu Kota Jakarta bersih dari penyalahgunaan narkoba. Oleh karena itu acara pun dikemas dengan cara melakukan sosialisasi Talk Show, menghadirkan Deputi Bidang Pemberantasan BNN, Irjen. Pol. Drs. Arman Depari.

Dalam sambutannya, Arman Dapari mengatakan, pihaknya akan terus mengajak seluruh masyarakat untuk sadar akan bahaya narkoba.

“Kita tidak bosan-bosannya mengajak agar masyarakat peduli. Sudah saatnya kita bersama-sama berbuat menyelamatkan keluarga dan masyarakat dari bahaya narkoba. BNN mengingatkan lagi, tanpa kepedulian, korban narkoba akan terus berjatuhan. Tanpa kepedulian, maka oknum akan lebih leluasa. Untuk itu, mari kita selamatkan bangsa ini dengan kepedulian,” kata jenderal polisi bintang dua ini. Pada acara Crime Prevention Diera 4.0, Minggu (23/2/2020).

Dikatakan Arman, saat ini di Indonesia telah beredar 21 zat jenis narkoba baru, yang belum masuk dalam Undang-Undang No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

“Masyarakat harus waspada, harus lebih peka lagi menerima informasi-informasi baru. Perbanyak pengetahuan dan jangan jadikan masalah narkoba menjadi masalah yang tabu dalam suatu keluarga. Baik orangtua maupun anak-anak, sudah harus mengetahui informasi tentang penyalahgunaan narkoba terkini dan jangan coba-coba,” jelas Arman.

Dolphin Siregar Regional Sales Promotion Manager  PT Mayora Indah mengatakan, Pencegahan, Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) melalui pendekatan kemasyarakat baik itu melalui seni, budaya, pegelaran musik maupun talk shaw dinilai efektif.

“Manifestasi sinergi yang kuat antara BNN dengan komponen masyarakat dan pengusaha dalam upaya mensosisalisasikan P4GN di tengah masyarakat, kami akan terus dukung ini sebagai bentuk kepedulian pengusaha kepada masyarakat. Menurut saya sosialisasi seperti ini menjadi alternatif yang sangat bagus dalam rangka mengomunikasikan informasi-informasi tentang bahaya penyalahgunaan narkoba kepada masyarakat, dan cara-cara seperti ini sangat efektif karena menyenangkan, dan biasanya hal yang menyenangkan itu mudah dicerna oleh masyarakat,” ujar Dolphin.

Dikatakan Dolphin, menciptakan lingkungan yang bersih dari penyalahgunaan narkoba merupakan hal yang wajib dilakukan. selain dapat menjaga dan meningkatkan produktifitas, juga dapat meningkatkan reputasi dan citra positif tempat kerja.

“Mayora sejak lama sudah menekankan kepada selurh karyawan untuk bersama sama menciptakan lingkungan kerja bersih penyalahgunaan narkoba, antara lain dengan memberikan sosialisasi mengenai bahaya penyalahgunaan narkoba kepada para karyawan, mempromosikan pola hidup yang sehat dan aman, serta menerapkan peraturan yang tegas mengenai disiplin pekerja bagi mereka yang menggunakan narkoba,” tegas Dolphin.

Editor: Pangihutan S

 

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Ibukota

Acara Malam Puncak HUT RI Ke-81. Kelurahan Pademangan Barat Meriah

Published

on

By

Jakarta, Hariansentana.com – Suasana penuh semangat patriotisme dan kebersamaan menyelimuti Kelurahan Pademangan Barat dalam gelaran acara malam puncak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-81 Sabtu (5/9/2026).

Dengan Tema.” LMK Koloborasi.” kegiatan ini menjadi momentum bagi warga setempat untuk merefleksikan semangat perjuangan serta mempererat tali silaturahmi antar warga.

Dalam kesempatan tersebut, Camat Pademangan Arief Wibowo, secara langsung untuk memberikan apresiasi atas antusiasme masyarakat dalam menyelenggarakan rangkaian perayaan kemerdekaan.” Kami sangat mengaspresiasi kegiatan ini.” ungkapnya.

Acara dihadiri oleh Hengki anggota DPRD DKI Jakarta dari Partai PKB, Dewan kota Jakut, Lurah,Pademangan Barat, Kasie Pemerintahan, Kapolsek Pademangan, LMK, Satpol-PP, Babinsa, Babinkantibmas, FKDM, Karang Taruna, PKK, RPTRA Budimulia, RT/RW. Selain itu, perwakilan dari Suku Dinas Gulkarmat, Sudin kebudayaan, juga tampak hadir di tengah masyarakat, menunjukkan sinergi yang baik antara pemerintah daerah, aparat kewilayahan, dan unsur dinas terkait dalam mendukung kegiatan sosial kemasyarakatan di tingkat kelurahan Pademangan Barat.

Dalam sambutannya, Lurah Pademangan Barat, Hari Firmansyah menyampaikan rasa bangganya terhadap kekompakan warga Pademangan Barat yang berjumlah 16 RW. Beliau menekankan bahwa peringatan HUT RI bukan sekadar perayaan seremonial belaka, melainkan sebuah wadah untuk memupuk persatuan dan kesatuan bangsa di lingkup terkecil, yaitu lingkungan tempat tinggal. “Kehadiran berbagai elemen pemerintahan ini juga menjadi bentuk dukungan nyata terhadap partisipasi aktif warga dalam memeriahkan hari bersejarah bagi bangsa Indonesia.”ucapnya

Acara malam puncak ini diisi dengan berbagai penampilan seni budaya dan hiburan yang ditampilkan oleh warga, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa. Partisipasi aktif dari berbagai lapisan usia ini mencerminkan semangat gotong royong yang masih terjaga kuat di wilayah Pademangan Barat.

Selain menjadi ajang hiburan, acara ini juga dimanfaatkan sebagai sarana komunikasi antara warga dengan pihak kelurahan serta instansi terkait untuk menyampaikan aspirasi maupun memperkuat koordinasi terkait keamanan dan ketertiban lingkungan.

Kegiatan berjalan dengan tertib dan lancar hingga akhir acara. Sinergi yang ditunjukkan oleh LMK koloberasi beserta jajaran ini diharapkan dapat terus berlanjut dalam berbagai kegiatan kemasyarakatan lainnya. Momentum perayaan kemerdekaan ini menjadi bukti nyata bahwa dengan semangat kebersamaan, warga Pademangan Barat. mampu menjaga harmoni dan membangun lingkungan yang lebih baik demi mewujudkan kemajuan wilayah yang berkelanjutan. (Sutarno)

Continue Reading

Ibukota

Kominfotik Jakut Ingin Gen Z Terus Berkembang dan Inovatif di Tengah Tantangan Yang Dinamis

Published

on

By

Jakarta, Hariansentana.com.- Upaya mendorong generasi muda Jakarta Utara agar semakin kreatif, adaptif, dan mampu memanfaatkan perkembangan teknologi menjadi perhatian dalam dialog interaktif bertajuk “Memanfaatkan Media Digital dan Infrastruktur Teknologi untuk Karya Anak Muda Jakarta Utara”.

Kegiatan yang digagas bersinergi dengan Suku Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (Kominfotik) Kota Administrasi Jakarta Utara serta Komunitas Informasi Masyarakat (KIM) tersebut berlangsung di Walang Kopi (Wako) Koja, Jumat (4/9) sore.

Dialog interaktif ini menghadirkan sejumlah narasumber berkompeten, di antaranya Direktur Utama PT Jakarta Infrastruktur Propertindo (JIP), Nur Iswan, Kepala Seksi Komunikasi dan Informasi Publik Sudin Kominfotik Kota Administrasi Jakarta Utara, Ruki Cita Munggaran, serta Pembina Jakut Hub, Ikhwan Ridwan Boim.

Kepala Seksi Komunikasi dan Informasi Publik Sudin Kominfotik Kota Administrasi Jakarta Utara, Ruki Cita Munggaran, mengatakan tema “Gen Z Jakarta Utara Naik Kelas” menjadi relevan di tengah tantangan generasi muda dalam menghadapi perkembangan dunia kerja dan persaingan yang semakin dinamis.

“Pengangguran usia muda masih menjadi tantangan yang harus kita jawab bersama. Karena itu, Jakut Hub dibentuk sebagai semacam inkubator bagi generasi Z di Jakarta Utara. Ini menjadi wadah untuk berkumpul, bertukar gagasan, mengembangkan kreativitas, sekaligus meningkatkan kemampuan,” ujar Ruki.

Ruki menambahkan, keberadaan Jakut Hub diharapkan dapat menjadi ruang kolaborasi bagi anak muda untuk saling menguatkan, menggali potensi, serta menemukan peluang baru melalui pemanfaatan teknologi dan kreativitas.

“Manfaatkan Jakut Hub sebaik-baiknya. Kami ingin anak-anak muda Jakarta Utara menjadi generasi yang berdaya, produktif, mandiri, dan mampu memberikan manfaat bagi masyarakat. Jangan hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga menjadi pencipta karya dan peluang,” harapnya.

Sementara itu, Direktur Utama PT Jakarta Infrastruktur Propertindo (JIP), Nur Iswan, menilai perkembangan ekosistem digital saat ini membuka peluang besar bagi generasi muda untuk membangun digital value dari setiap karya yang dihasilkan. Menurutnya, menjadi content creator tidak cukup hanya dengan memiliki ide dan kemampuan teknis, tetapi juga membutuhkan sikap dan konsistensi dalam menjalani proses.

Berbagi pengalamannya sebagai seorang YouTuber, Nur Iswan mengatakan setiap anak muda, khususnya Gen Z, pada dasarnya memiliki potensi untuk berkembang di dunia digital. Namun, potensi tersebut perlu diikuti dengan tiga hal utama, yakni skill, attitude, dan consistency.

“Setiap Gen Z itu sebenarnya punya potensi untuk menjadi bagian dari dunia digital creator. Tetapi untuk bisa berhasil, tidak cukup hanya punya ide dan skill. Harus ada attitude yang baik dan yang paling penting adalah konsistensi. Skill bisa dipelajari, attitude menentukan bagaimana kita menjalani proses, sedangkan konsistensi yang membuat kita terus berkembang dan menghasilkan karya,” ujar Nur Iswan.

Ia berharap Jakut Hub dapat menjadi ruang yang mendorong anak muda Jakarta Utara untuk berani memulai, tidak takut mencoba, serta menjadikan teknologi sebagai sarana untuk menghasilkan karya yang memiliki nilai.

“Saya berharap dari Jakut Hub ini anak-anak muda tidak hanya mendapatkan inspirasi, tetapi juga berani mengeksekusi ide. Karena pada akhirnya, yang membedakan antara ide dan karya adalah keberanian untuk memulai,” pungkasnya.

Pembina Jakut Hub, Ikhwan Ridwan Boim, mengatakan Jakut Hub hadir sebagai ruang yang memberikan kesempatan kepada anak muda Jakarta Utara untuk bertemu, berkolaborasi, dan mengembangkan berbagai potensi yang dimiliki.

“Kami ingin Jakut Hub menjadi rumah bersama bagi anak-anak muda Jakarta Utara. Dari sini mudah-mudahan lahir lebih banyak karya, komunitas, kolaborasi, bahkan peluang usaha baru. Jadi, anak muda bukan hanya mengikuti perkembangan zaman, tetapi juga ikut menciptakan perubahan,” pungkasnya.(Sutarno)

Continue Reading

Ibukota

Sampah dari Kantor Walikota Jakut Numpuk di GRJU Wali Murid Protes

Published

on

By

Jakarta, Hariansentana.com.- Kinerja Suku Dinas Lingkungan Hidup (Sudin LH) Kota Administrasi Jakarta Utara di bawah kepemimpinan Edy Mulyanto kembali menjadi sorotan publik. Kali ini, tumpukan sampah terlihat berserakan dan terus menumpuk di lingkungan Gelanggang Remaja Jakarta Utara (GRJU), Kelurahan Kebon Bawang Kecamatan Tanjung Priok, kota administrasi Jakarta Utara.

Pemandangan tak sedap dan bau menyengat tersebut mengundang keprihatinan dan kritik keras dari wali murid dan warga pengunjung fasilitas olahraga setempat.

Dari pantauan di lokasi tersebut tumpukan sampah itu hanya berasal dari Komplek Kantor Walikota administrasi Jakarta Utara dan GRJU tidak ada sampah warga yang membuang disana. Sampah tersebut umumnya kantong plastik, sisa makanan, daun dan ranting pohon.

Namun demikian dari hari kehari sampah terus menumpuk bak gunung kecil dengan ketinggian hampir 2 meter menyebar hingga radius 10 sampai 20 meter.

Seorang warga pengunjung GRJU yang mengantar anaknya berenang mengatakan pemandangan sampah di GRJU merusak lingkungan dan estetika perkantoran dan sarana olah raga kota.

“Padahal GRJU ini pusat kegiatan anak-anak muda dan warga untuk berolahraga. Sangat disayangkan sampah ditumpuk begitu saja tanpa penanganan cepat dari petugas,” ujar Saimin, (40), salah satu warga yang ditemui di sekitar lokasi, Jumat, (4/9/2026).

“Kalau sampah dekat kantor walikota Jakarta Utara saja ditanganinya seperti ini, apa lagi sampah warga. Pantas saja Sudin LH jadi sorotan terus,” tanya dia, menambahkan.

Kepala Seksi Sarana Prasarana GRJU, Murifin, mengaku bukan pihaknya dalam penanganan sampah dilokasi tersebut.

“Ini dibawah pengelolaan LH bang, GRJU tidak terkait dalam pengelolaan sampah yang dimaksud. Kalau sampah kami sehari kurang lebih hanya dua gerobak saja,” ungkapnya.

Sementara seorang petugas LH dilokasi membenarkan sampah tersebut berasal dari kantor walikota Jakarta Utara. “saat ini kami sedang menunggu kouta untuk mengangkutnya. Sehari sekali saja diangkut kalau ada koutanya,” jelas petugas Sudin LH dilokasi TPS GRJU.

Kepala Suku Dinas Lingkungan Hidup Kota Jakarta Utara, Edy Mulyanto, ketika dikonfirmasi terkait sampah volume kecil belum ada tanggapan.

Sementara itu Amir Kasatpel LH Kebersihan Kecamatan Tanjung Priok.menggataksn siap akan kami tindak lanjuti jawabnya singkat.(Sutarno).

Continue Reading
Advertisement

Trending