Daerah

Lapas Semarang Antarkan Warga Binaan Hadiri Pemakaman Orangtua

Published

on

Semarang-Seorang warga binaan pemasyarakatan (WBP) Lapas Kelas I Semarang mendapatkan musibah ketika berada di penjara. Pasalnya, WBP berinisial R(30) mendapatkan kabar duka yang datang dari ayah kandungnya, Jum’at (21/03).

Mendengar informasi tersebut, Lapas Semarang sigap untuk memberikan pengawalan keluar untuk hadiri pemakaman. Sebelum keluar, Tim Pengamat Pemasyarakatan (TPP) melakukan sidang untuk membahas izin luar biasa tersebut.

Setelah mendapatkan persetujuan, Lapas Semarang bersama dengan Bhabinkamtibmas Polsek Ngaliyan memberikan pengawalan terhadap R menuju ke pemakaman yang berada di daerah Tambakmulyo.

Setibanya dikediaman, R disambut keluarga dengan suasana haru. Kemudian R bersama keluarga mengikuti prosesi pemakanan hingga selesai.

Keluarga dari R dalam kesempatan tersebut mengucapkan terimakasih kepada Kepala Lapas atas izin yang diberikan kepada R.

Lebih lanjut, Kepala Lapas Semarang, Mardi Santoso mengatakan, WBP dapat menerima izin luar biasa dengan beberapa syarat.

“Izin luar biasa diberikan kepada WBP yang keluarganya meninggal, menghadiri pernikahan anaknya atau menghadiri pembagian warisan. Tentu dengan beberapa syarat, antara lain harus memiliki penjamin disertai dokumen mengenai kejadian tersebut seperti surat kematian dan surat jaminan tidak melarikan diri. Kita juga akan kawal ketat dengan bantuan kepolisian.” ucap Mardi.

Click to comment

Trending

Exit mobile version