Connect with us

Ibukota

Kelurahan Ancol Jadi Proyek Percontohan IBM, Kolaborasi ‘Bersinar’ Digaungkan

Published

on

Jakarta,HarianSentana.Com – Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Jakarta Utara menunjuk Kelurahan Ancol sebagai proyek percontohan (pilot project) dalam penerapan konsep Intervensi Berbasis Masyarakat (IBM) dalam program rehabilitasi penyalahgunaan narkotika.

Kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan pemangku kepentingan digaungkan demi terwujudnya Kota Jakarta Utara yang bersih narkotika (Bersinar).

Wali Kota Administrasi Jakarta Utara Ali Maulana Hakim mendukung penuh program rehabilitasi narkotika yang berkonsep IBM dari BNNK Kota Jakarta Utara. Apalagi program ini turut mengkolaborasikan peran antara pemerintah, masyarakat dan pemangku kepentingan yang semakin mewujudkan kota Jakarta Utara Bersinar.

“IBM ini benar-benar mengkolaborasikan semua pihak tetapi dengan mengupayakan peran aktif masyarakat untuk menggaet penyahguna narkotika agar dapat direhabilitasi,” ujar Ali usai menghadiri Workshop Sosialisasi Program IBM Tahun 2021 di kawasan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (27/5).

Dengan adanya peran aktif masyarakat, Ali menilai pendekatan terhadap keluarga dan penyalahguna narkotika berjalan dengan baik. Pendekatan yang intens tentunya meminimalisir keraguan keluarga dan penyalahguna narkotika untuk mengikuti program rehabilitasi.

“Para penyalahguna narkotika bukan aib. Ini tanggung jawab kita bersama untuk meng mereka menjalani rehabilitasi. Di sinilah peran masyarakat yang didaulat sebagai kepanjangan tangan program IBM mengkomunikasikan segala kendala yang ada. Tentu semua itu tidak terlepas dari peran BNNK Jakarta Utara, pemerintah, maupun dukungan dari pihak swasta,” jelasnya.

Di lokasi yang sama, Kepala Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Jakarta Utara AKBP Bambang Yudistira menerangkan, kegiatan yang didukung PT Pelindo II ini merupakan salah satu upaya dalam mewujudkan Kota Jakarta Utara bersih dari narkotika. Memberikan pembekalan bagi masyarakat agar dapat mengajak para pecandu narkotika menjalani program rehabilitasi secara gratis.

“Program ini salah satu upaya kami menggerakkan masyarakat untuk dapat menjangkau penyalahguna narkotika. Mereka memberikan pemahaman sekaligus mengajak penyalahguna mengikuti program rehabilitasi ringan,” papar Bambang.

Sub Koordinator Seksi Rehabilitasi BNNK Jakarta Utara dr Novianti Purnamasari menjelaskan, Kelurahan Ancol dipilih sebagai proyek percontohan program rehabilitasi IBM lantaran sukses sebagai kelurahan bersinar dari Seksi Pemberdayaan dan Pencegahan (P2M) BNNK Jakarta Utara pada tahun sebelumnya.

Untuk tahun berikutnya, BNNK Jakarta Utara akan memilih Kelurahan Sunter Jaya sebagai kelurahan bersinar yang mana pelatihan sudah mulai diberikan kepada masyarakat petugas IBM.

“Ini semua merupakan awal ikhwal peran aktif masyarakat dalam program rehabilitasi penyalahgunaan narkotika. Jangan takut untuk direhabilitasi karena semua data klien kami rahasiakan,” tutupnya. Sementara Rusmin lurah Ancol menggatakan Pada HarianSentana.Com.” Kami akan berusaha semaksimal mungkin dengan bersenergi dengan unsur Rt/Rw,LMK,FKDM,Tokmas.dalsm mrngsukseskan karena ini demi kebaikan generasi muda khususnya generasi muda kelurahan Ancol.”Ungkapnya.

Penulis : Sutarno

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Ibukota

Gandeng Tokoh Masyarakat, PPSU Kelurahan Ancol Kembali Bekerja

Published

on

By

Jakarta, Hariansentana.com — Petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) Kelurahan Ancol dipastikan sudah kembali bekerja, Selasa (20/2/2024). Hal ini menyusul adanya titik terang penyelesaian masalah usai pertemuan forum bersama tokoh masyarakat.

Camat Pademangan, Didit Mulyadi mengatakan forum pertemuan digelar mempertemukan jajaran aparatur Kelurahan Ancol, petugas PPSU Kelurahan Ancol,Sahrizal Dewan Kota perwakilan Kecamatan Pademangan, Asep Ketua Lembaga Musyawarah Kelurahan (LMK) Kelurahan Ancol, dan pengurus Rukun Warga (RW) di Ruang Pola Kantor Kelurahan Ancol pada Selasa (20/2/2024) pukul 09.00 WIB.

Bertemunya solusi bersama dalam forum ini memastikan seluruh PPSU Kelurahan Ancol kembali bekerja seperti sediakala.

“Pagi tadi kami mengadakan pertemuan forum bersama mencari solusi terbaik bersama. Dipastikan aktivitas seluruh petugas PPSU Kelurahan Ancol sudah mulai berjalan normal,” kata Didit Mulyadi saat dikonfirmasi, Selasa (20/2).

Dalam forum tersebut, dipastikannya Lurah Ancol, Saud Maruli Manik meminta maaf kepada petugas PPSU atas ucapan yang menyinggung hati. Lurah pun telah menjelaskan kronologi pemberian sanksi pemberhentian kerja petugas PPSU Kelurahan Ancol berinisial MH yang sesuai dengan aturan dalam kontrak kerja.

“Kami semua mengajak semua anggota PPSU untuk bersama-sama memperbaiki hubungan dan pola komunikasi demi perbaikan kinerja ke arah yang lebih baik lagi,” jelasnya.

Sementara itu, Dewan Kota Jakarta Utara perwakilan Kecamatan Pademangan, Sahrizal memastikan permasalah tersebut telah tuntas di musyawarahkan bersama.

Pihaknya bersama membuka forum komunikasi apabila terdapat permasalahan lainnya terhadap petugas PPSU di kemudian hari.

“Masalah ini sudah clear (tuntas). Semuanya sudah saling memaafkan dan akan saling memperbaiki diri. Ke depannya, kami selalu terbuka untuk membuka forum komunikasi apabila ada permasalahan PPSU lainnya,” tutup Rijal.(Sutarno)

Continue Reading

Ibukota

Ketum PWI Pusat Hendry Ch Bangun Mengukuhkan Pengurus PWI Pusat Masa Bakti 2023-2028

Published

on

By

Jakarta, Hariansentana.com – Konferensi Kerja Nasional (Konkernas) PWI di sela-sela Hari Pers Nasional (HPN) 2024, yang digelar di Candi Bentar Ancol, kawasan wisata pesisir Taman impian jaya ancol (Ancol Bay City).di kelurahan Ancol kecamatan Pademangan kota administrasi Jakarta Utara, Minggu (18/2/2024) menghasilkan banyak program kerja untuk PWI 2023-2028.

Beberapa program yang penting antara lain disepakatinya PWI membentuk Lembaga Konsultasi, Bantuan dan Penegakan Hukum (LKBPH) PWI berbadan hukum yayasan dan berjaringan di PWI seluruh Indonesia.

“Salah satu tujuannya adalah memberikan advokasi dan atau pendampingan kepada wartawan anggota PWI terkait kasus hukum sengketa pemberitaan pers, terkait kepentingan organisasi PWI dan atau sengketa hubungan wartawan dengan perusahaan pers,” jelas Kamsul Hasan, Ketua Bidang Advokasi dan Pembelaan Wartawan.

Bidang Luar Negeri PWI juga menyepakati diagendakannya kunjungan ke mancanegara dalam Program PWI 2024-2028. Antara lain kunjungan ke Rumania, Italia, Vatikan dan lain-lain. Juga ada kunjungan balasan ke Journalists Association of Korea (JAK) di Seoul.

“Salah satu tujuannya memperkuat dan meningkatkan hubungan kerjasama yang saling menguntungkan antara PWI dengan wartawan dan atau asosiasi wartawan di seluruh dunia. Sekaligus untuk meningkatkan kapasitas wartawan anggota PWI,” kata Ketua Bidang Luar Negeri PWI Ninuk Pambudy, yang pernah menjabat Pemred Kompas.

Dalam Konkernas PWI juga disepakati tuan rumah HPN tahun berikutnya, yakni HPN 2025, HPN 2026 dan HPN 2027. Untuk HPN 2025 PWI Provinsi Riau dan PWI Kepulauan Riau bersemangat menjadi tuan rumah.

Namun, seperti rilis yang diterima Hariansentana.com, para peserta Konkernas berharap PWI Bali dan PWI Sulawesi Selatan juga mempersiapkan daerahnya untuk HPN 2025.

Ketua Bidang Organisasi H Zulmansyah Sekedang menegaskan dua provinsi yang berminat dan dua provinsi yang diamanahkan dalam Konkernas agar segera berkomunikasi dengan kepala daerah masing-masing dan pimpinan DPRD setempat untuk mendapatkan dukungan.

“Tahun 2025, HPN diselenggarakan di salah satu provinsi yang paling cepat PWI-nya mendapatkan dukungan dari Gubernur dan atau DPRD Provinsi masing-masing, yakni antara Riau, Kepulauan Riau, Bali dan Sulawesi Selatan,” jelas Zulmansyah.

Untuk 2026, PWI Aceh dan PWI Lampung bersaing sebagai tuan rumah HPN. Sedangkan di 2027, PWI Banten menjadi satu-satunya daerah yang menyatakan siap menjadi tuan rumah HPN.

Sebelum Konkernas dibuka resmi oleh Ketua Umum PWI Hendry Ch Bangun, terlebih dahulu dikukuhkan kepengurusan lengkap PWI Pusat periode 2023-2028 sebanyak 120 wartawan. Terdiri atas sembilan wartawan diamanahkan di Dewan Kehormatan (DK), 14 orang di Dewan Penasehat (DP) dan 97 wartawan di kepengurusan harian, komisi dan direktorat.(Sutarno)

Continue Reading

Ibukota

Lurah Ancol Jelaskan Permasalahan PPSU yang Demo

Published

on

By

Jakarta, Hariansentana.com –– Lurah Ancol Saut Maruli Manik di dampingi Sekretaris Kelurahan Ancol Kenny Hutagaol menjelaskan aksi demo 120 anggota PPSU kelurahan Ancol kecamatan Pademangan kota administrasi jakarta utara Senin (19/2/2024).

Kronologi aksi mogok tersebut bermula dari ada salah satu anggota PPSU bernama Mukhtar yang di keluarkan lantaran tidak masuk masuk kerja tanpa alasan yang jelas.

“Bilangnya sakit tapi tidak ada surat dari rumah sakit maupun dokter, sebagai bukti laporan kami ke atas, hampir 12 hari tidak masuk kerja,” ungkap Saut.

Selain itu lanjut Saut mengenai kata Miskin di pelintir oleh orang yang tidak bertanggung jawab. Dia menjelaskan, Waktu apel dirinya menegaskan pada semua anggota PPSU kelurahan Ancol untuk jangan banyak merokok sebab merokok itu tidak baik bagi kesehatan. Saut mengibaratkan merokok itu sama saja dengan membakar duit, dan akan membuat kita miskin.
“Mendingan uang kita tabung buat masa depan anak,” tegasnya.

Seperti di beritakan. Puluhan petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) Kelurahan Ancol menggelar aksi banting sapu dan mogok kerja di Jalan Lodan Raya, Ancol, Pademangan, Jakarta Utara pada Senin 19 Februari 2024 pagi.

Aksi mogok kerja ini dilakukan sebagai bentuk protes kepada Lurah Ancol, Saud Maruli Manik dan Sekretaris Kelurahan Ancol Kenny Hutagaol yang dinilai sering menghina dan bertindak Rasis pada para pasukan oranye tersebut.

Para petugas PPSU ini kerap kali dihina dengan sebutan miskin oleh atasan mereka tersebut.

Pantauan hariansentana.com di lokasi, puluhan petugas PPSU tersebut berkumpul tanpa menggunakan seragam. Masing-masing dari mereka juga datang sambil membawa sapu lidi yang kemudian dibanting ke jalanan.

Aksi banting sapu berujung mogok kerja ini merupakan simbol protes para pasukan oranye terhadap perilaku lurah dan sekretaris kelurahan yang dianggap telah melecehkan mereka. Alhasil, lantaran para pasukan oranye ini memutuskan mogok kerja, sampah-sampah di Jalan Lodan Raya dan sekitarnya pun dibiarkan berserakan begitu saja.
(Sutarno)

Continue Reading
Advertisement

Trending