Nasional
Kasal Sematkan Brevet Kehormatan Hidro-Oseanografi TNI AL Kepada Menhub RI
Jakarta, Hariansentana com – Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Yudo Margono, S.E., M.M., menyematkan Brevet Kehormatan Hidro-Oseanografi TNI Angkatan Laut (TNI AL) secara resmi kepada Menteri Perhubungan (Menhub) RI Ir. Budi Karya Sumadi disaksikan oleh Komandan Pusat Hidro-Oseanografi Angkatan Laut (Danpushidrosal) Laksamana Madya TNI Agung Prasetiawan, M.A.P, selaku Chief Hidrografer Indonesia, bertempat di Aula Mataram, Gedung Karya Kementerian Perhubungan RI, Gambir, Jakarta Pusat, Senin (1/11).
Pemberian Brevet kehormatan kepada Menhub RI ini didasarkan atas kontribusi yang besar Kementerian Perhubungan terhadap Pushidrosal terutama dalam kerja sama yang erat dan harmonis di berbagai bidang khususnya dalam menjaga keselamatan pelayaran nasional. Kontribusi Kementerian Perhubungan sangat besar dalam mendukung tugas pokok Pushidrosal sebagai Lembaga Hidrografi militer dan lembaga Hidrografi nasional.

Penyematan brevet kehormatan sekaligus secara resmi menetapkan Menteri Perhubungan sebagai warga kehormatan komunitas hidrografi. Hal ini diharapkan dapat memberikan inspirasi dalam peningkatan motivasi dan semangat profesionalisme bidang hidrografi bagi seluruh personel Pushidrosal sebagai Kotama Pembinaan dan Operasi pada lingkup TNI AL dan pengembangan hidrografi pada tingkat nasional.
Sebelumnya, Kasal juga telah menyematkan brevet kehormatan Hidro-Oseanografi kepada beberapa pejabat negara yaitu Menteri Luar Negeri Retno Lestari Priansari Marsudi, S.I.P., L.L.M., Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional Dr. Ir. H. Suharso Monoarfa dan Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P, di Pushidrosal, Ancol, Jakarta Utara beberapa waktu lalu.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Sekertaris Jenderal Kemenhub Dr. Ir. Djoko Sasono, Asisten Personel (Aspers) Kasal Laksda TNI Irwan Achmadi, M.Tr.(Han), Dankormar Mayjen TNI (Mar) Suhartono, M.Tr (Han)., Pangkolinlamil Laksda TNI Erwin S. Aldedharma, S.E., M.M., M.Sc. Pangkoarmada I Laksda TNI Arsyad Abdullah, S.E., M.A.P., Kadispenal Laksma TNI Julius Widjojono, CHRMP., Kadiswatpersal Laksma TNI Taufik Arief, S.T., M.M., serta para pejabat Kemenhub RI.(Red)
Peristiwa
Meski Sudah Jadi Tersangka, Pelaku Penipuan Ini Tak Juga Ditahan
JAKARTA – Penyidik Kepolisian Subdit Harda Polda Metro Jaya dinilai tak tegas dalam menangani kasus penipuan dan penggelapan. Bagaimana tidak meski sudah menetapkan FE sebagai tersangka namun FE masih berkeliaran dan melaksanakan kegiatan sehari-hari secara normal.
Menanggapi hal tersebut Ketua Forum Masyarakat Pengamat Kebijakan Publik (FMPKP) Hari Supriyanto menilai meski hukuman penipuan dan penggelapan tak lebih dari lima tahun tetap perlu ada efek jera bagi pelaku.
“Bisa saja memang pelaku tidak ditahan, tapi apa polisi bisa menjamin pelaku tidak mengulangi kejahatannya lahi dan merusak barang bukti,” kata Hari dalam keterangannya.
Hari menilai perlakuan terhadap pelaku kriminal harus sama. Kalau memang sudah terbukti sebagai tersangka polisi harus bisa melakukan penahanan.
“Jangan hanya karena suatu hal, penyidik kepolisian justru memberikan perlakuan khusus terhadap pelaku kriminal,” tegasnya.
Diketahui FE dilaporkan ke Polda Metro Jaya dalam kasus dugaan penipuan dengan nomor LP/B/1201/III/2024/SPKT/POLDA METRO JAYA pada tanggal 1 Maret 2024 oleh seorang pelapor.
Berjalannya penyidikan, Penyidik Harda Dirreskrimum Polda Metro Jaya mengeluarkan surat pemberitahuan dimulainya penyidikan dengan Nomor SPDP/552/VII/RES.1.11/2024/Ditreskrimum pada tanggal 23 Juli 2024.
Setelah melakukan tahapan penyidikan, penyidik Harda akhirnya menetapkan FE sebagai tersangka dalam surat nomor S.Tap/S-4/4/I/2025/Ditreskrimum Polda Metro Jaya pada tanggal 6 Januari 2025.
Dan terhadap tersangka FE penyidik Harda juga sempat memanggil untuk dilakukan pemeriksaan sebagai tersangka pada 13 Januari 2025.
Namun sepanjang hampir satu tahun, penyidik Harda tidak juga menahan tersangka FE bahkan kasusnya juga seperti tak terjangkau oleh polisi.
Berdasar informasi yang ada di Lapangan, Diketahui FE masih melakukan kegiatannya seperti biasa. Bahkan dirinya terus mengecek beberapa proyek yang tengah dia pegang saat ini baik di Bekasi maupun di Tangerang.
Diketahui FE menjadi tersangka dalam kasus penipuan atau penggelapan dengan dasar jual beli lahan di wilayah Pluit, Jakarta Utara. Kasus ini terjadi pada Januari 2022 di Kebon Jeruk, Jakarta Barat.
Pasal yang dikenakan adalah Pasal 378 KUHP (penipuan) dan/atau Pasal 372 KUHP (penggelapan) dengan ancaman hukuman 4 tahun penjara.
Daerah
Kabaharkam Polri Pimpin Penanaman Jagung di Indramayu
INDRAMAYU – Upaya memperkuat ketahanan pangan nasional kembali mendapat dukungan besar dari Polri. Baharkam Polri bersama Forum Komunikasi Doa Bangsa (FKDB) melaksanakan penanaman perdana jagung dan penyerahan bibit kepada kelompok tani di Kabupaten Indramayu, Kamis (11/12/2025).
Kegiatan dipusatkan di Blok Pecuk Desa Dermayu dan dilanjutkan dengan acara resmi di Hotel MM Entertainment.
Kabaharkam Polri Komjen Pol Karyoto, hadir langsung memimpin kegiatan yang turut didampingi Bupati Indramayu Lucky Hakim, Wakil Bupati Saefudin, Kapolres Indramayu AKBP Mochamad Fajar Gemilang, serta jajaran pejabat tinggi Baharkam Polri dan Forkopimda Indramayu.
Kegiatan diawali dengan simbolisasi penanaman jagung menggunakan alat tanam manual oleh jajaran pimpinan Polri dan FKDB, didampingi para petani lokal.
Komjen Karyoto menegaskan bahwa penanaman perdana ini bukan sekadar seremoni, melainkan bentuk nyata penguatan ekonomi kerakyatan.
“Kami ingin membantu para petani meningkatkan produktivitas. Jagung adalah komoditas strategis yang harus didorong keberlanjutannya,” ujarnya saat memberikan sambutan.
Selain penanaman, Baharkam Polri dan FKDB juga menyerahkan bibit jagung unggul kepada kelompok tani di Indramayu, sebagai dukungan langsung terhadap masyarakat.
Penyerahan dilakukan oleh Komjen Karyoto dan perwakilan FKDB kepada para petani yang hadir di lokasi.
Sementara Kapolres Indramayu AKBP Mochamad Fajar Gemilang menyampaikan kegiatan ini menjadi bukti kolaborasi Polri dengan masyarakat dalam pembangunan sektor pangan.
“Polri bukan hanya menjaga keamanan, tetapi juga hadir membantu masyarakat meningkatkan kesejahteraan melalui program pertanian berkelanjutan,” ujarnya.
Ibukota
Gubernur dan Walikota Jakarta Utara Kunjungi Korban Kecelakaan di SDN 01 Kali Baru Kec.Cilincing
Jakarta,Hariansentana.com — Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung dan Walikota Jakarta Utara Hendra Hidayat mengunjungi para korban kecelakaan di SDN Kalibaru 01, Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara, pada Kamis (11/12/2025). Kunjungan ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian pemerintah daerah terhadap para siswa dan guru yang menjadi korban insiden tersebut.
Dalam kunjungan tersebut, Gubernur dan Walikota berdialog langsung dengan para korban dan keluarga mereka, serta memberikan dukungan moral dan Mereka juga memastikan bahwa seluruh korban mendapatkan perawatan medis yang terbaik di RSUD Cilincing dan RS Koja.
“Kami sangat prihatin dengan kejadian ini dan ingin memastikan bahwa seluruh korban mendapatkan perawatan yang terbaik. Pemerintah daerah akan memberikan segala dukungan yang dibutuhkan untuk membantu pemulihan para korban,” ujar Gubernur..

Hendra Hidayat Walikota administrasi Jakarta Utara menambahkan bahwa pihaknya akan berkoordinasi dengan pihak sekolah dan dinas terkait untuk memastikan keamanan di lingkungan sekolah.
“Kami akan melakukan evaluasi terhadap sistem keamanan di sekolah-sekolah di Jakarta Utara untuk mencegah kejadian serupa di masa depan,” katanya.
Kunjungan Gubernur dan Walikota ini diharapkan dapat memberikan semangat dan dukungan bagi para korban serta keluarga mereka. Pemerintah daerah berkomitmen untuk terus memberikan perhatian dan bantuan kepada para korban hingga mereka pulih sepenuhnya.
Gubernur Pramono menegaskan, biaya pengobatan para korban akan ditanggung sepenuhnya oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta. “Saya sudah menyampaikan kepada dua Direktur RSUD, serta kepada Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta, bahwa seluruh biaya ditanggung sepenuhnya oleh Pemprov DKI Jakarta,” tandasnya.
Lebih lanjut, Gubernur Pramono menerangkan, terdapat 21 korban yang saat ini sedang menjalani perawatan intensif. Rinciannya, lima korban dirawat di RSUD Koja, terdiri atas satu guru dan empat siswa. Enam korban lainnya dirawat di RSUD Cilincing, sementara sepuluh korban lainnya masih menunggu keterangan lebih lanjut.
Saya sudah melihat langsung lima korban yang dirawat di RSUD Koja. Mudah-mudahan tidak ada kondisi yang lebih parah. Saya betul-betul berdoa, dan saya telah memerintahkan Direktur RSUD Koja serta RSUD Cilincing untuk memberikan pelayanan terbaik.
“Jika diperlukan tindakan bedah atau lainnya, saya meminta agar diberikan dukungan penuh,” pungkasnya.(Sutarno)
-
Peristiwa2 days agoMobil Operasional MBG Seruduk Siswa SDN 01 Kali Baru, yang Sedang Berbaris di Lapangan
-
Nasional7 days agoJSI Menjadi Tuan Rumah Dalam Ajang Team Indonesia & Team Europe Bersepeda Bersama Akhiri Kekerasan Digital Terhadap Wanita dan Anak Perempuan.
-
Polhukam2 days agoKodam Jaya Blokir 66 Hektare Tanah di 7 RW Kel Sunter Jaya, BPN Pastikan Sertifikat Asli
-
Ibukota5 days agoTinjau Tanggul Pengaman Pantai, Pramono Pastikan Penanganan Rob Jadi Prioritas

