Polhukam
Kasad Terima Laporan Korps Kenaikan Pangkat 12 Pati TNI AD
Jakarta, Hariansentana.com – Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Andika Perkasa menerima Laporan Korps Kenaikan Pangkat 12 orang Perwira Tinggi (Pati) TNI Angkatan Darat, bertempat di Lantai Dasar Gedung E Markas Besar Angkatan Darat (Mabesad), Jakarta, Jum’at (26/2/2021).
Dua Pati dinaikkan pangkatnya dari Mayjen TNI menjadi Letjen TNI yaitu Letjen TNI Chandra W. Sukotjo, M.Sc. (Danpuspomad), dan Letjen TNI Arif Rahman, M.A. (Danpussenif Kodiklatad).
Kemudian tiga Pati dinaikkan pangkatnya dari Brigjen TNI menjadi Mayjen TNI yaitu Mayjen TNI Gunawan Pakki, S.I.P., S.T., M.T. (Pa Sahli Tk. III Bid. Jahpers Panglima TNI), Mayjen TNI Karmin Suharna, S.I.P., M.A. (Pa Sahli Tk. III Kasad Bid. Komsos), dan Mayjen TNI Jeffry Apoly Rahawarin (Sahli Bid. SDM & Teknologi Kemenko Polhukam).
Sementara tujuh orang lainnya dinaikkan pangkatnya menjadi Brigjen TNI yaitu Brigjen TNI Dr. Arief Prayitno, S.I.P.,S.H., M.Hum. (Pa Sahli Tk. II Lingkungan Hidup Sahli Bid. Wassus dan LH Panglima TNI), Brigjen TNI Sugeng Priyanto (Pa Sahli Tk. II Kumham dan Narkoba Sahli Bid. Sosbud Kumham dan Narkoba Panglima TNI), Brigjen TNI Victor Deni S.A. Herianto, S.H. (Ir Pusterad), Brigjen TNI Frengky E. Riupassa, S.Sos., M.Han. (Asdep Koordinasi Doktrin dan Strategi Pertahanan Kemenko Polhukam), Brigjen TNI Dadang Arif Abdurahman, S.E. (Dirlem Secapaad), Brigjen TNI Eko Suhariyono, S.H., M.H. (Pa Sahli Tk. II Wassus Sahli Bid. Wassus dan LH Panglima TNI), dan Brigjen TNI Nurcahyo Utomo, M.Pm. (Dansatinteltek Bais TNI).
Acara Laporan Korps Kenaikan Pangkat Pati TNI AD berjalan dalam keadaan khidmat, tertib dan lancar, serta tetap berpedoman pada protokol kesehatan. Dalam acara tersebut juga ditampilkan profil masing-masing pejabat melalui tayangan videotron serta dilanjutkan dengan foto bersama, dengan didampingi istri masing-masing.
Hadir pada acara tersebut Pangkostrad, Irjenad, Koorsahli Kasad, Danpusterad, Ka RSPAD dan para Asisten Kasad.
(Dispenad)
Polhukam
Peringati Hari HAM, Massa GEBRAK Gelar Aksi Tertib dengan Pengawalan Humanis Polri
Jakarta, Hariansentana.com — Sekitar 200 massa dari Gerakan Buruh Bersama Rakyat (GEBRAK) menggelar aksi memperingati Hari Hak Asasi Manusia Internasional di kawasan Silang Selatan Monas, Jakarta Pusat, Rabu (10/12).
Melalui keterangannya, Rabu (10/12), Koordinator Aksi Unras Ivan Ibrahim mengungkapkan bahwa, Aksi diikuti berbagai elemen buruh, mahasiswa, petani, serta organisasi masyarakat sipil. Kegiatan yang dimulai sejak pagi ini berlangsung tertib dan kondusif, dengan pengamanan terpadu dari personel Kepolisian Republik Indonesia.
“Penyekatan, pengaturan arus massa, serta pengawalan perjalanan dari Menara Thamrin menuju Monas berjalan lancar. Aparat Polri juga memastikan ruang penyampaian pendapat publik tetap aman dan humanis,” ujarnya.

Dalam aksi tersebut, para peserta aksi membawa sejumlah tuntutan di antaranya:
- Menghentikan represivitas dan kriminalisasi terhadap aktivis gerakan rakyat, serta membebaskan tahanan politik.
- Kenaikan upah buruh tahun 2026.
- Pengesahan regulasi ketenagakerjaan yang berpihak kepada buruh.
- Seruan pembebasan seluruh tahanan politik.
Ditambahkan Ivan Ibrahim, tercatat lebih dari 20 organisasi bergabung dalam aksi ini, termasuk KASBI dari berbagai wilayah, KPBI, API, FMN, SPK, KPA, Arus Pelangi, Greenpeace, hingga FSPBI.
“Aksi berlangsung damai hingga selesai,” imbuhnya.
Personel Polri memastikan keamanan dengan pendekatan humanis, melakukan pengawalan, pengaturan massa, serta menjaga situasi tetap kondusif dari awal hingga massa bubar. (Red).
Polhukam
Aktivitas BERSATU Dorong Pelajar Tangerang Raya Jauhi Narkoba dan Tawuran
Tangerang, Hariansentana.com –– Kegiatan bertajuk BERSATU yang digelar di wilayah Tangerang Raya menjadi wadah baru bagi para pelajar untuk menyalurkan energi sekaligus menghindarkan diri dari perilaku negatif seperti narkoba, tawuran, hingga tindakan anarkis lainnya.
Hal ini disampaikan oleh Nazario Delima Adventus melalui keterangannya, Rabu (10/12).
Nazario menjelaskan bahwa, agenda ini lahir dari kebutuhan untuk menghadirkan ruang positif bagi kalangan pelajar.
“Kegiatan ini menjadi salah satu puncak kebutuhan kami terhadap para pelajar, khususnya di Tangerang Raya. Bagaimana agar para Hiswa dan Hiswi menjauhi narkoba, tawuran pelajar, dan tindakan anarkisme lainnya,” ujarnya.

Salah satu cara yang ditempuh panitia adalah dengan menggelar turnamen futsal sebagai media penyaluran bakat sekaligus energi para siswa. Menurut Nazario, olahraga dapat menjadi alternatif yang efektif untuk mengalihkan kecenderungan perilaku negatif.
“Dengan event ini, teman-teman yang tadinya mencari jati diri lewat tawuran atau narkoba bisa berlaga di lapangan futsal. Energi negatif itu kita alihkan menjadi sesuatu yang positif,” paparnya.
Dalam kegiatan BERSATU, panitia juga menyisipkan pesan sosial mengenai pentingnya menjaga kekompakan dan hubungan baik antar pelajar. Nazario menegaskan bahwa rivalitas hanya berlaku ketika pertandingan berlangsung.
“Di lapangan kita boleh berkompetisi, tapi di luar lapangan kita semua saudara. Tidak ada lagi yang namanya tawuran pelajar,” tegasnya.
Nazario juga menyampaikan harapannya, agar kegiatan positif seperti ini dapat terus berlanjut dan berdampak pada penurunan kasus kenakalan pelajar di Tangerang Raya.
“Saya berharap acara ini bisa berlanjut. Tawuran yang melibatkan siswa di Tangerang Raya bisa kita hentikan melalui kegiatan seperti ini,” imbunya.
Melalui kolaborasi dan aktivitas positif, kegiatan BERSATU diharapkan mampu memperkuat karakter pelajar serta menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, sehat dan bebas dari kekerasan maupun penyalahgunaan narkoba. Kegiatan ini juga diikuti oleh 20 SMA/SMK se-Tangerang Raya. (Red).
Polhukam
Kodam Jaya Blokir 66 Hektare Tanah di 7 RW Kel Sunter Jaya, BPN Pastikan Sertifikat Asli
Jakarta, Hariansentana.com.- Pemblokiran tanah seluas 66 hektare di Sunter Jaya, Jakarta Utara, dilakukan oleh Kodam Jaya pada tahun 2019.
Kepala Kantor Pertanahan Kota Jakarta Utara, Sontang Manurung, menegaskan bahwa pemblokiran ini berdasarkan dokumen aset militer kolonial Belanda yang dikenal sebagai Kaart Van De Militaire Terreinen Te Weltevreden Ryswyk en Tanah Abang.
Kodam Jaya melakukan pemblokiran ini, bukan Badan Pertanahan Nasional (BPN), seperti yang dijelaskan Manurung dalam pertemuan dengan warga pada Rabu (10/12). Meski demikian, BPN memastikan bahwa sertifikat atas 3.268 bidang tanah tersebut adalah asli
“Kami memastikan bidang tanah yang sudah bersertifikat BPN itu asli. Ada 3.268 bidang bersertifikat dan 1.102 bidang lainnya belum bersertifikat,” tambahnya.
Warga Sunter Jaya sebelumnya memprotes pemblokiran ini karena dianggap merugikan mereka. Pada pertemuan dengan warga, Kodam Jaya memperlihatkan surat permohonan penghapusan catatan blokir kepada Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD).
“Kami akan terus mengecek status tanah kami secara berkala,” ujar Koordinator Aksi, Riyanto Ameng.Pertemuan tersebut dihadiri oleh Pangdam Jaya Mayjen TNI Deddy Suryadi, Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Asep Suheri, Wali Kota administrasi Jakarta Utara Hendra Hidayat, dan Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Pol Erick Frendriz. Sebelumnya, ribuan warga Sunter Jaya mendatangi Kantor Pertanahan atau ATR/BPN Kota Jakarta Utara untuk menuntut pencabutan blokir sertifikat tanah di tujuh RW pada Rabu (26/11).(Sutarno)
-
Peristiwa3 days agoMobil Operasional MBG Seruduk Siswa SDN 01 Kali Baru, yang Sedang Berbaris di Lapangan
-
Polhukam3 days agoKodam Jaya Blokir 66 Hektare Tanah di 7 RW Kel Sunter Jaya, BPN Pastikan Sertifikat Asli
-
Ibukota6 days agoTinjau Tanggul Pengaman Pantai, Pramono Pastikan Penanganan Rob Jadi Prioritas
-
Travelling3 days agoRamai-ramai Kawal Pembangunan Marina Bay City di Lombok

