Connect with us

Ekonomi

Indonesia Power Resmikan PLTS Atap di Bali Power Generation Unit

Published

on

Jakarta, HarianSentana.com – Sebagai bentuk dukungan terhadap penggunaan energi ramah lingkungan di Bali, penerapan ini pun menjadi pioner di Bali, PT PLN (Persero) melalui Anak Perusahaannya Indonesia Power (IP) meresmikan beroperasinya Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Atap di Kompleks Perkantoran Bali Power Generation Unit, dengan total daya 226 kWp (Kilo Watt Peak).

Acara yang digelar pada hari Senin (24/2) tersebut dihadiri Direktur Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konversi Energi (Dirjen EBTKE) Kementerian ESDM – FX Sutijastoto, Gubernur Bali – I Wayan Koster, Direktur Utama IP – M. Ahsin Sidqi, beserta Jajaran Direksi dan Komisaris IP.

Pengembangan teknologi PLTS ini dimulai Juni 2019 oleh oleh PT Indo Tenaga Hijau, yang merupakan anak perusahaan Indonesia Power. PLTS Atap yang dikembangkan memanfaatkan modul Photo Voltage (PV) dari Canadian Solar, teknologi ini menjadi salah satu metode untuk menurunkan emisi yang dihasilkan oleh unit pembangkit yang selama ini dioperasikan menggunakan energi primer Gas ataupun minyak .

PLTS Atap Bali Power Generation Unit terpasang di dua titik dengan memanfaatkan atap pembangkit listrik tenaga diesel gas ( PLTDG) yang mampu menghasilkan daya listrik sebesar136 kWp untuk di Pesanggaran dan yang terpasang diatap kantor pembangkit listrik tenaga gas (PLTG) Pemaron kapasitasnya sebesar 90 kWp.
Dari kedua PLTS Atap tersebut diperkirakan akan mampu memangkas nilai emisi hingga 39T CO2.

Gubernur Bali – Wayan Koster mengapresiasi pemanfaatan PLTS Atap oleh IP, menjadi pioneer di Bali. “Saya mempelajari nilai nilai lokal yang diberikan oleh leluhur, Bali menyatu dengan alam, menjadi perwujudan salah satu pariwisata dunia terbaik, peresmian ini wujud nyata bahwa PLN dan IP mendukung citra pariwisata di Bali, sebagai pariwisata yang berkualitas, saya sangat berterimakasih akan hal ini, jadi bukan hanya di hulu tapi di hilir juga pengembangan EBT diterapkan, kedepan kami juga ingin menggalakkan penggunaan electric vehicle di Bali ini,” papar Koster.

Senada dengan Wayan Koster, Dirjen EBTKE KESDM – FX Sutijastoto turut memberikan apresiasinya, “Selamat bagi Anak Usaha PLN, Indonesia Power, hal ini menjadi motivasi bagi instansi lainnya untuk menerapkan hal serupa dalam mendukung penerapan green energy, apalagi kedepan Bali akan menjadi center of excellence penggunaan EBT,” kata Sutijastoto.

Adapun pengembangan dan pemasangan PLTS ini menjadi wujud nyata komitmen perusahaan dalam mendukung Kota Bali sebagai salah salah satu daerah terdepan dalam hal upaya pengembangan energi bersih, yang tercermin dalam Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 45 Tahun 2019 tentang Energi Bersih. Peraturan tersebut turut mengatur tentang pengembangan Bangunan Hijau, bangunan yang memiliki keseimbangan antara energi yang dihasilkan serta energi yang digunakan (zero energy building).

Salah satu poin yang termuat dalam peraturan tersebut adalah bahwa bangunan pemerintah pusat dan daerah, serta bangunan komersial industri, sosial dan rumah tangga dengan luas lantai lebih dari 500 M2 diwajibkan untuk memasang sistem Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS), dengan tenggat waktu mulai dari 2021 hingga 2024 mendatang.

Selain itu, keberadaan PLTS ini turut membantu memenuhi kebutuhan energi Bali Power Generation Unit dan menjadikannya zero energy building.(sl)

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Ekonomi

Masyarakat Jakarta Kembali Aktif Pascalebaran, Beban Listrik Meningkat

Published

on

By

Jakarta, Hariansentana.com – Pascalibur Idul Fitri, masyarakat Jakarta telah kembali ke Jakarta dan beraktifitas dengan intensitas yang tinggi. Hal ini ditandai dengan meningkatnya pemakaian listrik sebesar 39,3% dibanding beban listrik hari pertama Idul Fitri.

General Manager PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jakarta Raya, Lasiran mengatakan bahwa masyarakat Jakarta yang kemarin kembali ke kampung halaman untuk mudik sekarang sudah memulai rutinitas kembali di Jakarta. Perkantoran mulai beroperasi seperti sedia kala, pertokoan mulai kembali buka, pusat perbelanjaan sudah kembali ramai.

“Meningkatnya aktivitas tersebut tercermin dari lonjakan beban listrik yang terjadi di siang hari ini,” ujar General Manager PLN Unit Induk Distribusi Jakarta, Lasiran.

Ia mengungkapkan bahwa pada saat Hari Raya Idul Fitri tanggal 10 April 2024 beban puncak listrik di Jakarta sebesar 3.353 Mega Watt (MW). Namun, seiring dengan kembalinya masyarakat ke rutinitas harian, beban listrik telah meningkat 39,3% dari hari-H Idul Fitri mencapai 4.671 MW pada Selasa, 16 April 2024.

Meskipun terjadi lonjakan beban listrik, PLN menegaskan bahwa ketersediaan pasokan listrik tetap dalam kondisi aman dan cukup untuk memenuhi kebutuhan listrik masyarakat Jakarta. Beban listrik di hari pertama masuk kerja ini juga masih lebih rendah dibandingkan dengan rata-rata harian yang mencapai 5.609 MW.

“Dengan daya mampu pasok listrik sebesar 10.089 MW, PLN yakin dapat memenuhi kebutuhan listrik di Jakarta dengan andal,” tambah Lasiran.

Di samping itu, PLN telah bersiaga dalam mengawal pasokan listrik selama periode Hari Raya Idul Fitri, mulai dari tanggal 3 hingga 19 April 2024. Tidak hanya memastikan ketersediaan listrik selama libur panjang, PLN juga fokus pada pengamanan kelistrikan di titik-titik vital Jakarta untuk mengantisipasi arus balik Lebaran.

Beberapa lokasi yang menjadi fokus pengamanan kelistrikan PLN saat libur Idul Fitri yaitu masjid, zona transportasi umum, zona fasilitas umum, zona pengamanan, pemerintahan, tempat wisata, hingga pusat perbelanjaan.

Dalam menghadapi arus balik yang masih berlangsung, PLN tetap bersiaga di zona transportasi umum diantaranya Terminal Pulo Gebang, Terminal Kampung Rambutan, Terminal Kalideres, Terminal Tanjung Priok, serta sejumlah stasiun kereta api seperti Stasiun Gambir, Stasiun Pasar Senen, Stasiun Manggarai, Stasiun Jatinegara, Stasiun Kereta Cepat Halim, dan Bandara Halim Perdana Kusuma.

“Kami berupaya untuk memastikan kelancaran arus balik Lebaran, dengan memastikan pasokan listrik yang stabil dan aman bagi masyarakat yang mudik dengan transportasi publik,” tutup Lasiran.(s)

Continue Reading

Ekonomi

Nikmati Libur Lebaran di Jakarta, Biar PLN yang Jaga Listriknya

Published

on

By

Jakarta, Hariansentana.com – Sebagian masyarakat Jakarta dan sekitarnya yang tidak mudik tentu menghabiskan waktu dengan bertamasya ke tempat-tempat rekreasi dan pusat hiburan yang ada di Jakarta. PLN siaga menjaga keandalan lokasi wisata, hiburan, pusat perbelanjaan, dan transportasi publik di Jakarta.

General Manager PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jakarta Raya, Lasiran mengatakan bahwa PLN siap menjaga kelistrikan beberapa tempat wisata yang diprediksi akan ramai dikunjungi oleh masyarakat Jakarta yang hendak menghabiskan libur Lebaran di antaranya adalah kawasan Ancol, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Kebun Binatang Ragunan, Monumen Nasional, dan pusat perbelanjaan.

Pasokan listrik berlapis disiapkan untuk menjaga keandalan kelistrikan tempat liburan warga Jakarta. Inspeksi keandalan kelistrikan sudah dilakukan jauh hari untuk memastikan listrik andal.

“Petugas kami terus memantau pasokan listrik selama 24 jam dari pusat kontrol distribusi listrik di Distribution Control Center, selain itu kami juga mengerahkan petugas-petugas di lapangan yang berkeliling dan memantau secara berkala di pusat-pusat hiburan tersebut,” ungkap Lasiran.

Lasiran menambahkan, di momen Lebaran ini, merupakan momen suka ria untuk semua masyarakat, tidak hanya yang merayakan Lebaran saja, tetapi semua menikmati waktu berkumpul dengan sanak saudara.

“Karena itu, kami ingin memastikan para pelanggan kami, masyarakat Jakarta tidak perlu khawatir dan kesulitan untuk bepergian kesana kemari dengan kendaraan listrik. Ataupun mengalami ketidaknyamanan saat berkunjung ke tempat wisata atau pusat perbelanjaan. Kami siap mengawal pasokan listriknya,” tambah Lasiran.

Selain menjaga kelistrikan tempat wisata dan hiburan, PLN UID Jakarta Raya juga menjaga keandalan listrik untuk transportasi publik terutama yang berbasis listrik yaitu TransJakarta, Kereta Rel Listrik (KRL) Commuter Line, Mass Rapid Transit (MRT) dan Light Rail Transit (LRT).

PLN juga siap dihubungi 24 jam melalui aplikasi PLN Mobile apabila masyarakat ingin mendapatkan informasi kelistrikan, pembayaran, pembelian token, pengaduan, maupun melakukan transaksi seperti pasang baru atau tambah daya.

“Jika ada masalah kelistrikan, masyarakat bisa segera lapor melalui aplikasi PLN Mobile, ataupun Contact Center PLN 123,” tutup Lasiran.()

Continue Reading

Ekonomi

Ngecas Mobil Listrik Saat Mudik Dapat Donat JCO dan Jus Segar, Gratis!

Published

on

By

Jakarta, Hariansentana.com – Sebagai komitmen memberikan kenyamanan para pengguna mobil listrik saat mudik dan arus balik, PLN Unit Induk Distribusi Jakarta Raya UP3 Ciracas bekerja sama dengan J.Co Rest Area KM 10.6 Tol Jagorawi dengan memberikan lounge khusus beserta donat dan jus segar secara gratis. Fasilitas ini berlaku selama masa arus mudik dan arus balik Idul Fitri 1445 H.

General Manager PLN Unit Induk Distribusi Jakarta Raya, Lasiran menerangkan bahwa PLN memastikan SPKLU siap melayani pemilik kendaraan listrik yang melakukan perjalanan mudik maupun tetap berada di Jakarta. Sebanyak 84 unit SPKLU di 52 lokasi di Jakarta telah diinspeksi dan siap melayani kebutuhan pengguna kendaraan listrik.

“SPKLU di Jakarta siap melayani semua warga baik yang mudik maupun stay di Jakarta, khusus yang di rest area ada posko mudik dengan berbagai fasilitas menarik termasuk di KM 10.6 Jagorawi ini pelanggan bisa menikmati makanan dan minuman dari J.CO gratis,” katanya.

Lebih lanjut Lasiran menjelaskan petugas PLN siap siaga di lokasi SPKLU selama periode Idul Fitri sebagai bentuk pelayanan optimal kepada masyarakat yang akan melakukan pengisian baterai kendaraan listrik.

Tidak hanya SPKLU, beberapa lokasi vital saat Idul Fitri juga menjadi pantauan utama dalam siaga kelistrikan, seperti stasiun, bandara, terminal, pelabuhan, rumah sakit, dan fasilitas umum lainnya.

Manager PLN UP3 Ciracas, Anton Suprapto Adi, menyatakan bahwa kerja sama antara PLN dan J.CO dilakukan untuk membuat pelanggan yang mengisi daya mobil listrik di SPKLU merasa nyaman sembari menunggu daya mobil listriknya penuh kembali.

“Dengan kerja sama ini, pelanggan yang mengisi daya mobil listrik di SPKLU PLN Rest Area KM 10.6 Tol Jagorawi dapat menunggu dengan nyaman di ruangan ber-AC dan dengan fasilitas toilet yang baik juga. Selain itu, hanya dengan menunjukkan transaksi pengisian daya mobil listrik di SPKLU melalui PLN Mobile ke kasir J.Co, pelanggan juga bisa mendapatkan bonus minuman dan makanan,” jelas Anton.

Pelanggan cukup menunjukkan bukti transaksi pengisian daya mobil listrik di aplikasi PLN Mobile atau Charge.In ke kasir J.Co untuk mendapatkan donat dan jus segar secara gratis. Setelah itu, pelanggan dapat mengunggah keseruan dan kenyamanan pengisian daya mpbil listrik di SPKLU PLN Rest Area KM 10.6 Tol Jagorawi ke Instagram dan melakukan tagging ke akun @pln_id, @pln_disjaya, dan @plnciracas serta menggunakan hashtag #PLNMobile  #SemuaMakinMudah dalam post Instagram tersebut.

Anton menambahkan bahwa program ini dapat digunakan maksimal satu kali setiap pelanggan per hari dan hanya berlaku selama kuota persediaan masih ada.(s)

Continue Reading
Advertisement

Trending