Connect with us

Musik & Film

Harapan Glenn Fredly untuk musisi yang lolos ke Senayan

Published

on

Glenn Fredly menyambut baik kehadiran sejumlah musisi yang diprediksi lolos ke Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), dan berharap para seniman terpilih itu dapat memberikan warna baru serta merumuskan kebijakan yang baik berdasarkan latar belakangnya sebagai pekerja seni.

“Saya pribadi menyambut baik. Semoga mereka bekerja dengan amanah dan yang paling penting mudah terakses,” ujar Glenn Fredly ketika ditemui di acara ‘Musik Lintas Iman’ di Cilandak Town Square, Jakarta Selatan, Senin.

“Dan yang penting lagi adalah sebagai legislator dengan latar belakang sebagai pelaku seni harusnya menjadi kekuatan membangun Indonesia dalam konteks kebijakan dengan cara yang lebih keren dan lebih maju cara berpikirnya,” ujar Glenn Fredly.

Sejumlah musisi diprediksi lolos ke Senayan antara lain Krisdayanti, Desi Ratnasari, Mulan Jameela, hingga Rano Karno. Para mantan model dan pemain film yang diperkirakan lolos antara lain Rachel Maryam, Primus Yustisio, Venna Melinda hingga Dede Yusuf.

Menurut Glenn, kehadiran musisi di DPR akan memberikan media baru bagi rakyat untuk menyampaikan pendapat bagi kepentingan umum.
“Ini penting, harus disambut positif. Musisi yang menjdi legislator nantinya akan jadi corong buat apa yang menjadi kepentingan umum,” katanya.
Meski menyambut baik kehadiran sesama musisi sebagai legislator nasional dan daerah, Glenn sendiri mengaku tidak ada rencana ke depan untuk maju sebagai calon anggota DPR dalam pemilihan umum berikutnya.

“Tidak ada. Saya main musik saja,” kata Glenn.

Glenn menjadi moderator acara ‘Musik Lintas Iman’ yang diselenggarakan oleh kelompok pegiat musik Kami Musik Indonesia (KAMI) yang menbahas kekayaan musik rohani yang menjadi bagian dari hidup warga negara Indonesia.

Selain Glenn, acara itu juga dihadiri oleh musisi Dewa Budjana, Berry Likumahuwa dan Odelia Sabrina Taslim yang berbagi pengalaman berkolaborasi dengan pemusik lintas agama.

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Hiburan

LSPR Kembali Selenggarakan Teater Festival dan Film Pendek Karya Mahasiswa 

Published

on

By

Jakarta,HarianSentana.com – LSPR Communication & Business Institute kembali menyelenggarakan rangkaian pertunjukan Teater Festival dan Film pendek karya Mahasiswa, sebagai agenda rutin tahunan yang akan tayang  di kanal YouTube LSPR TV pada Januari 2022.

Hal tersebut disampaikan Wakil Kepala Prodi Performing Arts Communication LSPR Jakarta, Greta Ariyati Mulyosantoso,  pada jumpa pers di Gedung LSPR Jl. K. H. Mas Mansyur,  Jakarta Pusat, Rabu (22/12). 

Menurut Greta, ada sekitar 22 pertujukan teater Festival hasil karya mahasiswa jurusan Bussiness Studies perkuliahan tahun pertama, dan 5 film Pendek produksi mahasiswa jurusan Performing Arts Communication (PAC), yang dapat disaksikan di Channel YouTube LSPR TV. 

Pada kesempatan tersebut, Greta juga menjelaskan bahwa teater festival merupakan  salah satu kurikulum untuk mengasah talenta mahasiswa di tahun pertama. “Teater Festival  adalah ajang mahasiswa semester satu  mengeksplorasi apa yang telah dipelajarinya selama ini terkait teater. Sedangkan  film pendek  adalah hasil karya mahasiswa dari jurusan PAC,” ungkap Greta.
Penulis, Subur

Continue Reading

Musik & Film

Ajak Nobar Film Kadet 1947, Kadispenau Bangkitkan Patriotisme Personel Dispenau

Published

on

Cijantung, Hariansentana.com – Kepala Dinas Penerangan Angkatan Udara (Kadispenau) Marsma TNI Indan Gilang Buldansyah, S.Sos., mengajak personel Dispenau nonton bersama (Nobar) film Kadet 1947, Kamis (25/11/2021).

Nobar yang dilaksanakan di bioskop XXI mall Cijantung Jakarta Timur, menurut Kadispenau untuk membangkitkan kembali patriotisme di kalangan prajurit Dispenau khususnya dan anak muda umumnya.

“Saya sengaja mengajak personel Dispenau Nobar Film Kadet 1947, karena ceritanya syarat dengan nilai-nilai patriotisme, pantang menyerah, dan rela berkorban, ini pas banget untuk membangkitkan nasionalisme generasi muda saat ini,” tegas Kadispenau.

Film berdurasi 110 menit ini,  mengisahkan tentang serangan udara yang dilakukan para Kadet Angkatan Udara ke markas tentara Belanda di Semarang, Ambarawa, dan Salatiga pada 29 Juli 1947.

Film Kadet 1947 menggambarkan aksi berani Kadet (Taruna Calon Penerbang AURI) melaksanakan tugas negara, yaitu misi penyerangan melalui udara terhadap markas Belanda di Semarang, Salatiga dan Ambarawa tahun 1947.

Salah seorang penonton yang baru menyaksikan Film Kadet 1947, April dari Pondok Gede mengungkapkan rasa bangga, atas keberanian para Kadet yang telah berjuang mempertahankan kemerdekaan.

Sementara penonton yang lain Beni, dari Tangerang, menyatakan, dari aspek sejarah, film ini bisa menggambarkan segala keterbatasan saat itu, bukan menjadi halangan bagi para Kadet AURI untuk melaksanakan tugas, menyiapkan pesawat dan melaksanakan operasi udara.

Kisah perjuangan para Kadet tersebut, saat ini selalu diperingati oleh TNI Angkatan Udara setiap tanggal 29 Juli sebagai Hari Bakti TNI Angkatan Udara.(Red)

Continue Reading

Musik & Film

Film Bisikan Arwah Sang Mantan Segera Hadir di Bioskop

Published

on

Jakarta, Hariansentana.com – Film Bisikan Arwah Sang Mantan, dalam waktu dekat akan segera hadir dibioskop – biokop kesayangan anda.

Film yang dibintangi oleh Vicky Prasetyo dan Angel Lelga ini, juga diperankan oleh McDanny, Nia Sachi dan Intan Mita.

CEO & founder PT satu media karya, Ricky Wiraguna menjelaskan, proses syuting film Bisikan Arwah Sang Mantan telah selesai sejak 2018. Saat itu Vicky Prasetyo dan Angel Lelga masih menjadi suami istri.

Pada saat mencari peran yang bisa mengangkat film ini, Vicky Prasetyo bisa dibilang pendatang baru “ Dari karakter vicky ini lah kami membuat suatu cerita yang terinspirasi dari kerpibadian Vicky yang, mempunyai banyak mantan kekasih,” jelasnya dalam jumpa pers bersama para awak media di Kafe Sastra, Matraman, Jakarta Timur, Rabu (17/3/2021).

“Jadi kami mencari cerita yang sesuai dengan karakter nya dan kisah ini banyak kesamaan dengan kisah perjalanan hidup viky. Yang tentunya banyak ditambahi bumbu bumbu menarik agar dapat lebih hidup,” tambahnya.

Pembuatan film ini lanjutnya dilakukan di lokasi di kota tua semarang. Kota peninggalan jaman belanda. Lokasi ini dipilih agar dapat mendukung ceritanya. Proses Syuting hampir 1 bulan, Proses post pro juga memakan waktu cukup lama untuk mendapatkan kesempurnaan dan perbaikan perbaikan. Pada saat film selesai kami harus antri di bioskop menunggu giliran. Hanya saja pada saat ada slot, ternyata pandemi corona mulai masuk bulan februari 2020. Jadi kami harus menunggu lagi.

Sekarang dimana pandemi belum full selesai, namun sudah banyak bioskop yang buka, maka kesempatan ini kami tidak sia siakan untuk menayangkannya di bioskop, apalagi momentum pemeran utamanya baru saja menikah lagi. Jadi semacam kado pernikahan yang baik untuk mas Viky.

Kami berharap film ini dapat menjadi awal baru untuk bangkitnya kembali industri kreatif,” harapnya.

Saat jumpa pers menjelang penayangan film tersebut, Vicky Prasetyo berharap mantan istrinya itu bisa ikut menghadiri dalam acara konferensi pers tersebut, karena saat itu bagaimana pun juga  dia support film ini dan masih istri saya saat itu,” kata Vicky.

Vicky  mengaku bahwa dia sudah lama bermimpi bisa menjadi bintang film. Lalu, tawaran film horor komedi mewujudkan impiannya.

“Kalau mimpi tuh jangan setengah-setengah. Jadi walau perdana saya main film saya modal keyakinan aja. Ya bismillah aja,” ujarnya.

Sementara Executive producer film Bisikan Arwah Mantan  Gerry Wiranatha menambahkan, setelah nunggu satu tahun film ini bisa tayang karena sebenernya tahun lalu sudah dapat izin dari 21 tapi karena Covid-19 (tertunda),” kata Gerry Wiranatha.

“Februari kita dikontak lagi dan Maret ini bisa tayang,” pungkasnya.

Continue Reading
Advertisement

Trending

Copyright © 2019 HarianSentana.com. Theme by PT. Ciptamedia Kreasi.