Connect with us

Bodetabek

Gandeng PWI, RSUD Cibinong Gelar Sosialisasi Kode Etik Jurnalistik

Published

on

Bogor, HarianSentana.com – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cibinong Kabupaten Bogor menggelar Workshop dan Studi Banding Virtual bertajuk “Implementasi Reformasi Birokrasi Untuk Mewujudkan Zona Integritas dan Meraih WBK/WBBM dan Sosialisasi UU No 40 tahun 1999 Tentang Pers dan kode etik jurnalistik pada RSUD Cibinong Kabupaten Bogor”. Bertempat di Hotel Olympic Renotel, Sentul, Kamis (24/9/20).

Drs. Makmur Razak mewakili Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bogor, membuka secara resmi kegiatan Workshop dan study banding tersebut. Makmur Razak mengatakan jika workshop ini merupakan rekor karena bisa bekerjasama dengan PWI Kabupaten Bogor sehingga terjalin sinergitas. “Hari ini terjalin sinergitas antara RSUD Cibinong dengan PWI, ini merupakan rekor,” ungkap Makmur Razak dalam sambutannya.

Razak mengungkapkan, dari empat RSUD yang ada di Kabupaten Bogor baru RSUD Cibinong yang menyelenggarakan kegiatan seperti ini. “Baru RSUD Cibinong yang menyelenggarakan workshop zona integritas seperti ini. Ini momen luar biasa. Dengan diadakannya kegiatan ini semoga RSUD Cibinong meraih WBK/WBBM,” ungkapnya.

Di tempat yang sama, Direktur RSUD Cibinong, dr. Wahyu Eko Widiharso, Sp.OT., MARS, dalam sambutannya mengatakan WBK (Wilayah Bebas dari Korupsi) dan WBBM (Wilayah Birokrasi Bersih Melayani) merupakan predikat yang diberikan oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Refomasi Birokrasi (Kementerian PAN dan RB) kepada unit kerja di instansi pemerintah.

dr Wahyu Eko sapaan akrabnya meminta agar terhadap sesama teman ataupun saudara jangan percaya soal corona. “Saat ini jangan percaya kepada teman jika dia bilang corona itu gak ada, jadi gak perlu ikuti protokol kesehatan atau apalah. Saya mengajak untuk kita sama-sama menghindari, karena saat ini yang banyak terjadi adalah orang tanpa gejala (OTG). Kelihatan sehat tapi tiba-tiba sudah dapat kabar jika teman tersebut positif corona,” kata dr Wahyu Eko sembari bercanda agar semua peserta mengikuti aturan dan jaga jarak.

Ketua PWI Kabupaten Bogor, H.Subagiyo selaku narasumber memaparkan materi kode etik jurnalistik. H. Subagiyo menginginkan agar semua paham soal UU No 40 tahun 1999 tentang Pers. “Saya berharap agar semua pejabat hingga pegawai di RSUD Cibinong paham terkait tugas dan kode etik jurnalistik. Wartawan tidak ada yang kebal hukum, jadi jangan takut kepada wartawan,” tegasnya.

H. Subagiyo juga menyebutkan terkait perusahaan Pers, dimana sebagian pewarta di media terbelenggu dengan bos (pemilik perusahaan media). “Sebagian pewarta saat ini tidak lagi patuh akan kode etik karena adanya tekanan dari pemilik perusahaan sehingga arah tulisannya harus ikut arus bos. Bisa jadi karena bos nya tergabung di dunia politik atau memiliki usaha lain sehingga ketika ada tulisan negatif yang bersinggungan dengan bos harus di stop,” paparnya.

“Intinya karya wartawan itu harus di uji, di kaji oleh redaksi sebelum di tayangkan agar tidak memvonis secara sepihak. Ini semua demi keseimbangan pemberitaan, agar tidak bersinggungan dengan narasumber dan lainnya,” lanjutnya.

Di tempat yang sama, Wakil ketua PWI Kabupaten Bogor Untung Bachtiar mengatakan di dalam dunia jurnalistik tidak dibenarkan untuk menjelek-jelekkan sebuah temuan.

“Contohnya jika seorang wartawan ditugaskan untuk mecari-cari kesalahan seperti RSUD lalu memunculkan pemberitaan tanpa mengkonfirmasi pihak terkait (RSUD,red), ini merupakan kesalahan besar dan bisa disebut pencemaran nama baik karena tidak ada keseimbangan pemberitaan,” tukasnya.

“Di RSUD penting diadakan kehumasan, ada orang yang benar-benar paham kehumasan. Agar semua masyarakat mengetahui tentang apa saja kegiatannya dan apa saja capaian. Semua ini adalah peran humas,” pungkasnya.

Dalam kesempatan tersebut diadakan sesi tanya jawab. Dimana ada pertanyaan terkait jika wartawan secara sepihak menulis berita. Lalu ada pertanyaan mengenai seringnya ada tulisan diberita jika pihak RSUD menahan pasien tanpa tahu kebenarannya. Kemudian pertanyaan terakhir mempertanyakan legalitas dari media di Kabupaten Bogor.

“Seorang jurnalis itu menulis berita harus konfirmasi ke berbagai pihak sebelum menayangkannya. Bila perlu ada penyeimbang dari narasumber yang membidangi isi tulisannya agar berimbang. Kalau menulis hanya sepihak itu bisa kena delik pers dan harus disomasi oleh yang merasa dirugikan,” jelas H. Subagiyo menjawab pertanyaan peserta.

Selain itu, kata dia, jika ada yang menulis jika RSUD menahan pasien karena terkendala sesuatu hal. Harusnya wartawan konfirmasi apa masalahnya kenapa pasien di tahan, ditanyakan juga kepada pihak pasien apa penyebabnya jadi ada keseimbangan dalam penulisan.

“Jadi jangan hanya mendengar keluhan dari pasien saja lalu main tulis, itu juga melanggar kode etik. Lalu soal legalitas media di Kabupaten Bogor, semua pihak harus paham bahwa banyak organisasi atau lembaga Pers. Namun hingga saat ini yang terverifikasi di dewan pers ada sekitar 10 lembaga termasuk PWI,” tutupnya.
Penulis: Dedy Firdaus/Roni

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Bodetabek

Tirta Kahuripan Semakin Dekat Dengan Pelanggan

Published

on

By

Bogor, Hariansentana.com — Pj. Bupati Bogor, Asmawa Tosepu, Rabu (22/5/2024) resmi melakukan uji coba Mal Pelayanan Publik (MPP) yang berlokasi di jantung pemerintahan Kabupaten Bogor, tepatnya di Gedung DPMPTSP, Jl. Tegar Beriman No.40, Kecamatan Cibinong. Dan sebagai wujud pelayanan prima bagi pelanggannya, Perumda Air Minum Tirta Kahuripan ikut berpartisipasi membuka gerai pelayanan demi memudahkan masyarakat yang ingin mendaftar sambungan baru maupun pelanggan untuk melakukan pembayaran tagihan, melaporkan pengaduan hingga informasi lainnya.

Direktur Umum Abdul Somad, menyampaikan kehadiran gerai Perumda Air Minum Tirta Kahuripan di Mal Pelayanan Publik merupakan bukti perusahaan plat merah ini terus bersinergi dengan pemerintah daerah dalam memberikan kemudahan bagi masyarakat Kabupaten Bogor dan pelayanan terbaik untuk pelanggannya dalam satu tempat.

“Berbagai gerai instansi pemerintah mulai dari pelayanan kependudukan, kesehatan hingga perbankan ada disini, tentunya bagi masyarakat akan sangat dimudahkan karena berbagai keperluan dapat diselesaikan di satu tempat saja. Dan begitupun dengan pelanggan Perumda Air Minum Tirta Kahuripan, tinggal datang ke gerai No.8 petugas kami siap memberikan pelayanan terbaik.” ucap Abdul Somad.

Sebagai informasi tambahan bagi pelanggan Perumda Air Minum Tirta Kahuripan, untuk memudahkan pelayanan aduan pelanggan maupun informasi lainnya, per tanggal 1 Juni 2024 nomor call center akan berubah menjadi 1500-862 dan nomor WA official akan terintegrasi disatu nomor yaitu 0821-1996-9008 untuk semua cabang pelayanan.

“Kini Perumda Air Minum Tirta Kahuripan sudah menerapkan saluran layanan pelanggan secara terintegrasi, pelanggan dapat menghubungi kami tanpa harus menyesuaikan tempat tinggal atau wilayah cabang pelayanan, cukup satu nomor untuk semua keperluan. Tentunya langkah ini kami ambil untuk meningkatkan pelayanan prima, baik melalui saluran online dan offline, seperti website, email maupun media sosial.” papar nya. …( Tabrani / Dedy F)

Continue Reading

Bodetabek

PWI Kabupaten Bogor Apresiasi Dishub Kabupaten Bogor Pasang Satu Unit Jalan Penerangan Umum (JPU)

Published

on

By

Bogor, Hariansentana.com –– Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Bogor, mengucapkan terima kasih kepada UPT Perhubungan 1 Cibinong, pada Dishub Kabupaten Bogor, yang telah mengadakan pemasangan satu unit tiang Jalan Penerangan Umum (JPU) kepada organisasi keprofesian tersebut.

Hal itu disampaikan ketua PWI Kabupaten Bogor, Subagiyo saat memperoleh informasi bahwa Gedung Graha Wartawan yang dikomandoinya itu.

“Terima kasih saya sampaikan kepada jajaran Dishub Kabupaten Bogor atas pengadaan satu tiang JPU di gedung Graha Wartawan dari kami pengurus beserta anggota PWI Bumi Tegar Beriman,” ungkap Subagiyo, Selasa (21/5/2024).

Sementara itu, Wakil Ketua I Bidang Organisasi Keprofesian Kewartawan (OKK) pada PWI Kabupaten Bogor, Dedy Firdaus mengaku sangat mengapresiasi atas respone cepat yang diajukan PWI Kabupaten Bogor melalui sekretariat dalam mengajukan pengadaan penerangan di area gedung graha Wartawan Cibinong, pada hari ini.

“Saya sampaikan juga terima kasih kepada pak Kadishub Kabupaten Bogor, bapak Agus Ridho beserta kepala UPT Perhubungan 1 Cibinong yang dikepalai Sujana atas respone cepat dalam pemasangan JPU di Graha Wartawan Cibinong,” ungkapnya.

Diakuinya, bila selama keluarga besar PWI Kabupaten Bogor menempati gedung graha wartawan warisan dari eks Bupati Bogor Ade Yasin ini, kondisinya selalu gelap saat malam tiba. 

“Memang benar, selama ini gedung graha wartawan Cibinong ini selalu gelap jika malam datang. Namun insya Allah setelah dipasangkan tiang JPU oleh Dishub Kabupaten Bogor melalui UPT Perhubungan 1 Cibinong jadi lebih terang lagi. Terima kasih banyak saya sampaikan atas nama keluarga besar PWI Bumi Tegar Beriman,” imbuhnya.

Terpisah, Staf bagian pengawas pada UPT Perhubungan 1 Cibinong, Teko Santoso menyampaikan jika pengadaan JPU yang dilakukannya beserta ketiga staf UPT Perhubungan 1 Cibinong, ditugaskan untuk pemasangan yang dilakukan jajarannya itu sebanyak dua (2) unit.

“Untuk pemasangan tiang lampu penerangan sebanyak dua unit. Satu dibagian belakang gedung satu lainnya di halaman depan graha wartawan Cibinong,” bebernya.

Ia juga menjelaskan, pemasangan kedua unit JPU ini berdasarkan perintah dari kepala UPT Perhubungan 1 Cibinong melalui surat permohonan yang diajukan rekan-rekan jurnalis yang tergabung dalam PWI Kabupaten Bogor.

“Pemasangan ini atas Surat Perintah Kerja (SPK) dari kepala UPT Perhubungan 1 Cibinong yakni bapak Sujana kepada kami, pada hari ini. Yang insha Allah hari ini akan selesai dikerjakan untuk pemasangan 1 unit PJU pada bagian belakang. Satu unitnya lagi akan dipasangan dalam beberapa hari kedepan, intinya mudah-mudahan secepatnya,” papar nya…( Tabrani / Dedy F )

Continue Reading

Bodetabek

Pimpin Apel Perdana Pasca Lebaran, Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Karawang Berikan Penghargaan dan Gelar Halal Bi Halal

Published

on

HALAL BI HALAL- Pimpin Apel, Tampak H. Nurus Sholihin, A.Ptnh, MM, Kapala Kantor Pertanahan Kabupaten Karawang bersalaman dalam acara Halal Bi Halal usai Pimpin Apel. (Foto Ist).

Karawang, Hariansentana.com – H. Nurus Sholichin, A.Ptnh, MM, selaku Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Karawang, bertindak sebagai Pembina memimpin Apel perdana pasca libur lebaran, Selasa (16 April 2024).

Dalam amanatnya, Nurus menyampaikan bahwa, Kantor Pertanahan wajib melaksanakan Work From Office 100% sesuai arahan dari Sekjen Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional.

“Juga mengingatkan
bahwa, Kantor Pertanahan Kabupaten Karawang termasuk ke dalam Kantor Prioritas yang harus meraih Zona Integritas, Kabupaten Lengkap dan Kabupaten Elektronik,” tandasnya melalui keterangan, Selasa (16/4).

Pada kesempatan ini juga, H. Nurus Sholichin, A.Ptnh, MM memberikan penghargaan dengan kategori Pengumpul Data Yuridis dan Pengumpul Data Fisik Pemberkasan Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap di Kabupaten Karawang tertinggi selama libur lebaran.

“Untuk meningkatkan kinerja dalam pelayanan dilakukan penyerahan mobil operasional Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap guna mendukung pelaksanaan kegiatan Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap untuk
masing-masing Tim siang nanti,” pungkasnya.

Selesai apel dilanjutkan dengan acara halal bi halal. (Red).

Continue Reading
Advertisement

Trending