Musik & Film
Film Rumah Kentang, Luna Maya Bermain Horor
Luna Maya bersama pendukung, sutradara dan produser film Rumah Kentang
Jakarta, Sentana
Luna Maya kembali terlibat dalam sebuah proyek film layar lebar terbaru. Kali ini, Luna Maya menjadi salah satu pemeran utama dalam film horor berjudul Rumah Kentang. Luna Maya mengakui sempat mengalami beberapa kesulitan saat syuting film tersebut. Salah satunya adalah saat adegan ia harus memuntahkan beberapa buah kentang dari mulutnya.
Hal itu disampaikan Luna Maya saat ditemui dalam acara Gala Premiere Film Rumah Kentang Produksi Hitmakers Studio, di Plaza Indonesia XXI, Jakarta Pusat, Jumat (15/11/2019). “Prosesnya dimasukkan kentang di mulut, tunggu action, terus dimuntahin. Rasanya kaya tersedak aja. Kentangnya bulet-bulet sekitar ada tiga biji,” kata Luna Maya.
Dikatakan, half tersebut menjadi salah satu adegan tersulit bagi Luna Maya. Namun untungnya adegan itu berhasil ia jalani dengan baik. “Bisa dibilang tersulit. Salah satu lah, karena ada beberapa. Lumayan agak sulit, jadi ya rasanya kayak pengin muntah beneran, karena udah deket tenggorokan. Uwekk, dan kebetulan emang aktingnya harus muntah,” lanjut Luna Maya.
Dalam ‘Rumah Kentang’, mengambil settingannya tahun ’80an di mana Luna Maya menjadi seorang novelis yang karyanya hits. Namun ada satu novel yang tak sukses di pasaran. Sedangkan Christian menjadi ilustrator bagi novel-novel Luna di ‘Rumah Kentang’ jadi ini novelnya ada ilustrasi.
Film Rumah Kentang: The Beginning (2019) bercerita tentang Adrian (Christian Sugiono) dan Sofie (Luna Maya). Mereka merupakan pasangan suami istri penulis novel horor yang mendapatkan tantangan untuk membuat novel terbaru berdasarkan pengalaman sendiri. Bersama anak-anak dan neneknya, mereka datang ke rumah peninggalan orangtua Sofie yang berada di tengah perkebunan kentang di Bandung untuk mencari inspirasi.
Tanpa mereka ketahui, di rumah itu pernah terjadi peristiwa tragis di mana seorang anak kecil tewas jatuh ke dalam kuali yang sedang digunakan untuk merebus kentang. Hal-hal aneh pun sering terjadi pada malam hari, ketika mereka mencium aroma kentang ataupun mendengar tangisan anak kecil. Pelan-pelan, cerita dari novel horor mereka pun menjadi nyata. Satu-satunya cara untuk selamat adalah mereka harus mencari tahu, sebenarnya apa yang telah terjadi di rumah itu.
Editor: Pangihutan S