Connect with us

Musik & Film

Film Bisikan Arwah Sang Mantan Segera Hadir di Bioskop

Published

on

Jakarta, Hariansentana.com – Film Bisikan Arwah Sang Mantan, dalam waktu dekat akan segera hadir dibioskop – biokop kesayangan anda.

Film yang dibintangi oleh Vicky Prasetyo dan Angel Lelga ini, juga diperankan oleh McDanny, Nia Sachi dan Intan Mita.

CEO & founder PT satu media karya, Ricky Wiraguna menjelaskan, proses syuting film Bisikan Arwah Sang Mantan telah selesai sejak 2018. Saat itu Vicky Prasetyo dan Angel Lelga masih menjadi suami istri.

Pada saat mencari peran yang bisa mengangkat film ini, Vicky Prasetyo bisa dibilang pendatang baru “ Dari karakter vicky ini lah kami membuat suatu cerita yang terinspirasi dari kerpibadian Vicky yang, mempunyai banyak mantan kekasih,” jelasnya dalam jumpa pers bersama para awak media di Kafe Sastra, Matraman, Jakarta Timur, Rabu (17/3/2021).

“Jadi kami mencari cerita yang sesuai dengan karakter nya dan kisah ini banyak kesamaan dengan kisah perjalanan hidup viky. Yang tentunya banyak ditambahi bumbu bumbu menarik agar dapat lebih hidup,” tambahnya.

Pembuatan film ini lanjutnya dilakukan di lokasi di kota tua semarang. Kota peninggalan jaman belanda. Lokasi ini dipilih agar dapat mendukung ceritanya. Proses Syuting hampir 1 bulan, Proses post pro juga memakan waktu cukup lama untuk mendapatkan kesempurnaan dan perbaikan perbaikan. Pada saat film selesai kami harus antri di bioskop menunggu giliran. Hanya saja pada saat ada slot, ternyata pandemi corona mulai masuk bulan februari 2020. Jadi kami harus menunggu lagi.

Sekarang dimana pandemi belum full selesai, namun sudah banyak bioskop yang buka, maka kesempatan ini kami tidak sia siakan untuk menayangkannya di bioskop, apalagi momentum pemeran utamanya baru saja menikah lagi. Jadi semacam kado pernikahan yang baik untuk mas Viky.

Kami berharap film ini dapat menjadi awal baru untuk bangkitnya kembali industri kreatif,” harapnya.

Saat jumpa pers menjelang penayangan film tersebut, Vicky Prasetyo berharap mantan istrinya itu bisa ikut menghadiri dalam acara konferensi pers tersebut, karena saat itu bagaimana pun juga  dia support film ini dan masih istri saya saat itu,” kata Vicky.

Vicky  mengaku bahwa dia sudah lama bermimpi bisa menjadi bintang film. Lalu, tawaran film horor komedi mewujudkan impiannya.

“Kalau mimpi tuh jangan setengah-setengah. Jadi walau perdana saya main film saya modal keyakinan aja. Ya bismillah aja,” ujarnya.

Sementara Executive producer film Bisikan Arwah Mantan  Gerry Wiranatha menambahkan, setelah nunggu satu tahun film ini bisa tayang karena sebenernya tahun lalu sudah dapat izin dari 21 tapi karena Covid-19 (tertunda),” kata Gerry Wiranatha.

“Februari kita dikontak lagi dan Maret ini bisa tayang,” pungkasnya.

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Musik & Film

The Sun in My Heart, Satukan Sandhy Sondoro dan Lala Karmela

Published

on

    Sandhy Sandoro dan Lala Karmela saat peluncuran single The Sun My Heart di MBolck Kebayoran Baru Jakarta Selatan Rabu (12/2/2020)

Jakarta, HarianSentana

Penyanyi dan pencipta lagu yang bersuara khas, Sandhy Sondoro kembali merilis single terbarunya bertajuk The Sun in My Heart.

Tidak sendirian, kali ini Sandhy mengajak salah satu musisi wanita cantik yang wajahnya kerap muncul di layar lebar. Dia adalah Lala Karmela. Sebagai musisi pelantun lagu Satu Jam Saja, Lala Karmela tidak di ragukan lagi denga kualitas vocal dan juga karya yang dihasilkan. Dalam karirnya Lala Karmela telah merilis 4 album solo

“Ini kolaborasi saya yang kedua dengan lala. Saya suka denga karakter suara dan musiknya . Selera kita kurang lebih sama dan secara chemistry saya cocok banget denga Lala., Selain orangnya asik, saya juga sudah cukup lama saling kenal,” kata Sandhy Sondoro di kawasan Kebayoran Baru Jakarta Selatan, Rabu (12/2/2020).

Menurut Sandhy, lagu The Sun in My Heart yang dia ciptakan terinspirasi dengan buah hatinya Aeshan Sachhriarputra Soendoro saat berada di Bali.

“Lagu The Sun in My Heart saya ciptakan kala kerinduan terhadap anak saya Aeshan Sachhriarputra Soendoro begitu menggebu. Karena kerinduan itulah saya mampu menyampikan pesan cinta yang universal bagi siapapun yang mendengarnya tanpa merubah lagu aslinya. Dan lagu ini bisa di artikan rasa cinta seorang ayah kepada anaknya atau bisa cinta kepada yang lain,” terang Sandhy.

Lagu yang diciptakan Sandhy untuk putranya ternyata menarik hati Lala Karmela sejak didengkarkan pertama kali. Lala pun meminta kepada Sandhy untuk menyanyikan lagu ini dengan versi duet.

“Lagu The Sun in My Heart yang terdapat dalam album Beautiful Soul Sandhy kita pilih sebagai projeck duet . Sudah beberapa memangg kita ingin projeck bareng tapi ga jadi karena jadwal Sandhy yang beitu padat. Lagu he Sun in My Heart inilah yang menyatukan projeck kita,” ungkap Lala.

Meski bukan sebagai pencipta lagu, Lala tampak menyanyikannya dengan penuh penghayatan. Hal itu membuat lagu versi duet Sandhy Sondoro dan Lala Karmela ini semakin asyik. Ditambah lagi, lirik lagu “The Sun in My Heart” sendiri berbicara soal cinta yang universal.

Dalam kolaborasi dengan Lala Karmela, Sandhy melakukan retake ulang suaranya dan Lala untuk disematkan kembali kembali ke lagu “The Sun in My Heart”.

“Kami cuma take vocal, musiknya diambil dari (singel versi) sebelumnya. Jadi, cuma di take out vokal,” ucap Sandhy.

Editor: Pangihutan S

Continue Reading

Musik & Film

Lantai 4 Film Horor yang Penuh Kejutan

Published

on

Para casting film Lantai 4 di Jakarta Selatan 

Jakarta, HarianSentana.com – Jika berbicara mengenai cerita misteri, sudah pasti akan ada banyak pengalaman yang cukup ngeri untuk diceritakan. Bahkan mungkin banyak juga mengalaminya. Bukan hanya itu saja, berbagai kejadian bahkan beberapa hal terkadang memiliki cerita misteri di baliknya.

Jika tidak percaya, mungkin bisa menaiki lift seperti apartemen, hotel dan perhatikan angka yang ada. Tidak ada angka 4 atau lantai 4 untuk dituju.

Sebenarnya lantai 4 itu sendiri tetaplah ada, hanya saja angka yang tertera dikombinasikan dengan menghilangkan urutan angka 4. Tentu tidak masuk akal bukan kenapa angka 4 dihilangkan? Misteri dibalik hilangnya angka 4 ini sebenarnya adalah kepercayaan masyarakat dengan budaya Cina atau Tionghoa.

Angka 4 ini terlihat seperti bentuk kursi yang dibalik. Sehingga diyakini bahwa ini membuat pertanda tidak bagus. Hal ini yang akan ditangkap oleh rumah produksi Kreasi Jingga yang akan memprodusi film yang berjudul Lantai 4.

Menurut Sutradara film Lantai 4, FX Purnomo, beberapa masyarakat yang mempunyai anggapan yang terkesan horor di lantai 4, baik di tempat penginapan, seperti hotel, apartemen, itu memang kebanyakan tidak ada lantai 4-nya.

Misteri di balik angka 4 menurut kepercayan masyarakat Tionghoa ini terlihat seperti bentuk kursi yang dibalik.
“Sehingga diyakini bahwa ini membuat pertanda tidak bagus. Dari situlah kita akan munculkan dalam film ini keangkeran Lantai 4,” kata FX Purnoma di sela-sela casting film Lantai 4 di PPHUI, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (12/1/2020).

Menurut FX Purnomo yang akrab di sapa Ipong bahwa, ide film Lantai 4 ini dicetuskan oleh Wahyu Nugroho. “Mas Wahyu lah pencetus ide film ini dan sekaligus penulis scenario. Dengan pemain Tio Pakusadewo, Inggrid Widjanarko, Yuki Kato, Ruth Marini, Aoila Nathaya, Sedangkan, para pemeran pendukungnya kita jaring melalui casting hari ini,” terang Ipong.

Ipong mengaku tak menduga castingnya dibanjiri banyak masyarakat. “Ternyata sungguh sangat luar biasa karena kami mencari para pemain pendukung film ini hanya puluhan saja, tapi yang mendaftar casting sampai 338 orang bukan hanya berasal dari Jabodetabek, tapi juga dari berbagai daerah, seperti Karawang, Cirebon, Tegal, Semarang, Yogyakarta, Surabaya, bahkan luar Jawa, yakni Medan sampai Makassar,” jelasnya.

Menurut Ipong, Film Lantai 4 adalah film horor yang penuh kejutan. Dan menampilkan hantu-hantu seperti pocong, gondoruwo, kuntilanak, dan lain-lain.

“Film Lantai 4 ini tidak menakutkan, melainkan film horor yang penuh kejutan, dan akan mulai syuting pada tanggal 15 Februari sampai awal Maret sekitar setengah bulan lebih mengambil lokasi di Jakarta dan sekitarnya,” pungkas Ipong.

Editor: Pangihutan S

Continue Reading

Musik & Film

BaBe Gelar Kontes Dangdut Online

Published

on

Kadis Pariwisata dan Ekonomi Kreatif DKI Jakarta Cucu Ahmad Kurnia, artis dangdut Evi Masamba, Shelly Tantri dari BaBe dan Yogi Adriyadi Komisaris Utama Portrait Manageman. 

Jakarta, HarianSentana

BaBe (Baca Berita) adalah aplikasi agregator konten yang mengumpulkan dan mengkurasi konten dan informasi sesuai kebutuhan, meluncurkan sebuah program kontes dangdut, Babe KonDang BaBe KonDang merupakan Kontes Dangdut Online yang digelar untuk menjaring talenta-talenta baru di industri musik dangdut tanah air, sekaligus untuk mengembangkan industri ekonomi kreatif di Indonesia.

Cucu Ahmad Kurnia Kepala Dinas Pariwisata & Ekonomi Kreatif Provinisi DKI Jakarta, menyambut positif kegiatan BaBe KonDang, sebagai upaya untuk menumbuhkan industri kreatif di tanah air.

“Pemerintah DKI Jakarta terus mendorong sektor-sektor kreatif untuk terus tumbuh dan berkembang. Dangdut merupakan salah satu industri kreatif yang banyak digemari oleh masyarakat dari berbagai kalangan. Dengan dukungan yang tepat, industri musik dangdut kami harap bisa menjadi besar tidak hanya di dalam negeri tetapi juga di luar negeri,” ujar Cucu di Jakarta Selasa (4/2/2020).

Pemerintah sendiri menurut Cucu giat mendorong kemajuan industri kreatif di Indonesia dengan menekankan pada kualitas dan kuantitas konten lokal. “Industri musik dangdut menjadi salah satu industri yang perlu didukung agar mampu bersaing dengan musik luar yang menjamur di Indonesia seperti K-Pop atau yang lainnya,” terang Cucu.

Shelly Tantri, Senior Business Development, BaBe  mengatakan melalui kegiatan ini dierharap bisa menemukan pedangdut-pedangdut potensial yang bisa meramaikan dan mengembangkan industri dangdut tanah air.

“Kegiatan ini menjadi salah satu komitmen kami sebagai penyedia informasi yang akurat kepada pembaca di Indonesia untuk mendukung industri kreatif di Indonesia dan mampu melahirkan talent-talent dangdut di masa depan,” ujar Shelly.

Kontes yang akan digelar pada Februari-Maret 2020 mendatang disepuluh kota yaitu di Jakarta, Banten, Cikampek, Indramayu, Cirebon, Tasikmalaya, Cianjur, Bandung, Kuningan, Sukabumi, juga menggandeng para pelaku seni musik dangdut di tanah air seperti Portrait Artist Management dan 10 stasiun radio lokal di masing-masing kota

“Portrait  Management adalah manajemen artis profesional yang telah mendukung berbagai musisi populer, seperti Evi Masamba, Sarah Rizkia, Sendy Ariani, Lia Cicilia dan masih banyak lainnya,” ungkap Shelly.

Ir. Yogi Adriyadi, Komisaris Utama, Portrait Artist Management menambahkan 10 stasiun radio yang menjadi partner kegiatan ini antara lain Hot FM (Jakarta), Serang Radio FM (Banten), Lazuar Karawang FM (Cikampek), DFAS FM (Indramayu), Ray FM (Cirebon), Tamala FM (Tasikmalaya), Rama FM (Cianjur), Cakra FM (Bandung), Megaswara FM (Kuningan), dan Elmitra FM (Sukabumi).

“Musik dangdut merupakan musik yang tidak pernah berhenti berkembang, dan kami optimis kontes ini akan mendapatkan respon positif dari berbagai kalangan. Kami senang sekali bisa bekerja sama dengan BaBe dalam melahirkan talent-talent baru di musik dangdut,”ujar Yogi

Para peserta yang ingin mengikuti program BaBe KonDang bisa mendaftarkan diri langsung melalui aplikasi BaBe dengan mengunggah video cover mereka sesuai dengan tata cara dan syarat ketentuan yang berlaku, serta memilih perwakilan radio dari kota masing-masing. Seluruh tahapan audisi dan voting akan dilakukan via online untuk menyederhanakan proses dan prosedur kontes.

“Kami mengundang sebanyak mungkin peserta untuk mengikuti kegiatan ini dan meramaikan blantika musik dangdut Indonesia. Seluruh peserta memiliki kesempatan yang sama untuk menjadi yang terbaik dan menjadi bintang baru di industri musik dangdut Indonesia,” pungkas Shelly.

Editor: Pangihutan S

Continue Reading
Advertisement

Trending

Copyright © 2019 HarianSentana.com. Theme by PT. Ciptamedia Kreasi.