Connect with us

Nasional

Balai KSDA Lepas Satwa Liar di Kawasan Taman Nasional Gunung Halimun Salak

Published

on

Sukabumi, Sentana – Direktorat Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem (Ditjen KSDAE), Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) melalui Balai KSDA Jakarta, berupaya mewujudkan dan mengimplementasikan aksi nyata penyelamatan satwa liar yang dilindungi ke habitat aslinya, dengan melibatkan Balai Taman Nasional Gunung Halimun Salak Sukabumi Jawa Barat selaku pemangku kawasan.

Kepala Balai KSDA Jakarta Ahmad Munawir, S.Hut, M.Si menjelaskan, Pusat Penyelamatan Satwa (PPS) Tegal Alur, merupakan lembaga konservasi khusus yang dikelola oleh Balai Konservasi Sumberdaya Alam Jakarta (BKSDA Jakarta), Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan.

“PPS Tegal Alur merupakan tempat untuk melakukan kegiatan pemeliharaan satwa hasil sitaan, atau temuan atau penyerahan dari masyarakat yang pengelolaannya bersifat sementara sebelum adanya penetapan penyaluran satwa (animal disposal) lebih lanjut oleh pemerintah,” jelasnya melalui pesan tertulisnyadi Jakarta Jumat (27/9/2019).

Saat ini, ungkap Munawir, terdapat kurang lebih 148 ekor satwa liar yang sedang di pelihara dan dirawat di PPS tegal Alur dari hasil sitaan, temuan dan penyerahan masyarakat. Diantara berbagai satwa langka dilindungi tersebut terdapat 5 ekor Kucing hutan/kuwuk (Prionailurus bengalensis), 1 ekor Ular Sanca Bodo (Python bivittatus), 10 ekor Ular Sanca Batik (Python reticulatus), dan 2 ekor Musang Pandan (Paraddoxurus hermaphroditus),” ungkapnya.

“Keempat jenis satwa yang akan di lepasliarkan merupakan satwa hasil penyerahan masyarakat ke Balai KSDA Jakarta dari bulan Januari s/d September 2019 melalui Call Centre Balai KSDA Jakarta,” tambah Munawir.

Lebih lanjut Munawir menjelaskan, pelepasliaran merupakan salah satu bentuk dari upaya penyelamatan satwa kembali ke habitat aslinya, Taman Nasional Gunung Halimun Salak (TNGHS) merupakan salah satu kawasan konservasi yang berada di Jawa Barat, dengan luasan ± 87,699 Ha.

Kawasan TNGHS memiliki keanekaragaman hayati yang cukup tinggi dan beragam, baik jenis reptil, mamalia, dan aves, sehingga jenis-jenis satwa yang akan di lepasliarkan dari PPS Tegal Alur adalah satwa-satwa yang memiliki habitat di kawasan TNGHS.

Perlu diketahui bahwa, beberapa proses pelepasliaran yang dilakukan oleh Balai KSDA Jakarta dan Balai TNGHS meliputi :

1. Kepala Balai KSDA Jakarta membuat permohonan pelepasliaran kepada Direktur Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, yang diketahui oleh Direktur Keanekaragaman Hayati KLHK dan Kepala Balai TNGHS. Dirjen KSDAE menerbitkan persetujuan pelepasliaran. Balai KSDA melakukan pemeriksaan kesehatan satwa sebagai syarat pelepasliaran (satwa dalam kondisi sehat).

2. Setelah menerima persetujuan pelepasliaran, Balai TNGHS melakukan kajian habitat (tempat pelepasliaran) dengan memperhatikan jumlah populasi, ketersedian pakan, dan ancaman dari predator.

Lokasi pelepasliaran ular sanca, kucing hutan dan musang pandan akan dilakukan di wilayah kerja Resort Cinantaja Seksi Pengelolaan TN. Wilayah 3 Sukabumi Balai TNGHS, bertempat di area zona inti kawasan TNGHS (hulu sungai Citapos dan Cigandasoli).

Penentuan lokasi pelepasliaran didasarkan oleh ketersedian pakan dan minimnya predator.

Secara keseluruhan rencana translokasi untuk pelepasliaran ular sanca, kucing hutan, dan musang pandan telah dipersiapkan dengan baik, dan sesuai dengan ketentuan perundang-undangan dan prosedur pelepasliaran satwa ke habitat aslinya.

Pelaksanaan ini juga dilakukan atas dasar persetujuan Dirjen KSDAE melalui surat nomor : S.514/KSDAE/KKH/KSA.2/7/2019 tanggal 15 Juli 2019.

Selanjutnya dalam proses pengiriman, Balai KSDA Jakarta telah melakukan pemeriksaan satwa (jumlah dan kesehatan) sebagai dasar untuk menerbitkan Surat Angkut Tumbuhan dan Satwa Liar Dalam Negeri (SATS-DN).

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Ibukota

Koops Udara I Gelar Peringatan Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW 1445 Hijriah/2024 Masehi.

Published

on

Jakarta, Hariansentana.com — Koops Udara I menggelar peringatan Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW 1445 Hijriah/2024 Masehi. Dalam kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Pangkoops Udara I Marsda TNI Mohammad Nurdin, Ketua PIA Ardhya Garini Daerah I Koops Udara I Ny. Erin Nurdin beserta pengurus serta Kas Koops Udara I, Ir Koops Udara I, Para Pejabat Utama dan umat muslimin Makoops Udara I. Bertempat di Mesjid Darussalam Makoops Udara I. (Rabu, 21-2-2024).

Dalam peringatan Isra Mikraj tahun 2024 ini mengangkat tema “Aktualisasi nilai-nilai memperingati Isra Mikraj dab pengamalan ibadah di tengah terpaan digitalisasi”.

Kegiatan memperingati Isra Mikraj tersebut diisi dengan penceramah Ustadz Dr. KH. Ridwan M. Yusuf, M.A., yang menjelaskan bahwa, “Peristiwa Isra Mikraj sangat berarti bagi umat Islam, karena didalam peristiwa tersebut perintah shalat pertama kali diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW. Sebagaimana shalat yang menjadi tiga tingkatan. Tingkatkan pertama ada shalat lima waktu yang kita kerjakan. Tingkatan kedua, shalat yang sejatinya selalu mengingatkan kita sehingga kita jauh dari perbuatan keji dan mungkar. Tingkatan ketiga yaitu dalam setiap hembusan nafas kita adalah shalat, sehingga aktualisasi karakter melalui Isra Mikraj ini dapat terbentuk sesuai dengan makna shalat yang telah diajarkan oleh Rasulullah SAW kepada kita” jelasnya.

Lebih lanjut Ustadz Dr. KH. Ridwan M. Yusuf, M.A. menyampaikan tentang hikmah yang terkandung dalam Isra Mikraj bahwa, “Allah SWT akan menggantikan kesedihan dengan kebahagiaan. Selain itu mengajarkan kita untuk selalu tabah dan gigih dalam menghadapi tantangan hidup yang ada” ujar Ustadz Dr. KH. Ridwan M. Yusuf, M.A.

Continue Reading

Ibukota

Gandeng Tokoh Masyarakat, PPSU Kelurahan Ancol Kembali Bekerja

Published

on

By

Jakarta, Hariansentana.com — Petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) Kelurahan Ancol dipastikan sudah kembali bekerja, Selasa (20/2/2024). Hal ini menyusul adanya titik terang penyelesaian masalah usai pertemuan forum bersama tokoh masyarakat.

Camat Pademangan, Didit Mulyadi mengatakan forum pertemuan digelar mempertemukan jajaran aparatur Kelurahan Ancol, petugas PPSU Kelurahan Ancol,Sahrizal Dewan Kota perwakilan Kecamatan Pademangan, Asep Ketua Lembaga Musyawarah Kelurahan (LMK) Kelurahan Ancol, dan pengurus Rukun Warga (RW) di Ruang Pola Kantor Kelurahan Ancol pada Selasa (20/2/2024) pukul 09.00 WIB.

Bertemunya solusi bersama dalam forum ini memastikan seluruh PPSU Kelurahan Ancol kembali bekerja seperti sediakala.

“Pagi tadi kami mengadakan pertemuan forum bersama mencari solusi terbaik bersama. Dipastikan aktivitas seluruh petugas PPSU Kelurahan Ancol sudah mulai berjalan normal,” kata Didit Mulyadi saat dikonfirmasi, Selasa (20/2).

Dalam forum tersebut, dipastikannya Lurah Ancol, Saud Maruli Manik meminta maaf kepada petugas PPSU atas ucapan yang menyinggung hati. Lurah pun telah menjelaskan kronologi pemberian sanksi pemberhentian kerja petugas PPSU Kelurahan Ancol berinisial MH yang sesuai dengan aturan dalam kontrak kerja.

“Kami semua mengajak semua anggota PPSU untuk bersama-sama memperbaiki hubungan dan pola komunikasi demi perbaikan kinerja ke arah yang lebih baik lagi,” jelasnya.

Sementara itu, Dewan Kota Jakarta Utara perwakilan Kecamatan Pademangan, Sahrizal memastikan permasalah tersebut telah tuntas di musyawarahkan bersama.

Pihaknya bersama membuka forum komunikasi apabila terdapat permasalahan lainnya terhadap petugas PPSU di kemudian hari.

“Masalah ini sudah clear (tuntas). Semuanya sudah saling memaafkan dan akan saling memperbaiki diri. Ke depannya, kami selalu terbuka untuk membuka forum komunikasi apabila ada permasalahan PPSU lainnya,” tutup Rijal.(Sutarno)

Continue Reading

Polhukam

Kolonel Nav Sani Salman Nuryadin dan Kolonel Pnb Hantarno Edi Sasmoyo resmi jabat Danlanud SUT serta Danlanud SIM.

Published

on

Jakarta, Hariansentana.com — Panglima Koops Udara I Marsda TNI Mohammad Nurdin pimpin upacara serah terima jabatan Komandan Lanud Sutan Sjahrir dan Komandan Lanud Sultan Iskandar Muda. Bertempat di GOR Antarikshe Makoops Udara I. Dihadiri oleh Ir Koops Udara I Marsma TNI Arifaini Nur Dwiyanto, M.Han., Para Asisten, Sahli, Kasatker, Para Perwira, Bintara, Tamtama dan PNS Koopsud I serta tamu undangan dari Alumni AAU 1996 “Parasena”, 1997 “Maguwo” dan 1998 “Pajero”. (Senin, 19-2-2024).

Serah terima jabatan Danlanud SUT dari Kolonel Nav Saeful Rakhmat yang selanjutnya menjabat Waaspers Kaskoopsudnas, diserahkan kepada Kolonel Nav Sani Salman Nuryadin yang sebelumnya menjabat Kasubdisintelud Dispamsanau. Kemudian jabatan Komandan Lanud SIM dari Kolonel Pnb Yoyon Kuscahyono, S.Sos., yang selanjutnya menjabat Danwingtar AAU, diserahkan kepada Kolonel Pnb Hantarno Edi Sasmoyo, M.Han., yang sebelumnya menjabat Waaspers Kaskoopsudnas.

Diwaktu dan tempat yang sama, dilaksanakan pula serah terima jabatan Ketua PIA Ardhya Garini Cabang 14/Daerah I Lanud SUT dari Ny. Cicik Saeful kepada Ny. Nandya Sani Salman serta Ketua PIA Ardhya Garini Cabang 20/Daerah I Lanud SIM dari Ny. Septi Yoyon Kuscahyono kepada Ny. Tasha Sasmoyo, yang dipimpin Ketua PIA Ardhya Garini Daerah I Koopsud I, Ny. Erin Mohammad Nurdin, disaksikan para pengurus PIA Ardhya Garini Lanud SUT, Lanud SIM dan pengurus PIA Ardhya Garini Koops Udara I.

Dalam sambutan saat refreshment, Pangkoops Udara I menyampaikan ucapan “Terima kasih dan penghargaan yang setingginya kepada Kolonel Nav Saeful Rakhmat dan Ny. Cicik Saeful serta Kolonel Pnb Yoyon Kuscahyono, S.Sos., dan Ny. Septi Yoyon Kuscahyon, atas dedikasi dan loyalitasnya selama menjabat sebagai Danlanud SUT dan Danlanud SIM serta Ketua PIA Ardhya Garini Lanud masing-masing” ujar Pangkoops Udara I.

Lebih lanjut Pangkoops Udara I menyampaikan, “Terimakasih juga atas prestasinya dalam menjaga kedisiplinan anggota, keharmonisan dengan Forkopimda setempat dan masyarakat sekitar, serta dapat menciptakan safety dalam setiap pelaksanaan tugas di Lanud SUT dan Lanud SIM” jelas Alumni AAU ’96.

Menutup amanatnya Pangkoops Udara I berpesan kepada para pejabat yang telah dilantik agar, “Laksanakan tugas dan tanggungjawab jabatan dengan sebaik-baiknya. Optimalkan kedisiplinan anggota agar terhindar dari hal-hal yang negatif. Bina hubungan yang harmonis dengan anggota dan keluarganya serta bijak dalam bermedsos. Kemudian selalu perkuat kerjasama dan sinergitas yang baik dalam menjalankan roda kehidupan kedinasan di wilayahnya dengan berbagai unsur terkait” tutup Marsda TNI Mohammad Nurdin.

Continue Reading
Advertisement

Trending