Connect with us

Gayahidup

Brand Heaven Lights Kolaborasi Dengan Daliatex Kusuma, Sejak Tahun 2014

Published

on

Peragaan busana yang menggunakan bahan produksi Daliatex Kusuma pada acara Heaven Light Annual Event 2020 di Jakarta Selatan

Jakarta, HarianSentana.com – Heaven Light Annual Event 2020 yang digelar oleh Brand Heaven Lights kembali menggandeng salah satu produsen bahan kain terkemuka di Indonesia, yakni PT Daliatex Kusuma. Acara yang menghadirkan design-design Midle East karya Jihan Malik, dengan warna-warna yang strong, serta motif motif ornamen dengan bahan-bahan yang nyaman, adem, tidak mudah kerut namun memiliki kualitas sehingga gelaran ini dihadiri oleh ratusan kaum hawa.

Menurut Jihan Malik, owner Brand Heaven Lights Annual Show untuk kali pertama digelar Brand Heaven Lights dengan menggandeng Daliatex sebagai partner, untuk memproduksi kain-kain yang ditampilkan pada show hari ini. Kolaborasi ini berfokuskan pada kain printing dan polosan, baik untuk pakaian maupun hijab.

Kerjasama yang telah dilakukan selama ini, Daliatex telah memberikan bahan atau jenis kain yang dirinya inginkan untuk mengembangkan pasar busana muslimah yang tengah dilakukannya.

“Selama ini pula kami kerap berkomunikasi serta berkonsultasi untuk mendapatkan bahan bahan kain yang kami ingin serta masyarakat butuhkan. Khususnya bahan dengan warna Middle East yang strong serta kaya dengan motif ornamen ornament, ” terang Jihan disela-sela acara Brand Heaven Lights Annual Show di kawasan SCBD di Jakarta Selatan, Rabu (12/2/2020)

“Seperti yang telah diketahui para pengguna brand Heaven Lights, mulai dari kerudung menggunakan bahan Ultrafine, kain kerudung dengan kualitas terbaik dan ternyaman untuk dipakai. Begitu pun dengan bahan-bahan untuk busana nya, Daliatex berusaha memilih dan menyediakan bahan yg berkualitas dan cocok dengan karakter brand Heaven Lights. Tentunya kami berharapan agar kolaborasi ini dapat diterima masyarakat khusus pencinta busana muslimah,” ujar Jihan.

Devina Unjoto, marketing Executive Daliatex Kusuma mengatakan, bahwa gelaran Annual Event 2020 Daliatex Kusuma mensupport bahan Ultrafine, yakni kain kerudung dengan kualitas terbaik dan ternyaman untuk dipakai. Begitu pun dengan bahan-bahan untuk busananya.

“Para pengguna Brand Heaven Lights, untuk kerudung mereka menggunakan bahan Ultrafine, kain kerudung dengan kualitas terbaik dan ternyaman untuk dipakai. Begitu pun dengan bahan-bahan untuk busana nya, Daliatex berusaha memilih dan menyediakan bahan yang berkualitas dan cocok dengan karakter yang dimiliki brand Heaven Lights,” ujar Devina Unjoto.

Daliatex yang bahannya diproduksi 100 persen di Bandung, seperti Satin, Beludru, Polyester maupun Katun, nyaman dipakai setiap hari, nggak kusut, mewah, kualitas terbaik, patternnya bagus, trendy, serta harga relatif terjangkau.

“Dan untuk Ultrafine yang dikenal masyarakat selama ini, merupakan produk dari Daliatex, dimana peminatnya masih cukup besar sepanjang 10 tahun terakhir. Bahkan Daliatex sesungguhnya special dicustom motif. Karena Daliatex bisa mengarahkan motifnya serta produksinya. Apalagi Daliatex secara rutin telah penetrasi ke Eropa, Asia, Australia, Midle East. Harapannya relationship yang telah berlangsung 10 tahun ini, kita jaga dalam kolaborasi ini sehingga dapat berjalan lebih baik lagi,” tutup Devina.

Editor: Pangihutan S

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Tekno

Harga Sejutaan Tapi Kamera 50MP, Ini Spesifikasi Vivo Y17s

Published

on

By

JAKARTA, SENTANA – Anda sedang mencari smartphone dengan harga sejutaan yang punya fitur cukup lengkap, Vivo Y17s bisa jadi pilihan menarik. HP ini membawa kamera utama 50MP yang cukup jarang ditemukan di kelas harga ini.  

Selain itu, ada juga chipset Helio G85, layar dengan refresh rate 90Hz, dan baterai besar 5000mAh yang tahan lama. Semua fitur ini dikemas dalam desain yang stylish dan nyaman di tangan. 

Saat ini, untuk penggunaan sehari-hari atau sebagai HP kedua, Vivo Y17s menawarkan nilai yang solid. Berikut adalah spesifikasi lengkap Vivo Y17s agar Anda bisa tahu apakah smartphone ini cocok untuk kebutuhan harian Anda. 

1. Kamera Utama 50MP 

Salah satu daya tarik utama Vivo Y17s adalah kamera utamanya yang beresolusi 50MP dengan aperture f/1.8. Kamera ini didukung dengan lensa depth 2MP yang membantu menghasilkan foto dengan efek bokeh atau latar buram. Di sisi depan, ada kamera selfie 8MP dengan aperture f/2.0 yang cukup mumpuni untuk foto diri. 

Vivo juga menyematkan beberapa mode fotografi seperti Night Mode untuk pemotretan di kondisi minim cahaya, Portrait Mode untuk hasil foto dengan latar belakang blur, dan Pro Mode yang memberi Anda kontrol manual atas pengaturan kamera. Jadi, Anda bisa mendapatkan hasil foto yang tajam dan detail di berbagai kondisi. 

2. Performa Helio G85 

Jika Anda butuh HP yang cukup gesit untuk aktivitas harian dan hiburan ringan, Vivo Y17s bisa diandalkan. Untuk urusan performa, Vivo Y17s mengandalkan chipset MediaTek Helio G85 yang dibuat dengan teknologi 12nm.  

Chipset ini punya delapan inti prosesor, dengan dua inti Cortex-A75 berkecepatan 2.0GHz dan enam inti Cortex-A55 dengan kecepatan 1.8GHz. Untuk grafis, ada GPU Mali-G52 MC2 yang cukup handal untuk menjalankan game ringan dan penggunaan sehari-hari. 

3. Layar 6,56 Inci 90Hz 

Layarnya menggunakan panel IPS LCD berukuran 6,56 inci dengan resolusi HD+ (720×1612 piksel). Keunggulan lain adalah refresh rate 90Hz yang membuat tampilan layar lebih mulus dan nyaman saat digunakan scrolling, browsing, atau bermain game.  

Layar ini juga dilengkapi dengan fitur Sunlight Screen yang meningkatkan kecerahan sampai sekitar 840 nits, sehingga tetap terlihat jelas meski di bawah sinar matahari langsung. 

4. Baterai 5000mAh dengan Reverse Charging 

Vivo Y17s dibekali baterai berkapasitas besar 5000mAh yang mampu menemani aktivitas Anda seharian penuh tanpa perlu sering mengisi ulang. Pengisian dayanya menggunakan charger 15W yang cukup standar untuk kelas ini, sehingga pengisian tidak terlalu lama. 

Keunggulan tambahan adalah fitur reverse charging, yang memungkinkan Anda menggunakan Vivo Y17s sebagai power bank untuk mengisi daya gadget lain saat dalam keadaan darurat. Fitur ini tentu akan sangat berguna jika Anda punya perangkat lain yang baterainya hampir habis.  

5. Desain Menarik 

Vivo Y17s menawarkan desain yang menarik. Desainnya mengusung konsep Ultra All Screen yang stylish dan modern. HP ini juga sudah mengantongi sertifikasi IP54, yang berarti tahan terhadap debu dan cipratan air, menambah rasa aman saat digunakan sehari-hari.  

Spesifikasi Lengkap Vivo Y17s 

Secara ringkas, berikut spesifikasi utama Vivo Y17s: 

Chipset: MediaTek Helio G85 (12nm) 

RAM: 4GB atau 6GB dengan Extended RAM 

Penyimpanan: 64GB atau 128GB + slot microSD 

Baterai: 5000mAh dengan pengisian 15W dan reverse charging 

Layar: IPS LCD 6,56 inci HD+ (720×1612) 90Hz, kecerahan ~840 nits 

Kamera utama: 50MP (f/1.8) + depth 2MP, kamera depan 8MP (f/2.0) 

Sistem operasi: Funtouch OS 13 berbasis Android 13 

Sertifikasi: IP54 (tahan debu dan cipratan air) 

Harga: Rp1.599.000 untuk varian 4/64GB dan Rp1.999.000 untuk varian 6/128GB 

Vivo Y17s menawarkan paket yang cukup lengkap untuk smartphone dengan harga sejutaan. Kamera utama 50MP menjadi nilai tambah besar, apalagi dengan fitur pendukung seperti Night Mode dan Pro Mode. Performa Helio G85 memadai untuk aktivitas sehari-hari dan game ringan, didukung layar 90Hz yang nyaman dipandang.  

Baterai besar dengan fitur reverse charging juga membuatnya praktis digunakan seharian. Jadi apabila Anda mencari HP dengan harga terjangkau, kamera mumpuni, dan baterai tahan lama, Vivo Y17s layak dipertimbangkan. Kalau Anda tertarik dengan HP sejutaan yang punya kamera 50MP dan baterai awet, Vivo Y17s bisa jadi pilihan tepat. Cek harga dan pilihan warnanya sekarang di marketplace terpercaya seperti Blibli. Jangan lewatkan kesempatan mendapatkan smartphone dengan fitur lengkap tanpa harus merogoh kocek dalam-dalam!

Continue Reading

Kesehatan

Teknologi Ajaib Bernama HIFU, Hilangkan Miom Tanpa Operasi Hadir di RS Mandaya Puri

Published

on

 
Tanggerang, Hariansentana.com – RS Mandaya Royal Puri resmi menghadirkan teknologi High Intensity Focused Ultrasound (HIFU) sebagai teknologi terapi tanpa operasi untuk menangani miom hingga adenomiosis.

Kehadiran teknologi ini membawa harapan baru bagi banyak wanita yang selama ini dihantui rasa takut akan penanganan miom dan adenomiosis yang identik dengan operasi besar, sayatan lebar, hingga pengangkatan rahim.

HIFU merupakan metode terapi yang menggunakan gelombang ultrasound berkekuatan tinggi untuk menghancurkan jaringan abnormal di dalam tubuh tanpa operasi maupun sayatan pada kulit. Teknologi ini bekerja dengan memusatkan energi ultrasound ke titik tertentu pada jaringan target hingga menghasilkan panas sekitar 60–90 derajat Celsius untuk menghancurkan sel abnormal seperti miom dan adenomiosis secara bertahap.

Setelah tindakan dilakukan, jaringan yang telah rusak kemudian akan diserap secara alami oleh tubuh dalam beberapa minggu hingga beberapa bulan.

Secara sederhana, cara kerja HIFU dapat dianalogikan seperti kaca pembesar yang memfokuskan sinar matahari ke satu titik hingga menghasilkan panas.
“Evolusi penanganan miom di Indonesia telah berkembang luar biasa pesat. Dari yang awalnya hanya bisa dilakukan melalui operasi terbuka, kemudian laparoskopi, radiofrequency ablation (RFA), microwave ablation (MWA), hingga yang terkini teknologi HIFU sudah tersedia di Indonesia, di Mandaya.

Ini adalah bukti bahwa pasien Indonesia berhak dan bisa mendapatkan akses terhadap standar pengobatan terdepan di dunia,” kata dr. Ben Widaja, MBChB(UK), Co-Founder dan President Director Mandaya Hospital Group, Sabtu (23/6/2026).

Dikatakannya, bagi banyak wanita, diagnosis miom dan adenomiosis sering kali menjadi momok karena penanganannya identik dengan operasi besar seperti pengangkatan rahim dan masa pemulihan yang cukup panjang. Kondisi ini tentunya menjadi kekhawatiran tersendiri, terutama bagi wanita yang ingin memiliki keturunan. Dengan teknologi HIFU, pasien kini memiliki pilihan terapi tanpa sayatan dan tanpa melukai rahim, sehingga proses pemulihan dapat berlangsung lebih cepat dan tidak terlalu mengganggu aktivitas sehari-hari.
“Teknologi HIFU menjadi harapan baru bagi wanita dengan miom yang ingin mempertahankan rahimnya sehingga tetap memiliki kesempatan untuk menjalani kehamilan. HIFU juga menjadi pilihan terapi yang lebih nyaman karena dilakukan tanpa operasi, tanpa sayatan, dan tanpa luka.

Di RS Mandaya Royal Puri, teknologi HIFU bahkan telah digunakan untuk menangani kasus miom berukuran besar hingga 17×16 cm. Dari sisi biaya, tindakan ini juga relatif lebih terjangkau dibandingkan operasi laparoskopi, yakni mulai dari Rp90 jutaan,” kata Erwin Suyanto, Public Relation Manager Mandaya Hospital Group.

Di RS Mandaya Royal Puri sendiri, teknologi HIFU telah digunakan untuk menangani berbagai kasus miom dan adenomiosis dengan tingkat kompleksitas yang beragam, termasuk miom berukuran besar tanpa operasi terbuka.

Selain untuk miom dan adenomiosis, HIFU juga bisa digunakan untuk menangani kanker hati dan kanker pankreas, terutama pada kasus-kasus yang sulit dioperasi karena posisi tumor berada dekat organ vital maupun pembuluh darah besar. Di RS Mandaya Royal Puri, teknologi ini bahkan telah digunakan untuk penanganan kanker pankreas dan kanker hati dengan komplikasi trombus vena porta, yaitu kondisi serius ketika tumor menyumbat pembuluh darah utama menuju hati.

“HIFU juga dapat digunakan pada kasus kanker hati dan kanker pankreas. Selain membantu mengecilkan ukuran tumor, teknologi ini juga dapat membantu mengurangi nyeri pada pasien kanker hati maupun kanker pankreas stadium lanjut, sehingga pasien dapat memiliki kualitas hidup yang lebih baik,” lanjut Erwin.

Digunakan di Lebih dari 37 Negara, HIFU Tangani Ratusan Ribu Kasus di Dunia

Secara global, HIFU telah digunakan secara luas di lebih dari 37 negara, seperti Inggris, Spanyol, China, Jerman, dan Italia. HIFU juga sudah dimanfaatkan untuk menangani lebih dari 500.000 kasus. Teknologi ini juga telah memperoleh pengakuan dari Food and Drug Administration (FDA) Amerika Serikat dan CE Eropa.

Dengan hadirnya HIFU Center Indonesia, RS Mandaya Royal Puri berharap dapat menghadirkan pilihan terapi yang lebih modern, nyaman, dan komprehensif bagi pasien di Indonesia, sekaligus memperluas akses masyarakat terhadap teknologi medis berstandar internasional.

Hadir dalam acara peluncuran layanan HIFU sejumlah pakar HIFU internasional, di antaranya Pof. David Cranston, selaku Emeritus Professor of Surgery di Nuffield Department of Surgical Sciences, University of Oxford sekaligus Emeritus Clinical Director of the Oxford HIFU Unit, serta Prof. Zhang Lian, yang merupakan President of Chongqing Haifu Hospital dan Professor di Chongqing Medical University. Dari RS Mandaya Royal Puri, hadir pula tim dokter spesialis yang telah mendapatkan pelatihan dan sertifikasi HIFU secara intensif langsung di pusat HIFU di China, di antaranya dr. Edward Tony Ngantung, Sp.OG, dr. Hendra Koncoro, Sp.PD-KGEH, dr. Sugianto Santoso, Sp.Rad (K)RI, dan dr. Gracia Merryane R.G Rauw, Sp.OG. Diskusi ilmiah ini dipandu oleh dr. Rahmadsyah, SpOG(K)FER, M.Kes, MARS dan dr. Ocsyavina, Sp.B. Subsp.BD (K).

Secara keseluruhan, RS Mandaya Royal Puri memiliki 11 dokter spesialis yang telah tersertifikasi HIFU untuk menangani berbagai kasus tumor dan kanker tanpa operasi. (***)

Continue Reading

Trend

Empat Tahun Tak Selesai, Konsumen Keluhkan Proses Pengalihan Nomor di Gerai Indosat Pusat, Sebut Petugas Berbohong

Published

on

By

JAKARTA, SENTANA – Seorang konsumen berinisial SL mengeluhkan lambannya proses pengalihan kepemilikan nomor telepon (change ownership) yang diajukan sejak Januari 2022 di Gerai Kantor Pusat Indosat, Jakarta Pusat.

Hingga memasuki tahun 2026, status kepemilikan nomor tersebut disebut masih belum berubah, meski seluruh persyaratan administrasi telah dipenuhi sejak awal pengajuan.

Kondisi ini dinilai merugikan konsumen karena tagihan masih tercatat atas nama pemilik lama.

Permasalahan tersebut bermula ketika SL bersama rekannya IC mendatangi Gerai Kantor Pusat PT Indosat Ooredoo Hutchison di Jalan Medan Merdeka Barat, Gambir, Jakarta Pusat, pada 2 Januari 2022 untuk mengurus pengalihan kepemilikan atas dua nomor telepon, yakni 0815 xxx dan 0816 xxx.

“Seluruh dokumen syarat sudah diserahkan lengkap pada pengurusan pertama tanggal 2 Januari 2022,” kata SL dalam keterangannya, Sabtu (25/4/2026).

Menurut SL, saat itu proses pengurusan dilayani oleh petugas Indosat bernama Shelmy.

Seluruh dokumen administrasi yang diminta disebut telah dipenuhi, termasuk pengisian formulir resmi dan penyerahan dokumen pendukung.

Bahkan setelah proses administrasi selesai, petugas Shelmy menyampaikan bahwa pengalihan kepemilikan telah berhasil dilakukan.

Kartu SIM lama kemudian diganti dengan kartu baru, dan SL mengaku mendapat konfirmasi bahwa status kepemilikan akan otomatis beralih setelah kartu baru aktif.

Namun beberapa bulan kemudian, tepatnya pada 14 Mei 2022, SL dan IC kembali mendatangi gerai karena mendapati bahwa data kepemilikan nomor tersebut ternyata belum berubah.

Dalam kunjungan kedua itu, mereka bertemu dengan petugas lain bernama Lian, yang menyampaikan bahwa Shelmy sedang cuti.

Lian kemudian menawarkan diri untuk membantu proses lanjutan dan meminta kembali dokumen pendukung, termasuk Kartu Keluarga (KK).

Belakangan, menurut SL, pernyataan tersebut terbukti tidak benar.

Dalam keterangannya, SL menyebut bahwa pernyataan petugas Lian yang menyebut Shelmy sedang cuti merupakan kebohongan.

Pasalnya, pada saat yang sama atasan petugas tersebut datang dan menyampaikan bahwa Shelmy sebenarnya tidak sedang cuti.

Karena tidak membawa dokumen fisik saat itu, SL langsung mengirimkan foto KK melalui aplikasi WhatsApp kepada Lian.

SL mengaku mempertanyakan alasan dimintanya kembali dokumen yang sebelumnya sudah diserahkan lengkap.

“Kenapa harus mengirimkan dokumen lagi? Padahal seluruh dokumen syarat sudah diserahkan lengkap pada pengurusan pertama tanggal 2 Januari 2022,” ujar SL.

Menurut dia, Lian kemudian menjelaskan bahwa proses harus diulang kembali sebagai permohonan baru dan meminta agar pengurusan sebelumnya dianggap tidak berlaku.

Pernyataan tersebut dinilai SL sebagai tindakan yang tidak profesional dan menyesatkan, karena sebelumnya petugas Shelmy telah menyatakan bahwa proses pengalihan kepemilikan sudah berhasil dilakukan.

Karena proses verifikasi ulang membutuhkan waktu lama dan jam operasional gerai hampir berakhir, pihak Indosat menyarankan agar pengurusan selanjutnya dilanjutkan melalui komunikasi WhatsApp di bawah supervisi Shelmy.

Sejak saat itu, kata SL, dirinya harus aktif melakukan follow-up untuk menanyakan perkembangan proses pengalihan kepemilikan nomor.

Pada 14 Mei 2022, petugas Shelmy menjelaskan bahwa dalam sistem terdapat keterangan “Eligibility Not Clear”, yang dikaitkan dengan dugaan adanya tunggakan tagihan pada nomor lain sehingga proses pengalihan ditangguhkan.

Namun SL membantah adanya tunggakan tersebut. Ia menyatakan seluruh pembayaran selama ini dilakukan secara otomatis melalui kartu kredit atau sistem autodebit.

Pada 26 Mei 2022, ia kembali melakukan follow-up kepada pihak Indosat. Meski demikian, petugas masih menanyakan persoalan tunggakan yang sama.

Baru pada 27 Mei 2022, setelah berulang kali melakukan tindak lanjut, pihak Indosat menyatakan bahwa seluruh tagihan telah dinyatakan lunas dan proses pengalihan tinggal menunggu tahap eskalasi untuk penyelesaian akhir.

Namun hingga kini, pengalihan kepemilikan nomor tersebut disebut belum pernah terealisasi.

Tagihan atas kedua nomor telepon tersebut masih terus terbit atas nama IC, yang menunjukkan bahwa status kepemilikan belum berubah sejak pengajuan pertama pada Januari 2022.

SL menilai kondisi tersebut mencerminkan adanya kelalaian sistematis dan ketidakprofesionalan dalam pelayanan administrasi. Ia juga menyoroti adanya pernyataan yang tidak benar dari petugas, mulai dari klaim bahwa proses telah berhasil dilakukan hingga informasi yang menyebut petugas sedang cuti.

“Pengabaian proses selama lebih dari empat tahun menunjukkan ketiadaan tanggung jawab pelaku usaha atas jasa yang ditawarkan, yang berakibat pada kerugian materil dan imateril bagi konsumen,” kata SL.

Sebagai perusahaan telekomunikasi besar dan perusahaan publik, lanjut dia, sangat tidak wajar apabila proses administrasi sederhana seperti pengalihan kepemilikan nomor membutuhkan waktu bertahun-tahun tanpa penyelesaian yang jelas.

SL juga menegaskan bahwa tindakan petugas yang memberikan informasi tidak benar tersebut dinilai sebagai bentuk kebohongan kepada konsumen dan memperparah kerugian yang dialami.

Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi dari pihak Indosat terkait keluhan tersebut.

Continue Reading
Advertisement

Trending