Connect with us

Nasional

Akademisi: Penanganan DAS Belum Sesuai Harapan

Published

on

Jakarta, HarianSentana.com – Penanganan berbagai isu, permasalahan dan tantangan dalam pengelolaan daerah aliran sungai (DAS) yang telah lama dilakukan, ternyata sampai saat ini belum menampakkan hasil seperti yang diharapkan.

Hal ini dikatakan Dosen Pengelolaan DAS Fakultas Kehutanan Universitas Winaya Mukti, Dr.Ir.Ishak Tan, M.Si kepada HarianSentana.com di Jakart baru-baru ini. “Kompleksitas permasalahan DAS dan penanganannya yang masih bersifat sporadis disebabkan karena belum ada satupun institusi yang memiliki kewenangan penuh dalam pengelolaan DAS mulai dari hulu sampai hilir,” kata Ishak.

Menurut dia, hal ini menjadi suatu keniscayaan untuk melakukan transformasi pengelolaan DAS menuju optimalisasi pengelolaannya. “Sebagai suatu ekosistem terpadu, pengelolaan DAS seyogianya terus mendapatkan sokongan inovatif. Salah satu bentuk sokongan tersebut adalah inovasi dalam bentuk Pengelolaan Inklusif Satu Pintu,” ujarmya.

Dijelaskan, transformasi pengelolaan DAS dari bentuk pengelolaan konvensional menuju pengelolaan berbasis lembaga mandiri dengan otonomi khusus merupakan terobosan dalam upaya meningkatkan kinerja pengelolaan DAS. “Pembentukan Badan Otorita DAS merupakan langkah strategis sebagai wadah perencana sekaligus pengelola DAS yang memiliki posisi tawar, fleksibilitas dan ruang gerak serta dinamika yang tinggi. Transformasi mendesak dapat diprioritaskan dalam pengelolaan DAS yang memberikan kontribusi strategis dan vital untuk ketahanan nasional,” paparnya.

Ia menjelaskan, bahwa keluaran yang diharapkan dari transformasi pengelolaan DAS berbasis Badan Otorita Khusus adalah rekomendasi-rekomendasi inovatif dalam bentuk model, simulasi, skenario dan tindakan sebagai prakarsa dan terobosan yang dapat memberikan dampak pada terjadinya peningkatan kinerja pengelolaan DAS dari hulu sampai ke hilir.

“Prakarsa dan terobosan yang telah dikonsolidasikan kemudian dituangkan dalam bentuk Program Kerja, meliputi: Rencana Induk 25 Tahun, Rencana Kerja Jangka Menengah Lima Tahunan dan Program Kerja Setiap Tahun,” tukasnya.

Ishak berharap, peningkatan kinerja yang terjadi berdampak pada transformasi dalam bentuk transformasi waktu, transformasi manfaat dan transformasi penanganan DAS. “Langkah transformasi pengelolaan DAS merupakan cara terbaik untuk percepatan pemulihan ekosistem dan lingkungan DAS sehingga kehadiran anugerah Tuhan ini mampu memberikan berkah dan manfaat, bukan sebaliknya,” jelas dia.

Sementara itu, pengelolaan DAS yang dilakukan secara konvensional seperti saat ini pada kenyataannya masih menyisakan berbagai permasalahan yang belum menemukan penyelesaian. “Salah satu persoalan dan tantangannya adalah bahwa di dalam wilayah DAS terdapat wilayah-wilayah otonom yang antara satu dengan yang lainnya masih belum saling bersinerji, bahkan terkadang terjadi irisan. Wilayah otonom tersebut adalah wilayah ekologi, wilayah ekonomi, wilayah institusional dan wilayah administratif,” tukasnya.

Menurut dia, pengelolaan secara konvensional juga belum mengedepankan penanganan menyeluruh berbagai isu yang terkait dengan pengelolaan DAS yang merupakan aktivitas lintas sektor, lintas wilayah administrasi dan lintas disiplin ilmu. “Tidak hanyan itu, masalah-masalah mendesak terkait pengelolaan DAS meliputi penyimpangan tata ruang, kerusakan sumberdaya tanah, kerusakan sumberdaya vegetasi, kerusakan sumberdaya air, pemberdayaan masyarakat, erosi dan sedimentasi serta pencemaran air dan badan sungai juga masih terus mengemuka,” bebernya.

“Satu-satunya wadah koordinasi pengelolaan DAS yang ada saat ini adalah Forum DAS di tingkat nasional dan juga tersebar sampai di tingkat daerah. Namun wadah ini hanya bersifat koordinatif.” Demikian Ishak Tan.(sl)

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Polhukam

Tekankan Prajurit KRI Dewa Kembar-932 Pertahankan Kondisi Teknis Kapal agar selalu siap dukung Opssurta Hidros

Published

on

Jakarta, Hariansentana.com — Komandan Pusat Hidro-Oseanografi TNI Angkatan Laut (Danpushidrosal) Laksamana Madya TNI Budi Purwanto menekankan kepada seluruh prajurit pengawak KRI Dewa Kembar-932 agar mempertahankan kebersihan dan kondisi teknis kapal agar siap mendukung tugas-tugas Pushidrosal, utamanya dalam kegiatan Operasi Survei dan Pemetaan Hidro-oseanografi (Opssurta Hidros).

Demikian disampaikan Danpushidrosal Laksamana Madya TNI Budi Purwanto saat mengadakan kunjungan ke KRI Dewa Kembar-932 saat bersandar di Dermaga Jakarta International Container Terminal (JICT) 2 Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (18/4/2024).

Kunjungan yang didampingi Wadanpushidrosal Laksamana Muda TNI Rony saleh, Asopssurta Danpushidrosal Laksamana Pertama TNI Dyan Primana Sobarudin, Aslog Danpushidrosal Kolonel Laut (T) Sidyk Wahono, Dansatsurvei Kolonel Laut (P) Hendi Suhendi, Kadisharkap Pushidrosal Kolonel Laut (T) Cok Bagus Alit dan Kadisveranautikas Kolonel laut (E) Trijoko tersebut di terima langsung oleh Komandan KRI Dewa kembar-932 Letkol Laut (P) Mustika Ari Wibowo.

Dalam kunjungannya Komandan KRI Dewa Kembar memaparkan kepada Danpushidrosal beserta pejabat Pushidrosal yang mendampingi tentang pelaksanaan tugasnya dalam melaksanakan operasi survei dan pemetaan hidro-oseanografi (Opsurta Hidros) yang sedang dilaksanakan KRI Dewa Kembar-932 saat ini guna menjamin keselamatan pelayaran di perairan Indonesia.

Diakhir kunjungannya, Danpushidrosal beserta pejabat Pushidrosal mengecek secara langsung KRI Dewa Kembar-932 yang tengah melaksanakan Opssurta Hidros setelah selesai dalam masa pemeliharaan perbaikan tingkat depo diantaranya perbaikan pemeliharaan sistem bangun kapal, dan sistem pendorong kapal.

Continue Reading

Polhukam

Peringati HUT Ke-78 TNI AU, Koops Udara I Gelar Upacara Ziarah Rombongan di Taman Makam Tokoh Bangsa Karet Bivak.

Published

on

Jakarta,Hariansentana.com — Dalam rangka memperingati HUT ke-78 TNI Angkatan Udara 9 April 1946 – 9 April 2024, Komando Operasi Udara I sebagai penyelenggara menggelar Upacara Ziarah Rombongan di Taman Makam Tokoh Bangsa, Karet Bivak, Kec. Tanah Abang, Jakarta Pusat, yang dipimpin oleh Komandan Komando Pembinaan Doktrin, Pendidikan, dan Latihan TNI AU (Dankodiklatau), Marsdya TNI Dr. Arif Mustofa, M.M. (Rabu, 17-4-2024).

Upacara ziarah diawali dengan penghormatan kepada arwah para Pahlawan, dilanjutkan mengheningkan cipta dan peletakan karangan bunga oleh Pangkoops Udara I di Tugu Taman Makam Pahlawan. Kemudian dilanjutkan dengan tabur bunga oleh pimpinan ziarah, didampingi Ketua PIA Ardhya Garini Gabungan Kodiklatau Ny. Shirley Arif Mustofa yang ziarah ke pusara para Pahlawan, diikuti oleh para pejabat dan anggota peserta ziarah lainnya.

Ziarah yang dilaksanakan tersebut, selain sebagai bagian dari perayaan HUT ke-78 TNI AU yang mengangkat tema “TNI AU yang disegani di kawasan siaga senantiasa mengamankan kedaulatan wilayah udara nasional untuk Indonesia maju”, namun lebih dari pada itu adalah untuk mengenang kembali jasa-jasa para Pahlawan khususnya prajurit TNI AU yang telah gugur karena tugas negara, sekaligus mendoakan arwah para Pahlawan yang telah gugur bagi kepentingan negara Indonesia.

Turut hadir dalam pelaksanaan ziarah yang telah berjalan dengan khidmat dan lancar ini Pangkoops Udara I Marsda TNI Mohammad Nurdin beserta Ketua PIA Ardhya Garini Daerah I Koopsud I Ny. Erin Nurdin, Kapoksahli dan Para Asisten Koopsudnas, Irkodiklatau, Kapoksahli dan Para Pejabat Utama Kodiklatau, Kaskoops Udara I, Irkoops Udara I, Dansekkau, Dankosek IKN, Para Pejabat Utama Makoops Udara I, Perwakilan Pamen, Pama, Bintara, Tamtama dan PNS Koopsud I serta Para Anak, Menantu dan Cucu dari Bapak TNI Angkatan Udara Marsekal TNI (Purn). Rd. Soerjadi Soerjadarma.

Continue Reading

Nasional

Kasau Pimpin Sertijab Delapan Pejabat Utama TNI AU

Published

on

Cilangkap, Haeiansentana.com — Kepala Staf Angkatan Udara (Kasau) Marsekal TNI M. Tonny Harjono, S.E., M.M. memimpin Serah Terima Jabatan (Sertijab) delapan Pejabat Utama TNI Angkatan Udara, di Auditorium IG. Dewanto Denmabesau, Cilangkap, Jakarta Timur, Rabu (17/4/2024).

Pejabat yang melaksanakan Sertijab yaitu, Marsda TNI Benedictus Benny K., S.H., Mav.Mgt., MAIR. Sebagai Asisten Intelijen (Asintel) Kasau menggantikan Marsda TNI T.B.H. Age Wiraksono, S.I.P., M.A., kemudian Marsma TNI Djohn Amarul, S.A.B., sebagai Asisten Personalia (Aspers) Kasau menggantikan Marsda TNI Mohammad Syafii, S.I.P., M.M., berikutnya Marsda TNI T.B.H. Age Wiraksono, S.I.P., M.A., sebagai Asisten Logistik (Aslog) Kasau menggantikan Marsda TNI M. Khairil Lubis, selanjutnya Marsma TNI Danet Hendriyanto, S.Sos., sebagai Kepala Pusat Kelaikan Keselamatan Terbang dan Kerja TNI Angkatan Udara (Kapuslaiklambangjaau) menggantikan Marsda TNI Benedictus Benny K., S.H., Mav.Mgt., MAIR.

Selain itu, Marsma TNI Ridha Hermawan, S.H., M.Han., sebagai Kepala Dinas Pengamanan dan Sandi TNI Angkatan Udara (Kadispamsanau) menggantikan Marsma TNI Riva Yanto, S.T., M.Sc., kemudian Kolonel Nav Medi Rahman, S.E., MBA Avi, Mgt, MMOASC, MIR., PhD. sebagai Kepala Dinas Pendidikan TNI Angkatan Udara (Kadisdikau) menggantikan Marsma TNI Umar Fathurrohman, S.I.P., M.Si., M.Tr (Han), berikutnya Marsma TNI Yostariza, S.E., M.Tr.Opsla. sebagai Kepala Dinas Administrasi Personel TNI Angkatan Udara (Kadisminpersau) menggantikan Marsma TNI Danet Hendriyanto, S.Sos., serta Kolonel Pnb Ardi Syahri, S.T., M.M., M.MA., sebagai Kepala Dinas Penerangan TNI Angkatan Udara (Kadispenau) menggantikan Marsma TNI Bambang Juniar Djatmiko, S.Sos., M.M. yang akan menempati jabatan baru sebagai Komandan Lanud Adi Soemarmo, Solo.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Umum (Ketum) PIA Ardhya Garini Ny. Isa Tonny Harjono dan Waketum PIA Ardhya Garini Ny. Shinta Andyawan beserta Pengurus Pusat PIA Ardhya Garini turut hadir dalam Sertijab tersebut, juga dilaksanakan penandatanganan berita acara serah terima jabatan Ketua PIA Ardhya Garini Ranting terkait.

Continue Reading
Advertisement

Trending